11 Buku Pendemo Disita, Dandhy Laksono Kritik: Bukti Polisi Tidak Membaca

Husna Rahmayunita, Rosiana Chozanah

Minggu, 21 September 2025 | 15:08 WIB
11 Buku Pendemo Disita, Dandhy Laksono Kritik: Bukti Polisi Tidak Membaca
Dandhy Laksono di Mapolda Metro Jaya. (Tangkapan layar Youtube/Iman D Nugroho)
baca 10 detik
  • Penyitaan 11 buku oleh Polda Jatim dari tersangka demo memicu kritik, termasuk dari jurnalis Dandhy Laksono yang menyebut tindakan itu menunjukkan aparat tidak membaca isi buku.
  • Beberapa buku yang disita, seperti karya Franz Magnis-Suseno dan Emma Goldman, sebenarnya tidak mendukung ideologi yang dituduhkan, sehingga warganet menilai tuduhan aparat tidak berdasar.
  • Kasus serupa juga terjadi di Jawa Barat, memperkuat kekhawatiran publik bahwa literatur dijadikan barang bukti tanpa pemahaman kontekstual terhadap isi dan tujuan penulisannya.

Suara.com - Penyitaan 11 buku oleh Polda Jawa Timur (Jatim) milik GLM, tersangka demo berujung ricuh di Surabaya dan Sidoarjo, rupanya mendapat kritik pedas. Salah satu kritik datang dari jurnalis investigasi senior Dandhy Laksono.

Melalui sebuah cuitan di akun X-nya, Dandhy Laksono mengomentari tindakan polisi menjadikan 11 buku 'kiri' sebagai barang bukti. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa anggota aparat tidak membaca.

"Barang bukti bahwa polisi tidak membaca," kritik Dandhy Laksono, dikutip pada Minggu (21/9/2025).

Dalam cuitannya itu, sutradara dokumenter 'Dirty Vote' tersebut menyertakan sebuah judul berita "Polda Jatim Sita Buku 'Pemikiran Karl Marx' Karya Franz Magnis Suseno dari Tersangka Kerusuhan".

Pada deskripsi berita, diketahui bahwa Polda Jatim telah menangkap ratusan tersangka yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Polisi juga menyita sejumlah buku sebagai barang bukti.

Selain buku karya Franz Magnis-Suseno tersebut, buku yang disita Polda Jatim termasuk buku 'Anarkisme' karya Emma Goldman, 'Apa Itu Anarkisme Komunis' karya Alexander Berkman, 'Kisah Para Diktator' karya Jules Archer, dan 'Strategi Perang Gerilya' oleh Che Guevara.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, mengatakan bahwa buku yang dinilai berisi faham soal komunis dan anarkisme itu sebenarnya boleh dibaca. Namun, tidak untuk dipraktikkan.

Dalam kolom komentar, sejumlah warganet juga turut mengkritik tindakan penyitaan buku tersebut. Pasalnya, beberapa buku tersebut tidak berisi faham marxisme seperti yang dimaksudkan oleh aparat.

"Hahaha. Franz Magnis nulis buku itu buat mengkritik marxisme. Artinya bener kata Dandhy, kalau polisi baca, mereka nggak bakal nyita buku itu, malah bikin tuduhan 'komunis' jadi lemah," kata seorang warganet.

baca juga

"Sepertinya STF (Social Trust Fund) perlu ngasih beasiswa supaya ada polisi yg kuliah filsafat," sindir warganet lainnya.

"Lagu lama ini bang. Dulu kalau nangkap terduga teroris yang disita buku-buku agama," imbuh warganet yang lain.

Polda Jawa Barat juga Menyita Buku

Tidak hanya Polda Jatim, Polda Jawa Barat (Jabar) juga menyita ratusan buku serta artikel dari 26 tersangka perusakan dan pembakaran fasilitas umum saat demo berakhir rusuh pada 28 Agustus 2025 lalu.

Polda Jabar menunjukkan beberapa buku yang disita menjadi barang bukti, di antaranya buku 'Anak Semua Bangsa' karya Pramoedya Ananta Toer, 'Jiwa Manusia di Bawah Sosialisme' karya Oscar Wilde, 'Tiga Puisi' oleh Tsuji Jun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Gibran Tak Suka Baca Buku Viral Lagi, Netizen Bandingkan dengan Bung Hatta

Video Gibran Tak Suka Baca Buku Viral Lagi, Netizen Bandingkan dengan Bung Hatta

News | Jum'at, 19 September 2025 | 11:45 WIB

Momen Mistis Terjadi saat Alvi Peragakan Mutilasi Pacar Jadi 554 Potong di Surabaya

Momen Mistis Terjadi saat Alvi Peragakan Mutilasi Pacar Jadi 554 Potong di Surabaya

News | Kamis, 18 September 2025 | 12:32 WIB

Berapa Harga Buku Gibran The Next President? Viral Lagi Gegara Dinilai Tak Laku

Berapa Harga Buku Gibran The Next President? Viral Lagi Gegara Dinilai Tak Laku

Lifestyle | Rabu, 17 September 2025 | 17:26 WIB

Terkini

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Maarten Paes Minta Timnas Indonesia Tak Pandang Remeh Lawan

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Maarten Paes Minta Timnas Indonesia Tak Pandang Remeh Lawan

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:43 WIB

Pemeriksaan Armada Tuntas, Seluruh Perjalanan KRL Jabodetabek Kembali Normal!

Pemeriksaan Armada Tuntas, Seluruh Perjalanan KRL Jabodetabek Kembali Normal!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:42 WIB

BEI Setop Sementara Perdagangan Saham NICK, BIKE, dan IDEA Hari Ini

BEI Setop Sementara Perdagangan Saham NICK, BIKE, dan IDEA Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:41 WIB

IABC Indonesia Soroti Krisis Kepercayaan di Era AI, Komunikator Dapat Mandat Baru

IABC Indonesia Soroti Krisis Kepercayaan di Era AI, Komunikator Dapat Mandat Baru

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 10:40 WIB

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu, Ini Daftarnya

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:39 WIB

Ganti Username Instagram Centang Biru, Berapa Lama Prosesnya? Ini Ketentuannya

Ganti Username Instagram Centang Biru, Berapa Lama Prosesnya? Ini Ketentuannya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 10:36 WIB

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:33 WIB

×