Usai Muktamar Ricuh, Kubu Agus Suparmanto Ajak Mardiono Bergabung Demi Lolos Parlemen 2029

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:54 WIB
Usai Muktamar Ricuh, Kubu Agus Suparmanto Ajak Mardiono Bergabung Demi Lolos Parlemen 2029
Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin dan Rommy Daftarkan SK Kepengurusan PPP ke Kemenkumham. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Kubu PPP pimpinan Agus Suparmanto secara resmi mendaftarkan susunan kepengurusannya ke Kementerian Hukum.
  • Kubu PPP pimpinan Agus Suparmanto ingin Mardiono bergabung kembali untuk menghadapi pemilu mendatang.
  •  Muktamar X PPP di Ancol berujung ricuh. 

Suara.com - Kubu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pimpinan Agus Suparmanto secara resmi mendaftarkan susunan kepengurusannya ke Kementerian Hukum.

Di tengah upaya legitimasi ini, mereka membuka pintu bagi kubu Muhamad Mardiono untuk bergabung demi islah atau rekonsiliasi partai.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) kubu Agus Suparmanto, Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin, mengaku belum mengetahui kabar terbaru Mardiono pasca-Muktamar.

Namun, ia menegaskan pihaknya tetap ingin Mardiono bergabung kembali untuk menghadapi pemilu mendatang.

"Kita enggak tahu bagaimana kondisi beliau, yang jelas kami ingin beliau gabung dengan kami di pengurusan... untuk menyongsong pemilu yang akan datang, kita wujudkan bahwa PPP harus masuk parlemen, itu yang penting," ujar Gus Yasin seusai menyerahkan SK kepengurusan ke Kemenkumham, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Gus Yasin menambahkan bahwa pihaknya telah mengirim utusan untuk menyampaikan ajakan tersebut, namun hingga kini belum ada jawaban.

"Tunggu jawabannya beliau mau gabung di pengurusan atau tetap jadi kader partai, silakan. Pasti kita terima semuanya," ujarnya.

Berawal dari Muktamar Ricuh dan Dualisme Kepemimpinan

Sebelumnya, Muktamar X PPP yang berlangsung pada Sabtu, 27 September 2025, di Ancol, Jakarta Utara, diwarnai kericuhan yang berujung pada dualisme kepemimpinan.

baca juga

Insiden bermula saat Plt. Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, disoraki oleh sekelompok kader yang menuntut perubahan saat ia sedang memberikan sambutan. Suasana memanas hingga terjadi aksi saling dorong dan lempar kursi.

Setelah insiden tersebut, Mardiono meninggalkan arena muktamar. Hal ini kemudian memicu munculnya dua klaim kepemimpinan: kubu Mardiono mengklaim ia terpilih kembali secara aklamasi.

Sementara kubu Agus Suparmanto juga mengklaim telah menggelar sidang terpisah dan memilih ketua umum baru secara aklamasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Yasin Daftarkan Kepengurusan PPP Kubu Agus Suparmanto ke Kemenhum: Hasil Muktamar Hanya Satu

Gus Yasin Daftarkan Kepengurusan PPP Kubu Agus Suparmanto ke Kemenhum: Hasil Muktamar Hanya Satu

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:38 WIB

PPP Jabar Ungkap Blunder Fatal Amir Uskara Bikin Agus Suparmanto Melenggang Jadi Ketum

PPP Jabar Ungkap Blunder Fatal Amir Uskara Bikin Agus Suparmanto Melenggang Jadi Ketum

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:30 WIB

Sejarah Lambang Kakbah di Logo PPP, Muncul Wacana Mau Diganti

Sejarah Lambang Kakbah di Logo PPP, Muncul Wacana Mau Diganti

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:15 WIB

Terkini

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:39 WIB

Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok

Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:33 WIB

Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian

Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:20 WIB

Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI

Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:19 WIB

Usai Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK

Usai Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:12 WIB

Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI

Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:10 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:53 WIB

Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:42 WIB

Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes

Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:40 WIB

×