Ibu-ibu di Sumut Lebam Dihajar Sekuriti Toba Pulp Lestari, PDIP Ancam Bentuk Pansus Agraria

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 29 September 2025 | 16:27 WIB
Ibu-ibu di Sumut Lebam Dihajar Sekuriti Toba Pulp Lestari, PDIP Ancam Bentuk Pansus Agraria
Pekerja dan sekuriti PT Toba Pulp Lestari (TPL) melakukan penyerangan terhadap masyarakat adat Sihaporas, Sumut. (Ist)
  • Fraksi PDIP DPR RI berjanji akan mengusut tuntas konflik lahan di Sihaporas dan Dairi, Sumatera Utara
  • Ditemukan adanya bukti kekerasan fisik terhadap warga, di mana sekuriti perusahaan menggunakan perlengkapan mirip aparat kepolisian
  • DPR RI berencana membentuk Pansus Reforma Agraria untuk menangani masalah ini secara komprehensif

Suara.com - Gedung Parlemen Senayan memanas saat jeritan warga adat dari Sihaporas dan Dairi, Sumatera Utara, akhirnya sampai ke telinga wakil rakyat. Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI bereaksi keras dan menjamin akan turun tangan langsung untuk mengusut tuntas konflik lahan yang diwarnai kekerasan dan dugaan perusakan lingkungan oleh korporasi.

Kisah pilu ini dibeberkan langsung oleh warga dalam audiensi di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (29/9/2025).

Anggota Fraksi PDIP, Bane Raja Manalu, tak bisa menyembunyikan kemarahannya setelah mendengar kesaksian langsung dan melihat bukti kekerasan yang dialami masyarakat Sihaporas saat berkonflik dengan perusahaan bubur kertas, PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Bukan hanya kehilangan tanah warisan leluhur, warga juga harus menghadapi intimidasi fisik yang brutal.

"Ada ibu-ibu yang saya temui langsung, badannya lebam-lebam kena pukul. Motivasi mereka bukan untuk kaya raya, tetapi untuk hidup di atas tanah yang mereka miliki turun-temurun,” ungkap Bane sebagaimana dilansir Antara.

Yang lebih mengejutkan, Bane menyoroti penampilan aparat keamanan perusahaan yang sengaja dibuat menyerupai aparat penegak hukum resmi. Menurutnya, hal ini menunjukkan adanya niat buruk sejak awal untuk melakukan tindakan represif, bukan dialog damai.

“Saya pertama kali melihat videonya, saya kira polisi. Tapi ternyata pihak keamanan perusahaan datang lengkap dengan tameng pengaman. Artinya mereka sejak awal punya intensi berbeda,” tegasnya.

Persoalan serupa juga terjadi di Dairi, di mana PT Gruti diduga beroperasi dan merusak lingkungan tanpa mengantongi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang sah. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi VII DPR, Dony Maryadi Oekon, memberikan ultimatum yang tak main-main.

Menurut Dony, jika sebuah perusahaan terbukti tidak memiliki Amdal, maka tidak ada alasan untuk membiarkannya terus beroperasi. Tindakan tegas harus segera diambil.

"Kalau memang betul tidak ada Amdal-nya, ya memang itu harus kita segel, harus kita tutup. Bukan mencabut izin, karena memang kalau tidak ada amdal izinnya tidak keluar,” kata Dony.

Rentetan konflik agraria yang tak kunjung usai di berbagai daerah ini mendorong DPR RI untuk mengambil langkah strategis. Rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait Reforma Agraria kini menjadi prioritas. Dony memastikan bahwa kasus di Sihaporas dan Dairi akan menjadi salah satu agenda utama yang dibahas dalam Pansus tersebut.

“Ini memang masalah lintas sektor, dan hari ini begitu masuk, ini menjadi kewajiban kita untuk memperjuangkan," pungkasnya, menandakan komitmen penuh parlemen untuk melawan praktik perampasan tanah dan perusakan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Maharani Tanggapi Dingin Manuver Politik Jokowi untuk Prabowo-Gibran 2 Periode

Puan Maharani Tanggapi Dingin Manuver Politik Jokowi untuk Prabowo-Gibran 2 Periode

Video | Jum'at, 26 September 2025 | 06:00 WIB

Hasto PDIP Optimis Lahirnya Petani Muda di Tengah Krisis Pangan dan Soroti Petani Tanpa Lahan

Hasto PDIP Optimis Lahirnya Petani Muda di Tengah Krisis Pangan dan Soroti Petani Tanpa Lahan

News | Kamis, 25 September 2025 | 09:01 WIB

Hari Tani Nasional 2025: PDIP Desak Kedaulatan Pangan, Petani Harus Jadi Tuan Rumah

Hari Tani Nasional 2025: PDIP Desak Kedaulatan Pangan, Petani Harus Jadi Tuan Rumah

News | Kamis, 25 September 2025 | 07:40 WIB

DPRD Dorong Pasar Jaya Bangun Hunian di Atas Pasar untuk Atasi Krisis Perumahan Jakarta

DPRD Dorong Pasar Jaya Bangun Hunian di Atas Pasar untuk Atasi Krisis Perumahan Jakarta

News | Kamis, 25 September 2025 | 05:02 WIB

Istilah 'Ibu Kota Politik' IKN Bikin Bingung, PDIP Minta Penjelasan Pemerintah

Istilah 'Ibu Kota Politik' IKN Bikin Bingung, PDIP Minta Penjelasan Pemerintah

News | Rabu, 24 September 2025 | 14:08 WIB

Pesan Tegas Megawati di Hari Tani Nasional: Stop Konversi Lahan Subur!

Pesan Tegas Megawati di Hari Tani Nasional: Stop Konversi Lahan Subur!

News | Rabu, 24 September 2025 | 11:50 WIB

Absensi Rapat DPR Jadi Polemik: Adian PDIP Pasang Badan, Gaji Tak Boleh Dipotong

Absensi Rapat DPR Jadi Polemik: Adian PDIP Pasang Badan, Gaji Tak Boleh Dipotong

Video | Selasa, 23 September 2025 | 17:00 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB