Terungkap! Ini 'Dosa' Eks Kajari Jakbar yang Bikin Jabatannya Lenyap

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 19:57 WIB
Terungkap! Ini 'Dosa' Eks Kajari Jakbar yang Bikin Jabatannya Lenyap
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna menyampaikan keterangan mengenai pencopotan Hendri Antoro dari Kepala Kejari Jakbar. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Kajari Jakbar dicopot karena dinilai lalai awasi anak buah.

  • Anak buahnya, Jaksa Azam, terbukti aktif menilap uang korban.

  • Kajari belum jadi tersangka pidana, sanksinya bersifat internal.

Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya mengungkap 'dosa' di balik pencopotan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Hendri Antoro.

Hendri dinilai telah lalai dalam mengawasi anak buahnya, yang berujung pada skandal penggelapan uang barang bukti milik korban robot trading Fahrenheit.

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa kelalaian Hendri sebagai pimpinan memiliki konsekuensi fatal.

Menurutnya, apabila pengawasan berjalan baik, skandal ini seharusnya tidak akan terjadi.

"Ya, ada kelalaian, tapi kelalaiannya kan mengakibatkan peristiwa kan, itu saja," kata Anang di Kejagung, Jumat (10/10/2025).

Anang menyebut pencopotan dari jabatan Kajari adalah sanksi terberat yang telah dijatuhkan secara internal.

"Sudah sanksi, sudah kena santi itu. Sudah paling berat itu," imbuhnya.

Meskipun Hendri yang menanggung sanksi pimpinan, Anang secara tegas menunjuk jaksa Azam Akhmad Akhsya sebagai aktor utama dalam kejahatan ini.

Menurutnya, bukti di persidangan menunjukkan Azam-lah yang aktif berinisiatif dan paling banyak menikmati uang haram tersebut.

baca juga

"Kalau pidananya kan sudah jelas Azam, yang aktif itu kan Azam. Sudah jelas di bukti persidangan dia yang inisiatif aktif, dia yang berhubungan dengan penasihat hukum, terus dia yang paling banyak menikmati ke mana-mana itu," kata Anang.

Status Pidana Masih Aman?

Sejauh ini, Kejaksaan belum menemukan adanya unsur keterlibatan pidana dari Hendri Antoro.

Sanksi yang dijatuhkan kepadanya murni bersifat administratif karena kelalaiannya sebagai atasan. Namun, nasib kariernya sebagai jaksa kini berada di ujung tanduk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Robot Trading Fahrenheit: Usai Kajari Jakbar Dicopot, Kejagung Buka Peluang Pemecatan

Skandal Robot Trading Fahrenheit: Usai Kajari Jakbar Dicopot, Kejagung Buka Peluang Pemecatan

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 21:05 WIB

Skandal Barbuk Robot Trading, Kajari Jakbar Dicopot Usai Diduga Kecipratan Rp500 Juta!

Skandal Barbuk Robot Trading, Kajari Jakbar Dicopot Usai Diduga Kecipratan Rp500 Juta!

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 16:16 WIB

Diduga Tilap Rp500 Juta dari Barbuk Kasus Robot Trading Fahrenheit, Kejagung Copot Kajari Jakbar

Diduga Tilap Rp500 Juta dari Barbuk Kasus Robot Trading Fahrenheit, Kejagung Copot Kajari Jakbar

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 18:14 WIB

Terkini

Cak Imin Geram Ikut Disadap Listyo: Kurang Ajar Betul!

Cak Imin Geram Ikut Disadap Listyo: Kurang Ajar Betul!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:55 WIB

Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR

Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:54 WIB

Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya

Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 11:53 WIB

Hutan Dibabat Demi Biomassa: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan dari Krisis Iklim?

Hutan Dibabat Demi Biomassa: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan dari Krisis Iklim?

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:52 WIB

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 11:47 WIB

Persib Bandung Ukir Prestasi di Asia, Ferry Paulus Acungi Jempol

Persib Bandung Ukir Prestasi di Asia, Ferry Paulus Acungi Jempol

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 11:45 WIB

7 E-Reader Terbaik untuk Mencegah Mata Lelah, Andalan Pencinta Buku

7 E-Reader Terbaik untuk Mencegah Mata Lelah, Andalan Pencinta Buku

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:43 WIB

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:40 WIB

Mako Brimob dan Jejak Jenderal yang Ditahan: Dulu Ferdy Sambo, Kini Listyo Sigit

Mako Brimob dan Jejak Jenderal yang Ditahan: Dulu Ferdy Sambo, Kini Listyo Sigit

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:37 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:36 WIB

×