Mardiono Ungkap Kericuhan di Muktamar X PPP Akibatkan Korban Luka yang Dilarikan ke Rumah Sakit

Chandra Iswinarno | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Minggu, 28 September 2025 | 01:11 WIB
Mardiono Ungkap Kericuhan di Muktamar X PPP Akibatkan Korban Luka yang Dilarikan ke Rumah Sakit
Plt Ketum PPP Mardiono usai menyampaikan akibat kericuhan pada pembukaan Muktamar X PPP yang berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (27/9/2025), sejumlah kader alami luka-luka. [Suara.com/Dea]
  • Kericuhan Muktamar X PPP sebabkan sejumlah kader luka.
  • Mardiono sebut ada penyusup terekam CCTV, kasus dibawa ke jalur hukum.
  • Kericuhan berujung aklamasi Mardiono sebagai Ketua Umum PPP 2025–2030.

Suara.com - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono mengungkapkan kericuhan pada Muktamar X PPP mengakibatkan sejumlah korban terluka.

Para kader PPP yang menjadi korban dalam insiden ini, kata dia, kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.

Kericuhan tersebut terjadi lantaran adanya bentrokan antara kader PPP pendukung Mardiono dengan pendukung calon lainnya.

“Saya juga menyayangkan terjadinya sebuah keributan yang kemudian menimbulkan korban, di mana ada beberapa kader kami yang saat ini sedang ada di rumah sakit, yang mengalami cidera di bagian kepala, kemudian di bagian bibir, dan lain sebagainya,” kata Mardiono kepada wartawan, Sabtu (27/9/2025).

Dengan begitu, Mardiono menegaskan bahwa peristiwa kericuhan pada Muktamar X ini akan dibawa ke jalur hukum karena dianggap telah menciderai demokrasi dengan cara yang tidak konstitusional.

Kericuhan ini juga mengakibatkan Mardiono dipilih secara aklamasi sebagai pemenang pemilihan Ketua Umum PPP periode 2025-2030. Hal itu dianggap sebagai langkah cepat yang didukung anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) PPP.

Mardiono juga menyebut ada pihak yang dianggap sebagai penyusup terekam CCTV. Mereka dinilai meneybabkan adanya kerusuhan pada Muktamar X yang baru dibuka sore ini.

“Ada, semuanya ada CCTV. Kemudian tentu polisi nanti akan melakukan penyelidikan. Nah tentu rekan-rekan juga sudah tahu ya bahwa sejak 2 minggu terakhir itu sudah ada beberapa kelompok-kelompok yang ingin secara ilegal untuk ya dengan catatan mungkin ya mengambil alih secara paksa,” tutur Mardiono.

Mardiono Jadi Ketum PPP Secara Aklamasi

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono dipilih sebagai Ketua Umum PPP periode 2025-2030 secara aklamasi pada hari pertama Muktamar X PPP.

Hal itu diputuskan lantaran terjadi kericuhan di antara kader yang mendukung calonnya masing-masing pada pelaksanaan Muktamar ini. Padahal, Muktamar tersebut baru dibuka pada sore hari ini.

Mardiono menjelaskan bahwa ada pihak lain dengan kepentingan tertentu yang menyebabkan kericuhan secara ilegal.

Untuk itu, menetapkan dirinya sebagai pemenang pemilihan secara aklamasi dianggap sebagai langkah cepat yang didukung anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) PPP.

“Tadi telah diputuskan secara aklamasi. Di belakang saya ini ada para ketua DPW, kita ada 28 DPW, berikut dengan para ketua cabang dan sekretaris cabang, dan termasuk para pemegang hak kedaulatan, yaitu para muktamirin,” kata Mardiono kepada wartawan, Sabtu (27/9/2025).

“Itu hampir 80 persen, semuanya menyetujui untuk kita mengambil langkah-langkah cepat agar tidak terjadi keributan yang berkepanjangan,” tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muktamar X PPP: Mardiono Akui Konflik Internal Jadi Biang Kegagalan di Pemilu 2024

Muktamar X PPP: Mardiono Akui Konflik Internal Jadi Biang Kegagalan di Pemilu 2024

News | Minggu, 28 September 2025 | 00:58 WIB

Baru Hari Pertama Muktamar X PPP, Mardiono Sudah Menang Secara Aklamasi

Baru Hari Pertama Muktamar X PPP, Mardiono Sudah Menang Secara Aklamasi

News | Minggu, 28 September 2025 | 00:43 WIB

Solid! Suara dari Ujung Barat dan Timur Indonesia Kompak Pilih Mardiono di Muktamar X PPP

Solid! Suara dari Ujung Barat dan Timur Indonesia Kompak Pilih Mardiono di Muktamar X PPP

News | Sabtu, 27 September 2025 | 23:59 WIB

Terkini

Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis

Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:45 WIB

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB