Bukan Takdir, Konten Kerator Ini Bongkar Dugaan Kelalaian Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny

Yohanes Endra, Ismail

Rabu, 08 Oktober 2025 | 12:31 WIB
Bukan Takdir, Konten Kerator Ini Bongkar Dugaan Kelalaian Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny
Konten kreator kritik pernyataan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Abdus Salam Mujib (BNPB)
baca 10 detik
  • Pengasuh Ponpes Al Khoziny sebut ambruknya musala tiga lantai sebagai “takdir Allah”, menuai kritik publik.

  • Content creator Ashar Hafidz membantah keras, menyebut tragedi yang menewaskan 67 santri itu akibat kegagalan desain.

  • Video analisis teknis Ashar viral dan memicu desakan publik agar pihak terkait dimintai pertanggungjawaban hukum.

Suara.com - Pernyataan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Abdus Salam Mujib, yang menyebut ambruknya bangunan musala tiga lantai sebagai takdir dari Allah menuai reaksi keras dari publik.

Di tengah duka yang merenggut 67 nyawa santri, seorang content creator yang dikenal sebagai Ashar Hafidz melalui akun Tukangku.Co, menyuarakan pandangan teknis yang tajam dan menolak narasi pasrah tersebut.

Videonya viral, mengubah diskursus dari musibah menjadi tuntutan pertanggungjawaban.

Tragedi memilukan ini terjadi pada Senin, 29 September 2025, saat ratusan santri tengah menunaikan ibadah salat Ashar.

Bangunan tiga lantai itu runtuh seketika, menimbun para santri di dalamnya.

Pernyataan Abdus Salam yang menyerukan kesabaran karena ini adalah takdir, segera ditanggapi oleh Ashar Hafidz.

"Bukan takdir ini, Pak. Ini kecelakaan desain," tegas Ashar dalam videonya yang menggabungkan klip pernyataan pengasuh ponpes dengan analisis teknisnya.

"Yang bikin ini harus bertanggung jawab. Yang punya yayasan, keluarin gambar strukturnya!"

Ashar, yang tampak memahami seluk-beluk konstruksi, secara sistematis membedah dugaan kesalahan fatal dalam pembangunan gedung tersebut.

baca juga

Menurutnya, tragedi ini bukanlah bencana alam seperti gempa bumi atau tsunami yang bisa diterima sebagai musibah murni.

Ia menyoroti bukti visual dari Google Street View yang menunjukkan bangunan itu didirikan terlalu mepet dengan batas kepemilikan tanah dan saluran air, sebuah pelanggaran awal yang berbahaya.

"Ini udah mepet pinggir got, itu udah batas kepemilikan kita," jelasnya.

Masalah menjadi lebih serius ketika bangunan tersebut terus ditinggikan hingga tiga, bahkan empat lantai.

"Mulai bangun lantai tiga ke atas, itu harus ada data sondir. Jadi ketahuan, lu pakai pondasi apa, jenis tanah lu tanah apa," lanjutnya dengan geram.

Ponpes Al Khoziny (BNPB)
Konten kreator kritik pernyataan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Abdus Salam Mujib (BNPB)

Data sondir atau uji tanah, menurutnya, adalah prosedur standar yang wajib dilakukan untuk menentukan kekuatan dan jenis pondasi yang sesuai dengan daya dukung tanah, terutama untuk bangunan bertingkat.

Tanpa itu, membangun ke atas adalah sebuah pertaruhan nyawa. Kritik Ashar ini sejalan dengan analisis awal tim SAR gabungan yang menyatakan penyebab ambruknya bangunan adalah kegagalan konstruksi akibat ketidakmampuan menahan beban.

Video Ashar dengan cepat menjadi simbol kemarahan publik. Ia menyentuh nurani banyak orang dengan mengingatkan bahwa orang tua telah menitipkan anak-anak mereka untuk belajar dengan aman.

Pernyataannya bahwa kasih urusan sama ahlinya adalah perintah agama, menjadi sindiran telak terhadap potensi kelalaian dalam proses pembangunan.

Keluarga korban pun menyuarakan tuntutan serupa, mendesak agar kasus ini diusut tuntas tanpa pandang bulu jika ditemukan ada unsur kelalaian manusia.

Kini, Polda Jawa Timur telah memulai investigasi menyeluruh untuk mendalami penyebab pasti tragedi ini.

Sementara itu, suara keras Ashar Hafidz telah berhasil menggeser narasi, menegaskan bahwa di balik setiap takdir yang melibatkan kelalaian, harus ada pihak yang dimintai pertanggung jawaban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Ditunjuk Prabowo Periksa Pesantren, Wakil Ketua DPR Cucun: Bukti Negara Hadir

Cak Imin Ditunjuk Prabowo Periksa Pesantren, Wakil Ketua DPR Cucun: Bukti Negara Hadir

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:26 WIB

Sesal Orang Tua Santri Korban Ponpes Roboh, Anak Sempat Tolak Balik Pesantren 2 Hari Sebelum Tragedi

Sesal Orang Tua Santri Korban Ponpes Roboh, Anak Sempat Tolak Balik Pesantren 2 Hari Sebelum Tragedi

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:11 WIB

Apa Itu PBG? Begini Cara Mengurus dan Biayanya, Ternyata Cuma 50 Pondok Pesantren yang Punya PBG

Apa Itu PBG? Begini Cara Mengurus dan Biayanya, Ternyata Cuma 50 Pondok Pesantren yang Punya PBG

Lifestyle | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:07 WIB

Kementerian PU Akan Mulai Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny yang Ambruk, Berapa Perkiraan Biayanya?

Kementerian PU Akan Mulai Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny yang Ambruk, Berapa Perkiraan Biayanya?

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 07:24 WIB

Banjir Kritik, Cak Imin Hapus Cuitan Al Khoziny Berhasil Bangun Pondasi Agama

Banjir Kritik, Cak Imin Hapus Cuitan Al Khoziny Berhasil Bangun Pondasi Agama

Tekno | Selasa, 07 Oktober 2025 | 19:00 WIB

Nekat Terobos Jalan Baru Dicor, Aksi Ibu Pengendara Motor Ini Berakhir Diamuk Pak RT

Nekat Terobos Jalan Baru Dicor, Aksi Ibu Pengendara Motor Ini Berakhir Diamuk Pak RT

Entertainment | Rabu, 08 Oktober 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Bawa Teror dari Indonesia Timur ke Layar Lebar, Ini Review Jujur Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:09 WIB

DPR Gelar Panja RUU Reforma Agraria, Besok Dijadwalkan Dibawa ke Paripurna

DPR Gelar Panja RUU Reforma Agraria, Besok Dijadwalkan Dibawa ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:08 WIB

3 Tentara Luka Parah Kena Ledakan Ranjau di Zona Demiliterisasi Korea

3 Tentara Luka Parah Kena Ledakan Ranjau di Zona Demiliterisasi Korea

News | Senin, 21 September 2026 | 13:07 WIB

Kebutuhan Kayu Sengon Tinggi, Tanaman Tahan Iklim Ekstrem Mulai Dikembangkan

Kebutuhan Kayu Sengon Tinggi, Tanaman Tahan Iklim Ekstrem Mulai Dikembangkan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:05 WIB

Benjamin Netanyahu Injak Kaki ke Masjid Al-Aqsa, Hamas Murka: Provokasi Terang-terangan

Benjamin Netanyahu Injak Kaki ke Masjid Al-Aqsa, Hamas Murka: Provokasi Terang-terangan

News | Senin, 21 September 2026 | 13:05 WIB

Lima Langkah Mudah Parkir Mobil di Area Sempit Tanpa Panik

Lima Langkah Mudah Parkir Mobil di Area Sempit Tanpa Panik

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 13:04 WIB

10 Korban KM Virgo Meninggal karena Tenggelam, Apakah Termasuk Mati Syahid?

10 Korban KM Virgo Meninggal karena Tenggelam, Apakah Termasuk Mati Syahid?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:01 WIB

Kalau Semua Harus Ditanggung Sendiri, Lalu Pajak Kita untuk Apa?

Kalau Semua Harus Ditanggung Sendiri, Lalu Pajak Kita untuk Apa?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:00 WIB

Gampang Move On! 5 Zodiak Ini Paling Cepat Dapat Pacar Baru Setelah Putus

Gampang Move On! 5 Zodiak Ini Paling Cepat Dapat Pacar Baru Setelah Putus

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:59 WIB

Cara Unreg Nomor HP Semua Operator, Matikan yang Tidak Terpakai

Cara Unreg Nomor HP Semua Operator, Matikan yang Tidak Terpakai

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 12:58 WIB

×