Penjaringan Ketua DPC PDIP Brebes Dinilai Tak Transparan, Pencalonan Cahrudin Sengaja Dijegal?

Bangun Santoso

Jum'at, 19 September 2025 | 06:52 WIB
Penjaringan Ketua DPC PDIP Brebes Dinilai Tak Transparan, Pencalonan Cahrudin Sengaja Dijegal?
Penjaringan Ketua DPC PDIP Brebes Dinilai Tak Transparan. (Ist)
Baca 10 detik
  • Penjaringan Calon Ketua DPC PDIP Brebes diwarnai protes dari kader tingkat bawah
  • Pimpinan DPC PDIP Brebes membantah tudingan tersebut, mengklaim proses sudah sesuai mekanisme
  • Konflik semakin dalam setelah Indra Kusuma menuding Cahrudin tidak loyal terhadap partai

Suara.com - Suhu politik internal PDI Perjuangan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memanas menjelang pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Sejumlah kader dari tingkat bawah menuding proses penjaringan calon ketua tidak transparan dan terkesan sudah diatur.

Nama Cahrudin, yang diusulkan oleh beberapa Pengurus Anak Cabang (PAC), secara mengejutkan ditolak dalam forum tingkat kabupaten, memicu tudingan bahwa proses ini hanyalah sebuah "dagelan".

Kekecewaan ini disuarakan secara terbuka oleh Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kersana, Supri. Ia mempertanyakan alasan di balik penolakan nama Cahrudin yang menurutnya lahir dari aspirasi murni kader di akar rumput. Menurutnya, insiden ini seolah menyepelekan suara dan usaha para kader di tingkat bawah.

"Ini ada apa dengan panitia penjaringan, kok nama Cahrudin ditolak forum. Padahal itu muncul dari usulan musyawarah kader di arus bawah. Kalau aspirasi ini tidak dihargai, berarti suara kader dibawah dianggap tidak penting, seolah-olah penjaringan ini jadinya dagelan saja," ujar Supri dengan nada kecewa di Brebes, Rabu (17/9/2025).

Dugaan adanya skenario yang sudah diatur sebelumnya juga dilontarkan oleh Sekretaris PAC PDI Perjuangan Jatibarang, Sudaryanto. Ia merasa mekanisme pemilihan tidak berjalan terbuka dan terkesan sudah diarahkan untuk memenangkan calon tertentu.

"Seolah-olah sudah ada skenario. Padahal seharusnya mekanisme pemilihan berjalan terbuka dan melibatkan seluruh PAC. Jika tidak, ini bisa dianggap melanggar aturan partai," ujar Sudaryanto.

Kritik serupa datang dari mantan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Paguyangan, Bagus Handoko. Ia mengingatkan bahwa demokrasi di dalam partai tidak boleh hanya menjadi slogan kosong.

"Demokrasi partai tidak boleh hanya jadi slogan. Kalau kader di tingkat bawah tidak merasa didengar, maka soliditas partai justru bisa melemah," tegas Bagus.

DPC Bantah Tudingan, Sebut Sudah Sesuai Mekanisme

baca juga

Menanggapi tudingan miring tersebut, Wakil Ketua DPC PDIP Brebes, Mashadi, membantah keras. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penjaringan telah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku di partai.

Menurutnya, setiap PAC memiliki hak untuk mengusulkan nama, dan hasilnya menunjukkan dukungan mayoritas yang solid untuk calon lain.

"Dari total PAC di Brebes yang mengikuti rapat penjaringan baik di Kantor DPC PDI Perjuangan Brebes dan Pendopo Bumiayu, Indra Kusuma diusulkan oleh seluruh PAC. Di bawahnya, M Taufik diusulkan oleh 8 PAC, dan Tri Murdiningsih oleh 5 PAC," beber Mashadi, seraya menyebutkan nama-nama calon Ketua DPD PDIP Jawa Tengah yang juga masuk dalam usulan.

Mashadi menjelaskan bahwa rapat penjaringan digelar di dua lokasi untuk menjangkau seluruh PAC. Ia juga menekankan bahwa kriteria utama adalah loyalitas dan kemampuan menjaga marwah partai.

"Ini bukan soal siapa yang paling populer, tapi siapa yang paling siap menjaga marwah partai. Kami ingin pemimpin yang tegak lurus, loyal, dan bisa merangkul semua elemen," katanya.

