Demokrasi Terancam? Rocky Gerung Kritik Pergeseran Politik ke Kaum Demagog

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 24 September 2025 | 14:37 WIB
Demokrasi Terancam? Rocky Gerung Kritik Pergeseran Politik ke Kaum Demagog
Rocky Gerung. (Youtube Mahfud MD Official)
  • Rocky Gerung menegaskan Indonesia didirikan oleh pedagog intelektual, bukan oleh demagog yang pintar bicara tapi tak mampu bekerja.
  • Ia mengkritik praktik politik saat ini yang kerap didominasi oleh pejabat yang sengaja mendemagogkan diri, meski menyebarkan kebohongan.
  • Menurut Rocky, dominasi demagog menunjukkan adanya kedunguan dalam politik, mengancam kualitas demokrasi dan pergeseran nilai dari akar intelektual bangsa.
  •  

Suara.com - Wacana tentang masa depan demokrasi Indonesia kembali mengemuka dalam sebuah diskusi yang menghadirkan Akademisi dan filsuf, Rocky Gerung dan mantan Menteri Politik dan Keamanan Indonesia (Menko Polkam), Mahfud MD.

Dalam perbincangan yang berlangsung, Rocky menyoroti pergeseran nilai dalam politik Indonesia yang menurutnya semakin jauh dari akar intelektual yang mendasari berdirinya negara.

“Eh, semacam energi intelektual. Kita tahu para founding parents kita, jangan dibilang founding fathers ya, karena ada lima perempuan di sini. Founding atau founding person kita itu berdebat untuk menghasilkan ide republik,” ujar Rocky.

Menurutnya, Indonesia sejak awal dibangun oleh pemikiran intelektual, bukan sekadar kepentingan pragmatis. Namun, ia menilai bahwa kondisi tersebut kini telah bergeser.

“Jadi dari awal, negeri ini dituntun oleh kemampuan intelektual. Itu yang saya anggap bahwa kenapa negeri ini genealoginya, political origins nya adalah intelektual, tiba-tiba sekarang origin-nya menjadi buzzer,” tegas Rocky.

Rocky dengan tegas menyebut bahwa negeri ini kini lebih banyak diurus oleh para demagog (pemimpin atau politisi yang banyak menebar janji agar dapat berkuasa) ketimbang pedagog .

“Dan nggak mungkin negeri ini terus-menerus diurus oleh kaum demagog. Negeri ini didirikan oleh para pedagog. Sekarang dikuasai oleh kaum demagog,” kata Rocky dalam Podcast Ruang Sahabat Mahfud MD Official, Selasa (23/9/2025).

Ia menjelaskan, demagog adalah sosok yang pandai berbicara dan berjanji, namun tak mampu bekerja.

“Demokrasi kita sekarang ini betul, masih dikuasai demagog. Kalau pengertian sederhananya, demagog itu orang yang pintar ngomong, pintar janji, tapi nggak bisa kerja. Nggak ngerti sebenarnya terhadap apa yang dia katakan. Alias omon-omon,” ujarnya.

Bahkan, Rocky menyebut perilaku seperti itu menunjukkan kedunguan dalam politik.

“Dungu,” kata Roky tegas.

Menurutnya, banyak pejabat yang bahkan tidak sadar bahwa mereka adalah bagian dari kelompok demagog.

“Yang kita saksikan setiap hari itu adalah praktik dari demagog. Mereka sering sengaja mendemagogkan diri. Sudah tahu bahwa yang dikatakan itu bohong, masih diterus-teruskan,” jelasnya.

Reporter: Maylaffayza Adinda Hollaeona

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Rocky Gerung Ramal Duet Gibran-Jokowi di 2029: Sah Secara Undang-undang Dasar!

Geger Rocky Gerung Ramal Duet Gibran-Jokowi di 2029: Sah Secara Undang-undang Dasar!

News | Rabu, 24 September 2025 | 12:37 WIB

Rocky Gerung Sebut Gibran Anak Kecil, Walk Out dari Acara TV Usai Debat Skenario Jokowi Wapres 2029

Rocky Gerung Sebut Gibran Anak Kecil, Walk Out dari Acara TV Usai Debat Skenario Jokowi Wapres 2029

News | Rabu, 24 September 2025 | 12:30 WIB

Rocky Gerung 'Sentil' Prabowo, Sebut Pengangkatan Qodari Blunder Besar: Sinyal Ingin Tiga Periode?

Rocky Gerung 'Sentil' Prabowo, Sebut Pengangkatan Qodari Blunder Besar: Sinyal Ingin Tiga Periode?

News | Rabu, 24 September 2025 | 12:21 WIB

Terkini

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:00 WIB

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:45 WIB

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB