Ekosida! Spanduk Protes Warnai Aksi Tolak PSN Papua di Jakarta, Ancam Demo Lebih Besar di Istana

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:06 WIB
Ekosida! Spanduk Protes Warnai Aksi Tolak PSN Papua di Jakarta, Ancam Demo Lebih Besar di Istana
Solidaritas Merauke menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/10/2025). Mereka menuntut pencabutan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan yang dinilai telah merampas hutan dan sumber kehidupan masyarakat adat. [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Solidaritas Merauke menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian ATR/BPN
  • Mereka menuntut pencabutan PSN di Papua Selatan yang telah merampas hutan dan sumber kehidupan masyarakat adat. 
  • PSN dinilai telah berdampak buruk terhadap kehidupan masyarakat adat Papua.

Suara.com - Solidaritas Merauke menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/10/2025).

Mereka menuntut pencabutan Proyek Strategis Nasional atau PSN di Papua Selatan yang dinilai telah merampas hutan dan sumber kehidupan masyarakat adat. Jika tuntutan tidak dipenuhi, mereka mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar langsung di depan Istana Negara.

Koordinator aksi, Anis Giyai, menegaskan bahwa jika tuntutan mereka tidak didengarkan, mereka akan kembali dengan jumlah massa yang jauh lebih besar.

"Kalau tuntutan... tidak dicabut atau tidak didengarkan, kami akan datang dengan jumlah massa yang lebih banyak, itu pun pasti langsung ke Istana," kata Anis Giyai di lokasi aksi.

Solidaritas Merauke menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/10/2025). Mereka menuntut pencabutan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan yang dinilai telah merampas hutan dan sumber kehidupan masyarakat adat. [Suara.com/Novian]
Solidaritas Merauke menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/10/2025). Mereka menuntut pencabutan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan yang dinilai telah merampas hutan dan sumber kehidupan masyarakat adat. [Suara.com/Novian]

Anis menjelaskan bahwa PSN telah berdampak buruk terhadap kehidupan masyarakat adat Papua. Hutan yang selama ini menjadi tempat mereka mencari makan kini telah dibabat habis demi proyek pangan, energi, dan pertahanan.

"Sekarang masyarakat Papua yang terkena dampak ini, sumber mencari hidup mereka, mencari makanan, sudah hampir hilang, punah," kata Anis.

"Manusia tanpa alam itu tidak bisa, apalagi kami orang Papua."

Dalam aksi yang diikuti puluhan orang tersebut, massa membentangkan berbagai spanduk bernada protes keras, di antaranya:

  • "Papua bukan tanah kosong. Akui, hormati, dan lindungi hak masyarakat adat Papua."
  • "Mereka sebut ini proyek strategis. Kita sebut ini ekosida."
  • "Hutan kami mati karena Proyek Serakah Nasional (PSN)."
  • "481 ribu hektare bukan angka, itu hidup kami."

Para orator secara bergantian menyuarakan tuntutan agar PSN di Papua segera dihentikan dan dievaluasi secara menyeluruh.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Papua Sebut PSN sebagai Ekosida: Hutan Kami Mati karena Proyek Serakah Nasional

Warga Papua Sebut PSN sebagai Ekosida: Hutan Kami Mati karena Proyek Serakah Nasional

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:20 WIB

'Mereka Ada Sebelum Negara Ini Ada,' Pembelaan Antropolg untuk 11 Warga Maba Sangaji di Persidangan

'Mereka Ada Sebelum Negara Ini Ada,' Pembelaan Antropolg untuk 11 Warga Maba Sangaji di Persidangan

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 22:26 WIB

Kriminalisasi Masyarakat Adat Penentang Tambang Ilegal PT Position, Jatam Ajukan Amicus Curiae

Kriminalisasi Masyarakat Adat Penentang Tambang Ilegal PT Position, Jatam Ajukan Amicus Curiae

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 23:02 WIB

Terkini

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:10 WIB

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Prabowo dan El-Sisi Bertemu, Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Prabowo dan El-Sisi Bertemu, Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Apa Bahaya Mencongkel Bunga Es di Kulkas Menggunakan Pisau atau Benda Tajam? Ini 5 Risikonya

Apa Bahaya Mencongkel Bunga Es di Kulkas Menggunakan Pisau atau Benda Tajam? Ini 5 Risikonya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:56 WIB

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham-saham Hari Ini

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham-saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:47 WIB

BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:42 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: Purbaya Dinilai Jadi Menteri Terbaik, Bahlil Masuk Daftar Terbawah

2 Tahun Prabowo-Gibran: Purbaya Dinilai Jadi Menteri Terbaik, Bahlil Masuk Daftar Terbawah

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:42 WIB

7 Pilihan HP Murah Mirip iPhone, Harga di Bawah Rp3 Juta

7 Pilihan HP Murah Mirip iPhone, Harga di Bawah Rp3 Juta

Tekno | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×