Bagi pihak yang merasa tidak puas, Mashadi mempersilakan untuk menempuh jalur resmi melalui Mahkamah Partai.

"Aturan dalam penjaringan ini juga sudah diplenokan dan saya yakin mereka sudah paham aturan ini. Jika ada yang tidak puas itu hak mereka, silakan bisa mengadukan ke Mahkamah Partai," tandasnya.

Petahana Ungkap Isu Loyalitas: Pilih Kotak Kosong

Di sisi lain, Ketua DPC PDIP Brebes sekaligus calon terkuat, Indra Kusuma, memberikan pernyataan yang lebih tajam. Ia mengklaim bahwa nama Cahrudin hanya diusulkan oleh segelintir orang. Lebih jauh, Indra secara terbuka mempertanyakan loyalitas Cahrudin terhadap instruksi partai.

Menurutnya, loyalitas adalah syarat mutlak sesuai Surat Instruksi Ketua Umum DPP PDIP. Indra menuding Cahrudin tidak menunjukkan loyalitas tersebut pada momen krusial seperti Pilkada sebelumnya.

"Semua calon harus loyal terhadap instruksi partai tapi pada kenyataanya, Cahrudin tidak loyal. Terbukti pada pilkada kemarin, dia memilih kotak kosong, padahal sudah ada rekom dari DPP untuk memenangkan pasangan Mitha - Wurja," jelas Indra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Kekayaan Hendrar Prihadi, Kader PDIP yang Dicopot dari Kepala LKPP

Harta Kekayaan Hendrar Prihadi, Kader PDIP yang Dicopot dari Kepala LKPP

Lifestyle | Kamis, 18 September 2025 | 17:25 WIB

Pengamat: Reshuffle Prabowo Tepis Bayang-bayang Jokowi dan Kirim Pesan ke PDIP

Pengamat: Reshuffle Prabowo Tepis Bayang-bayang Jokowi dan Kirim Pesan ke PDIP

News | Kamis, 18 September 2025 | 16:56 WIB

Benteng Terakhir PDIP Runtuh! Prabowo Copot Hendrar Prihadi, Sinyal 'Sapu Bersih' Kabinet?

Benteng Terakhir PDIP Runtuh! Prabowo Copot Hendrar Prihadi, Sinyal 'Sapu Bersih' Kabinet?

News | Kamis, 18 September 2025 | 16:31 WIB

Kepala LKPP Diisi Sarah Sadiqa, PDIP Pasrah usai Hendrar Prihadi Dicopot Prabowo, Mengapa?

Kepala LKPP Diisi Sarah Sadiqa, PDIP Pasrah usai Hendrar Prihadi Dicopot Prabowo, Mengapa?

News | Kamis, 18 September 2025 | 15:00 WIB

Absennya PDIP di Kabinet Disebut Ada Strategi Prabowo di Baliknya, Lepas Bayang-bayang Jokowi?

Absennya PDIP di Kabinet Disebut Ada Strategi Prabowo di Baliknya, Lepas Bayang-bayang Jokowi?

News | Kamis, 18 September 2025 | 14:47 WIB

PDIP: BPJS Bukan Asuransi tapi Hibah Negara buat Rakyat!

PDIP: BPJS Bukan Asuransi tapi Hibah Negara buat Rakyat!

News | Rabu, 17 September 2025 | 17:42 WIB

Soroti Masalah Kesehatan, Ribka PDIP: Negara Tak Boleh Abai, Pasien bukan Sekedar Angka Statistik!

Soroti Masalah Kesehatan, Ribka PDIP: Negara Tak Boleh Abai, Pasien bukan Sekedar Angka Statistik!

News | Rabu, 17 September 2025 | 13:17 WIB

Terkini

Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist

Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi

Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi

Sumut | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:54 WIB

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo

Malang | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Prabowo Didesak Alihkan Kasus Febrie ke KPK, Penanganan Kejagung Dinilai Tak Profesional

Prabowo Didesak Alihkan Kasus Febrie ke KPK, Penanganan Kejagung Dinilai Tak Profesional

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026

Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0

Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Sidang Lanjutan Banding Nadiem Digelar 12 Agustus, 2 Saksi dari GoTo Akan Diperiksa

Sidang Lanjutan Banding Nadiem Digelar 12 Agustus, 2 Saksi dari GoTo Akan Diperiksa

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?

Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:42 WIB

×