Karma Instan! Usai Sesumbar Rampok Uang Negara, Wahyudin Moridu Kini Banting Setir Jualan Es Batu

Bangun Santoso

Senin, 22 September 2025 | 18:11 WIB
Karma Instan! Usai Sesumbar Rampok Uang Negara, Wahyudin Moridu Kini Banting Setir Jualan Es Batu
Kolase Wahyudin Moridu
baca 10 detik
  • Wahyudin Moridu, mantan anggota DPRD Gorontalo, dipecat dari PDIP dan jabatannya di parlemen setelah video pernyataannya "Kita rampok aja uang negara ini" 
  • Setelah kehilangan karier politiknya, Wahyudin Moridu kembali ke profesi lamanya sebelum menjadi anggota dewan
  • Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana perilaku dan ucapan seorang pejabat publik di media sosial dapat berakibat fatal 

Suara.com - Roda kehidupan berputar begitu cepat bagi Wahyudin Moridu. Kemarin ia duduk di kursi empuk gedung parlemen sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo, hari ini ia harus bergelut dengan dinginnya freezer untuk menjual es batu. Nasibnya berubah 180 derajat akibat satu pernyataan fatal yang viral di jagat maya: “merampok uang negara.”

Kehilangan jabatan dan status sebagai kader PDI Perjuangan tak membuatnya terpuruk dalam diam. Justru, Wahyudin secara terbuka membagikan babak baru dalam hidupnya sebagai seorang pengusaha kecil, sebuah profesi yang pernah ia geluti sebelum terjun ke panggung politik.

“Semangat bang, bungkus es batunya. Saya sudah diberhentikan, dan sudah dicabut KTAnya oleh DPP PDIP Provinsi Gorontalo. Sekarang kembali ke aktivitas biasa seperti tahun 2019 lalu, jadi pengusaha kecil-kecilan,” tulis Wahyudin melalui akun media sosial pribadinya, seolah ingin menunjukkan ketegarannya.

Dalam unggahannya, ia tak ragu mempromosikan usahanya, menawarkan es batu kepada teman-teman dan masyarakat yang membutuhkan, sebuah pemandangan yang kontras dengan citranya sebagai wakil rakyat beberapa waktu lalu.

Video Kontroversial yang Menghancurkan Karier

Semua drama ini berawal dari sebuah video singkat yang direkam pada Juni 2025 namun baru viral pada September 2025. Dalam video tersebut, Wahyudin terlihat santai mengemudikan mobil dalam perjalanan menuju Makassar, Sulawesi Selatan, ditemani seorang wanita.

Sambil tertawa lepas, ia melontarkan kalimat yang menjadi bumerang dan menghancurkan karier politiknya dalam sekejap.

“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini. Kita habiskan aja biar negara ini semakin miskin,” ucapnya dalam video tersebut.

Pernyataannya yang terkesan arogan dan meremehkan uang rakyat itu diperparah dengan celetukannya yang menyebut wanita di sampingnya adalah "hugel" alias hubungan gelap.

baca juga

Sontak, video tersebut memicu gelombang kemarahan publik. Warganet dan masyarakat luas mengecam keras ucapan tersebut, menganggapnya sangat tidak pantas dan mencederai marwah seorang pejabat publik.

Reaksi cepat dan tegas datang dari partainya. DPP PDIP Gorontalo tanpa ampun langsung menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap Wahyudin dari keanggotaan partai dan mencabut Kartu Tanda Anggota (KTA) miliknya.

Palu godam berikutnya datang dari parlemen, di mana posisinya sebagai anggota DPRD segera digantikan melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW).

Kini, panggung politik telah ia tinggalkan. Wahyudin Moridu memilih untuk kembali ke akarnya, menjadi seorang pengusaha es batu, membuktikan bahwa hidup harus terus berjalan meski tak lagi bergelimang fasilitas negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Kader PDIP Dipecat Usai Ngaku Mau Rampok Uang Negara dan Pamer Selingkuhan di Video

Viral! Kader PDIP Dipecat Usai Ngaku Mau Rampok Uang Negara dan Pamer Selingkuhan di Video

Video | Senin, 22 September 2025 | 12:00 WIB

Sebut Wanita di Video Rampok Uang Negara 'Mainan', Ekspresi Santai Istri Wahyudin Moridu Disorot!

Sebut Wanita di Video Rampok Uang Negara 'Mainan', Ekspresi Santai Istri Wahyudin Moridu Disorot!

Entertainment | Senin, 22 September 2025 | 16:47 WIB

Sebut Mau Rampok Uang Negara, Harta Wahyudin Moridu Tercatat Minus

Sebut Mau Rampok Uang Negara, Harta Wahyudin Moridu Tercatat Minus

Your Say | Senin, 22 September 2025 | 15:09 WIB

Wahyudin Moridu Pamer Nabung Duit usai Dipecat Anggota DPRD, Melanie Subono Murka: Drama!

Wahyudin Moridu Pamer Nabung Duit usai Dipecat Anggota DPRD, Melanie Subono Murka: Drama!

Entertainment | Senin, 22 September 2025 | 12:30 WIB

Dipecat Sebagai Anggota DPRD Gorontolo, Wahyudin Moridu Siap Jadi Sopir Lagi

Dipecat Sebagai Anggota DPRD Gorontolo, Wahyudin Moridu Siap Jadi Sopir Lagi

News | Senin, 22 September 2025 | 12:39 WIB

Skandal DPRD Gorontalo: "Rampok Uang Negara" dan Selingkuh, Anggota PDIP Ini Langsung Dipecat!

Skandal DPRD Gorontalo: "Rampok Uang Negara" dan Selingkuh, Anggota PDIP Ini Langsung Dipecat!

News | Senin, 22 September 2025 | 08:10 WIB

Terpopuler: Geger Data Australia Soal Pendidikan Gibran hingga Lowongan Kerja Freeport

Terpopuler: Geger Data Australia Soal Pendidikan Gibran hingga Lowongan Kerja Freeport

Lifestyle | Senin, 22 September 2025 | 07:05 WIB

Terkini

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:57 WIB

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:40 WIB

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:25 WIB

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:17 WIB

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB