Roy Suryo Kuliti Data Pendidikan Gibran di Situs Pemkot Solo hingga Setneg: Fatal!

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 24 September 2025 | 13:51 WIB
Roy Suryo Kuliti Data Pendidikan Gibran di Situs Pemkot Solo hingga Setneg: Fatal!
Kolase foto Gibran dan Roy Suryo. (Tangkapan layar/Ist)
baca 10 detik
  • Roy Suryo kuliti jejak digital terkait kejanggalan pendidikan Gibran
  • Roy Suryo juga membeberkan adanya perubahan data pendidikan Gibran di situs Prokompim Solo. 
  • Jejak digital pendidikan Gibran yang terpampang di situs Setneg juga dikuliti oleh Roy Suryo. 

Suara.com - Pakar Telematika, Roy Suryo habis-habisan menguliti jejak pendidikan Wapres Gibran Rakabuming Raka menyusul adanya gugatan perdata yang dilayangkan oleh warga bernama Subhan Palal.

Selain situs resmi KPU RI, Roy Suryo juga menguluti adanya perubahan data Gibran yang termuat di laman resmi Bagian Protokol, Komunikasi, dan Administrasi Pimpinan di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Surakarta (Solo).

Menurutnya, perubahan data Gibran di situs milik Prokompim Solo sangat fatal.

"Kalau saya bilang fatal, kenapa? Ini menjadi acuan dari situs resmi Pemerintah Kota Solo waktu itu," ujar Roy Suryo dalam tayangan kanal Youtube Forum Keadilan TV dilihat pada Rabu (24/9/2025).

Diketahui, Gibran pernah menjabat sebagai wali kota Solo sebelum akhirnya menjadi wapres mendampingi Presiden Prabowo Subianto.

Kolase tangkapan layar Roy Suryo saat menguliti kejanggalan data pendidikan Gibran. (Tangkapan layar/Youtube)
Kolase tangkapan layar Roy Suryo saat menguliti kejanggalan data pendidikan Gibran. (Tangkapan layar/Youtube)

Dalam siniar tersebut, Roy Suryo juga membeberkan tangkapan layar riyawat pendidikan Gibran di situs Prokompim Solo sebelum akhirnya diubah. Menurutnya, sebelum direvisi, pendidikan Gibran di laman Prokompim Solo persis dengan data yang termuat di laman Wikipedia.

"2007 Gibran kemudian lulus dari ini MDIS (Management Development Institute of Singapore), kemudian baru dia masuk ke UTS (University of Technology Sydney, Insearch) pada tahun 2010. Enggak konsisten dengan ini kan? bebernya.

Lebih lanjut, Roy Suryo pun mengaitkan soal perubahan data pendidikan di laman resmi Prokompim Solo dengan jabatan Gibran saat menjadi wali kota.

"Artinya tidak mungkin seenaknya staf-stafnya nulis ini kalau tidak ada dasar atau bahkan saya secara lebih ekstra mengatakan kalau tidak atas persetujuan Gibran. Enggak mungkin. Yang pasti Gibran marah toh," ujarnya.

baca juga

Tak hanya itu, mantan Menpora era Presiden ke-6 RI SBY itu menyebut fatalnya data lama pendidikan Gibran di situs milik Pemkot Solo juga pernah disadur oleh dua media online ternama. Namun, artikel pendidikan Gibran yang sempat tayang itu akhirnya diturunkan alias di-take down.

"Mereka mungkin mendapatkan sumber dari Prokompim ini kan," ujarnya.

Pakar telematika Roy Suryo. (Suara.com/Faqih)
Pakar telematika Roy Suryo. (Suara.com/Faqih)

Roy Suryo juga memamerkan infografis tentang pendidikan Gibran yang ditayangkan media nasional di masa Pilpres 2024 lalu. Menurutnya, kesalahan itu pun akhirnya dikoreksi.

"Nah, sekarang tampilannya menyesuai sama persis kelihatannya tapi hanya data-data ini yang berubah," ujarnya sembari menampilkan dua bukti tangkapan layar soal infografis data pendidikan Gibran yang lama dan sudah direvisi lagi.

Selain itu, Roy Suryo juga menyoroti adanya kesalahan data pendidikan Gibran yang termuat di laman resmi Sekretariat Negara (Setneg). Menurutnya, adanya kejanggalan riwayat pendidikan Gibran itu sangat fatal.

"Jadi artinya ini data resmi negara loh, Sekretaris negara. Kenapa bisa melakukan kesalahan? Kalaupun ini kesalahan, fatal," ujarnya.

Gibran Digugat Rp125 T

Diberitakan sebelumnya, Gibran digugat warga bernama Subhan Palal ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Gugatan yang dilayangkan Subhan Palal ini sendiri berakar dari dugaan adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan Gibran dan KPU. Ia menilai ada syarat pendaftaran calon wakil presiden yang tidak terpenuhi oleh Gibran saat Pilpres 2024 lalu.

Oleh karena itu, dalam petitumnya, Subhan menuntut tiga hal utama. Pertama, meminta majelis hakim menyatakan Gibran dan KPU telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Kedua, menuntut agar status Gibran sebagai Wakil Presiden saat ini dinyatakan tidak sah. Terakhir, ia menuntut Gibran dan KPU untuk membayar ganti rugi senilai Rp 125 triliun yang harus disetorkan kepada negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedas! Blak-blakan di Depan Mahfud MD, Rocky Gerung Sebut Prabowo Ngaco, Mengapa?

Pedas! Blak-blakan di Depan Mahfud MD, Rocky Gerung Sebut Prabowo Ngaco, Mengapa?

News | Rabu, 24 September 2025 | 10:41 WIB

Sebut Sulap Status Pendidikan Gibran Bisa Kena Pidana, Roy Suryo: Istilah Saya Srimulat, Dagelan!

Sebut Sulap Status Pendidikan Gibran Bisa Kena Pidana, Roy Suryo: Istilah Saya Srimulat, Dagelan!

News | Selasa, 23 September 2025 | 17:35 WIB

Sastrawan Kritik Prabowo di PBB: Bicara Perdamaian Dunia tapi Polisi Tangkapi Orang Tak Bersalah!

Sastrawan Kritik Prabowo di PBB: Bicara Perdamaian Dunia tapi Polisi Tangkapi Orang Tak Bersalah!

News | Selasa, 23 September 2025 | 13:38 WIB

Anhar Gonggong Tertawa Geli Polisi Sita Buku Franz Magnis Suseno: Harusnya Baca Dulu Isinya!

Anhar Gonggong Tertawa Geli Polisi Sita Buku Franz Magnis Suseno: Harusnya Baca Dulu Isinya!

News | Selasa, 23 September 2025 | 10:47 WIB

Terkini

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:47 WIB

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 11:37 WIB

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 11:31 WIB

Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil

Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 11:30 WIB

Hyundai Genjot Produksi Pabrik Cikarang Lewat Perakitan Mobil Listrik Neira

Hyundai Genjot Produksi Pabrik Cikarang Lewat Perakitan Mobil Listrik Neira

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 11:30 WIB

Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut

Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 11:26 WIB

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:22 WIB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Telan Biaya Rp35,9 Triliun! Alat Sadap Polri dan Inetelijen Ternyata Ada yang dari Israel

Telan Biaya Rp35,9 Triliun! Alat Sadap Polri dan Inetelijen Ternyata Ada yang dari Israel

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:12 WIB

×