Kebijakan Baru Impor BBM Ancam Iklim Investasi, Target Ekonomi Prabowo Bisa Ambyar

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Senin, 15 September 2025 | 20:45 WIB
Kebijakan Baru Impor BBM Ancam Iklim Investasi, Target Ekonomi Prabowo Bisa Ambyar
Ilustrasi salah satu SPBU Shell di Jakarta. Dalam waktu dekat, pemerintah akan memberlakukan impor BBM satu pintu.[Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Pemerintah berencana memusatkan semua impor BBM hanya melalui Pertamina.
  • Aturan ini bisa membuat SPBU asing merugi hingga hengkang dari Indonesia.
  • Monopoli Pertamina dan rusaknya iklim investasi mengancam target ekonomi nasional.

Suara.com - Pemerintah sedang menyiapkan kebijakan radikal yang berpotensi mengubah total peta persaingan SPBU di Indonesia, yakni impor bahan bakar minyak (BBM) satu pintu.

Artinya, seluruh impor BBM nantinya hanya boleh dilakukan melalui PT Pertamina (Persero).

Namun, rencana tersebut berpotensi menjadi langkkah 'blunder' fatal yang justru mengancam iklim investasi nasional.

Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut akan menarik kembali tata kelola sektor hilir migas dari sistem liberalisasi ke sistem yang dikendalikan penuh oleh pemerintah (dan Pertamina).

Dampaknya, SPBU asing seperti Shell, BP, atau Vivo akan kehilangan kebebasan utamanya untuk mencari pasokan impor termurah.

"Dalam Impor BBM Satu Pintu, SPBU Asing tidak dapat lagi impor dengan harga yang paling murah, tetapi harus membeli BBM dari Pertamina dengan harga ditetapkan oleh Pertamina," jelas Fahmy Radhi dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, daya tarik utama investasi asing di bisnis SPBU selama ini adalah kebebasan untuk mengimpor sesuai kuota dan menentukan harga jual berdasarkan mekanisme pasar.

Ancaman Monopoli dan Hengkangnya Investor

Dengan aturan baru ini, Fahmy memproyeksikan skenario suram bagi para pemain asing. Mereka akan dipaksa membeli bahan baku dari kompetitor utamanya sendiri.

baca juga

"Margin SPBU Asing akan semakin kecil, bahkan pada saatnya SPBU Asing akan merugi. Dengan kerugian yang berkelanjutan, tidak menutup kemungkinan SPBU Asing akan tumbang hingga menutup SPBU."

"Pada saat seluruh SPBU Asing hengkang dari Indonesia, pada saat itulah tata kelola migas hilir dimonopoli oleh Pertamina," jelasnya.

Efek Domino

Kekhawatiran tidak berhenti pada monopoli Pertamina. Hengkangnya investor besar di sektor migas akan menjadi preseden buruk yang bisa menakuti investor di sektor-sektor non-migas lainnya.

Menurut Fahmy, efek domino ini berpotensi menggerus target ambisius Presiden Prabowo Subianto yang ingin memacu pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen per tahun. 

"Oleh karena itu, pemerintah sebaiknya membatalkan rencana kebijakan Impor BBM Satu Pintu, yang akan menjadi kebijakan blunder," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BP Mau Tutup 10 SPBU, Kementerian ESDM Akan Impor Minyak AS untuk Isi SPBU Swasta

BP Mau Tutup 10 SPBU, Kementerian ESDM Akan Impor Minyak AS untuk Isi SPBU Swasta

Otomotif | Sabtu, 13 September 2025 | 22:14 WIB

Pertamina Mau Gabung 3 Anak Usaha, DPR: Sesuai Keinginan Danantara

Pertamina Mau Gabung 3 Anak Usaha, DPR: Sesuai Keinginan Danantara

Bisnis | Jum'at, 12 September 2025 | 23:52 WIB

Bos Pertamina Bantah Hambat Impor BBM SPBU Swasta

Bos Pertamina Bantah Hambat Impor BBM SPBU Swasta

Bisnis | Jum'at, 12 September 2025 | 08:02 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×