Momen Eks Walkot Semarang Mbak Ita dan Suami Tinggalkan Bui, Dikawal Ketat di Pernikahan Anak

Bangun Santoso

Minggu, 28 September 2025 | 10:54 WIB
Momen Eks Walkot Semarang Mbak Ita dan Suami Tinggalkan Bui, Dikawal Ketat di Pernikahan Anak
Mantan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita. (Antara)
baca 10 detik
  • Mantan Wali Kota Semarang Hevearita "Mbak Ita" Gunaryanti dan suaminya, Alwin Basri, yang berstatus narapidana korupsi, mendapatkan izin luar biasa
  • Pemberian izin ini telah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, termasuk UU Pemasyarakatan
  • Selama berada di luar lapas, keduanya mendapatkan pengawalan sangat ketat dari petugas lapas dan aparat kepolisian 

Suara.com - Sebuah pemandangan yang sangat kontras tersaji di Gedung Pertemuan Royal Candi Golf, Kota Semarang, Jumat (26/9/2025). Di tengah kemewahan sebuah resepsi pernikahan, hadir dua sosok yang seharusnya berada di balik jeruji besi, mantan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau Mbak Ita, bersama suaminya, Alwin Basri.

Pasangan suami-istri terpidana kasus korupsi ini untuk sementara waktu meninggalkan sel mereka demi satu momen sakral yakni menghadiri pernikahan putra tunggal mereka, Muhammad Faras Razin Pradana. Momen ini sontak menjadi sorotan publik, memadukan kebahagiaan keluarga dengan realitas hukum yang sedang mereka jalani.

Kehadiran keduanya di acara yang digelar secara privat itu pertama kali mencuat di media sosial melalui unggahan akun Instagram @dinaskegelapankotasemarang.

"Hari ini, Jumat, menjadi momen bersejarah bagi Mbak Ita dan Mas Alwin. Mereka melangsungkan pernikahan anaknya di gedung pertemuan Royal Candi Golf Semarang dengan suasana yang begitu privat dan terbatas. Undangan hanya beredar di lingkaran tertentu, membuat banyak orang bertanya-tanya: apakah teman-teman lama yang dulu pernah dianggap dekat masih mendapat tempat di kursi tamu, ataukah hanya menjadi bagian dari kenangan masa lalu?" tulis akun tersebut.

Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) pun membenarkan pemberian izin luar biasa ini. Kepala Lapas Kelas I Semarang, tempat Alwin Basri ditahan, mengonfirmasi bahwa izin diberikan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan dengan pengawalan super ketat.

"Diizinkan keluar sampai kegiatan selesai, tidak menginap," kata Kepala Lapas Semarang Fonika Affandi.

Humas Lapas Kelas I Semarang, Devan, menambahkan bahwa izin tersebut merupakan hak setiap narapidana untuk menghadiri pernikahan anak kandungnya, selama semua syarat terpenuhi. Prosesnya diawali dengan permohonan dari keluarga yang dikuatkan dengan surat pemberitahuan dari Kantor Urusan Agama (KUA).

"Alurnya keluarga mengajukan permohonan ke lapas untuk menghadiri pernikahan dikuatkan dari KUA itu administrasinya menguatkan bahwa betul itu anak kandung dari warga binaan, itu dasar izinnya," terang Devan.

Hal serupa juga berlaku untuk Mbak Ita yang ditahan di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang. Kepala Lapas Perempuan, Ade Agustina, menyatakan izin tersebut telah melalui Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dan mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

baca juga

"Pelaksanaan izin luar biasa ini merupakan bentuk penghormatan terhadap hak-hak WBP sesuai regulasi yang berlaku, namun tetap dalam pengawasan ketat petugas," ujar Ade dalam keterangan tertulisnya.

Dalam pelaksanaannya, keduanya tidak dilepas begitu saja. Petugas lapas bersama personel dari Polrestabes Semarang mengawal setiap gerak-gerik mereka untuk memastikan tidak ada pelanggaran prosedur. Mengenai teknis seperti penggunaan borgol, pihak lapas menyebut hal itu disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"(Pakai borgol dan baju tahanan?) Sesuai prosedur iya. Tapi tergantung kegiatan kalau hadir pernikahan kan nggak mungkin diborgol ada waktu tertentu. Kita sesuaikan kondisi," jelas Devan.

Sebagai pengingat, Alwin Basri divonis 7 tahun penjara, sementara Hevearita G. Rahayu atau Mbak Ita dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dalam perkara korupsi di lingkungan Pemkot Semarang yang menjerat keduanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasutri Koruptor, Suami Eks Walkot Semarang Mbak Ita Hadiri Pesta Pernikahan Anak, Kok Bisa?

Pasutri Koruptor, Suami Eks Walkot Semarang Mbak Ita Hadiri Pesta Pernikahan Anak, Kok Bisa?

News | Sabtu, 27 September 2025 | 14:10 WIB

Aman dan Nyaman, Wali Kota Semarang Pastikan Kotanya Siap Jadi Destinasi Liburan Wisatawan

Aman dan Nyaman, Wali Kota Semarang Pastikan Kotanya Siap Jadi Destinasi Liburan Wisatawan

Lifestyle | Sabtu, 20 September 2025 | 09:25 WIB

Korupsi Pemkot Semarang, Mbak Ita dan Suami Dihukum 5 dan 7 Tahun Penjara

Korupsi Pemkot Semarang, Mbak Ita dan Suami Dihukum 5 dan 7 Tahun Penjara

Foto | Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:12 WIB

"Kenapa Minta Sedikit?" Pengakuan Mbak Ita Ungkap Mentalitas Korupsi Pejabat?

"Kenapa Minta Sedikit?" Pengakuan Mbak Ita Ungkap Mentalitas Korupsi Pejabat?

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 22:30 WIB

Semarang Darurat Korupsi, 6 Bulan, 6 Kasus: Uang Rakyat Dikemanakan?

Semarang Darurat Korupsi, 6 Bulan, 6 Kasus: Uang Rakyat Dikemanakan?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 16:09 WIB

Sajian Politik Mbak Ita: ASN Dipaksa Iuran Danai Lomba Nasgor dan Undang Denny Caknan

Sajian Politik Mbak Ita: ASN Dipaksa Iuran Danai Lomba Nasgor dan Undang Denny Caknan

Video | Sabtu, 12 Juli 2025 | 11:06 WIB

Saksi Kunci Ungkap Bukti Korupsi Eks Walkot Semarang Dibakar, Duit Setoran Dibungkus Kado

Saksi Kunci Ungkap Bukti Korupsi Eks Walkot Semarang Dibakar, Duit Setoran Dibungkus Kado

News | Senin, 07 Juli 2025 | 18:51 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×