Roy Suryo Klaim Kantongi Ijazah Palsu Jokowi Langsung dari KPU: Kami Berani Mati, Adili Jokowi!

Bangun Santoso

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 17:58 WIB
Roy Suryo Klaim Kantongi Ijazah Palsu Jokowi Langsung dari KPU: Kami Berani Mati, Adili Jokowi!
Roy Suryo
baca 10 detik
  • Roy Suryo mengklaim telah berhasil mendapatkan sampel resmi dari KPU yang ia sebut sebagai "ijazah palsu" milik mantan Presiden Joko Widodo
  • Dengan temuan tersebut, Roy Suryo yakin akan lolos dari jerat laporan pencemaran nama baik
  • Selain menuntut Jokowi diadili, Roy Suryo juga mendesak pemakzulan Gibran Rakabuming Raka

Suara.com - Suasana di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanas pada Kamis, 2 Oktober 2025. Di tengah aksi massa Gerakan Lintas Aliansi Adili Koruptor (Gladiator), pakar telematika Roy Suryo melemparkan klaim sensasional yang menyasar langsung mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Naik ke atas mobil komando, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini dengan lantang mengumumkan bahwa ia telah berhasil mendapatkan bukti kunci terkait polemik ijazah Jokowi yang selama ini ia teliti.

“Saya mohon izin maaf agak terlambat datang karena ini suatu berita penting buat kita semua. Barusan saya dari KPU (Komisi Pemilihan Umum), Alhamdulillah berkat doa dari teman-teman semua dan berkat doa dari para senior semua, saya dan tim sudah berhasil mendapatkan sampel ijazah palsunya Jokowi resmi dari KPU,” teriak Roy Suryo yang disambut riuh massa aksi.

Temuan ini, menurutnya, akan menjadi amunisi baru untuk membuktikan tudingannya. Ia menegaskan bahwa sampel yang didapat dari KPU identik dengan hasil penelitiannya selama ini dan akan segera diuji lebih lanjut untuk memperkuat bukti.

“Persis sama dengan yang kami teliti. Dan akan kami uji ulang dengan ELA,” ujar pria kelahiran Yogyakarta itu dengan penuh semangat.

Dengan bukti yang diklaimnya resmi dari KPU tersebut, Roy Suryo merasa posisinya di atas angin dalam menghadapi laporan hukum yang ditujukan kepadanya. Ia optimistis tidak bisa dijerat pidana pencemaran nama baik dan justru laporannya di Bareskrim akan terus berlanjut.

“Maka kami tidak bisa dipidana karena pencemaran nama baik di Polda Metro Jaya. Artinya laporan kita di Bareskrim akan terus dilanjutkan,” tegasnya.

“Seperti diketahui saat ini saya dan teman-teman juga sedang dilaporkan oleh pihak Jokowi di Mabes Polri dan Polda Metro Jaya," sambungnya.

Tidak berhenti di situ, Roy Suryo melontarkan pernyataan yang lebih keras, menuntut pertanggungjawaban penuh dari Jokowi atas dugaan penggunaan ijazah palsu.

baca juga

“Kami semua berani mati, Jokowi harus diperiksa dan diadili untuk mempertanggungjawabkan ijazah palsu yang dipakainya untuk menipu rakyat Indonesia. Jokowi sudah terlalu banyak menggarong negeri ini dan patut ditangkap dan diadili bersama keluarganya,” seru Roy Suryo berapi-api.

Kritiknya juga merembet kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Roy Suryo secara terbuka meragukan keabsahan ijazah Gibran dan menuntut pemakzulan.

“Gibran Rakabuming Raka, anak haram konstitusi juga harus diperiksa dan dimakzulkan. Karena saya yakin 95,5% ijazah Gibran Rakabuming Raka yang sekarang menjabat Wakil Presiden Republik Indonesia juga tidak punya ijazah SMA,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mendesak KPK untuk tidak tinggal diam dan segera mengusut tuntas laporan-laporan lama terkait keluarga Jokowi, termasuk dugaan gratifikasi yang melibatkan Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution.

“Untuk itu, kami datang ke KPK agar kasus tersebut diusut. Terungkapnya penggunaan jet pribadi oleh Kaesang Pangarep (putranya Jokowi) ke Amerika dan Jepang, termasuk penggunaan jet pribadi oleh Bobby Nasution ke Amerika dengan istrinya Kahiyang Ayu, ternyata pemilik jet adalah seorang pebisnis 303 alias judi. Ini gratifikasi kasus tambang blok Medan di Maluku Utara milik istrinya Bobby Nasution, juga sampai sekarang tidak pernah diusut oleh KPK,” jelas Roy Suryo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramalan Rocky Gerung: 'Hantu' Ijazah Jokowi Bakal Teror Pemerintahan Prabowo Sampai 2029!

Ramalan Rocky Gerung: 'Hantu' Ijazah Jokowi Bakal Teror Pemerintahan Prabowo Sampai 2029!

Your Say | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 17:34 WIB

PSI Dikritik Habis! Sembunyikan Jokowi, Malah Tampilkan Kaesang yang 'Tak Layak Jual'

PSI Dikritik Habis! Sembunyikan Jokowi, Malah Tampilkan Kaesang yang 'Tak Layak Jual'

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 16:32 WIB

Malu-malu Umumkan Jokowi Jadi 'Bapak J', PSI Dicurigai Partai Tertutup: "Aneh Bila Belum Dipublish"

Malu-malu Umumkan Jokowi Jadi 'Bapak J', PSI Dicurigai Partai Tertutup: "Aneh Bila Belum Dipublish"

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 16:22 WIB

Sinyal Tersembunyi di Balik Pertemuan Jokowi-Ba'asyir, Rocky Gerung Bongkar Dugaan Manuver Ini

Sinyal Tersembunyi di Balik Pertemuan Jokowi-Ba'asyir, Rocky Gerung Bongkar Dugaan Manuver Ini

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 16:12 WIB

Rocky Gerung: 'Hantu' Isu Lama Jokowi akan Terus Bayangi Pemerintahan Prabowo

Rocky Gerung: 'Hantu' Isu Lama Jokowi akan Terus Bayangi Pemerintahan Prabowo

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 15:40 WIB

Ketua Dewan Pembina PSI Berinisial J Mengarah ke Jokowi, Keengganan Mempublikasi Bisa Jadi Bumerang?

Ketua Dewan Pembina PSI Berinisial J Mengarah ke Jokowi, Keengganan Mempublikasi Bisa Jadi Bumerang?

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 15:16 WIB

Rocky Gerung: Isu Ijazah Palsu Jokowi Akan Terus Dibahas Sampai 2029

Rocky Gerung: Isu Ijazah Palsu Jokowi Akan Terus Dibahas Sampai 2029

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 14:04 WIB

Terkini

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:12 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

×