Prabowo Ingatkan Anak Muda: Kuasai Ekonomi Sebelum Jadi Pemimpin Politik

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:34 WIB
Prabowo Ingatkan Anak Muda: Kuasai Ekonomi Sebelum Jadi Pemimpin Politik
Presiden Prabowo Subianto saat bersama Chairman and Editor in Chief Forbes, Malcolm Stevenson Jr atau Steve Forbes di acara Forbes Global CEO Conference 2025. [Ist]
  • Prabowo: Pemimpin politik wajib pahami bisnis dan ekonomi.
  • Banyak politisi enggan hadapi data dan realitas ekonomi.
  • Prabowo kutip Bill Clinton soal pentingnya literasi ekonomi.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pemahaman tentang bisnis dan ekonomi bagi siapa pun yang ingin menjadi pemimpin politik di masa depan.

Pesan ini disampaikannya dalam Forbes Global CEO Conference 2025, saat berdialog bersama Chairman and Editor in Chief Forbes, Malcolm Stevenson Jr atau Steve Forbes.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyoroti kesenjangan antara pelaku ekonomi dan pelaku politik yang menurutnya masih terjadi di banyak negara, termasuk Indonesia.

Ia menilai sebagian pemimpin politik cenderung enggan mengerjakan pekerjaan rumahnya, terutama dalam memahami dinamika ekonomi nasional dan global.

"Para pemimpin politik, banyak pemimpin politik yang saya pikir tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah mereka. Banyak pemimpin politik mungkin takut pada angka, atau takut pada bisnis," kata Prabowo di St Regis, Rabu (15/10/2025).

Prabowo menegaskan bahwa seorang pemimpin politik modern harus mampu memahami mekanisme ekonomi dan bisnis untuk dapat mengambil keputusan publik yang efektif dan rasional.

Tanpa pemahaman tersebut, katanya, kebijakan politik akan kehilangan arah dalam menjawab tantangan kesejahteraan rakyat.

"Jadi saya pikir, sekarang siapa, semua pemimpin muda Indonesia yang ingin menjadi pemimpin politik, Anda harus memahami bisnis dan ekonomi," sambungnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengutip pesan mantan Presiden Amerika Serikat ke-42, Bill Clinton, mengenai pentingnya kemampuan ekonomi bagi pemimpin publik.

"Kalau kamu tidak mengerti ekonomi kamu bisa dibodohi oleh ekonom, jadi kamu jangan pernah terintimidasi oleh yang disebut ahli. Saya berbicara kepada anak muda saya," kata Prabowo.

Pesan tersebut mencerminkan visi kepemimpinan Prabowo yang menempatkan kapasitas intelektual dan literasi ekonomi sebagai fondasi penting bagi generasi muda yang kelak akan memimpin Indonesia.

Ia ingin memastikan bahwa para calon pemimpin masa depan tidak hanya memiliki idealisme politik, tetapi juga kompetensi teknokratik dan keberanian menghadapi realitas ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: 83,5% Publik Puas Kinerja Prabowo, Program Energi Bahlil Bikin Hemat Triliunan

Survei: 83,5% Publik Puas Kinerja Prabowo, Program Energi Bahlil Bikin Hemat Triliunan

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 21:47 WIB

Baru Sebulan Menjabat, Purbaya Jadi Menteri Paling Bersinar di Kabinet Prabowo-Gibran

Baru Sebulan Menjabat, Purbaya Jadi Menteri Paling Bersinar di Kabinet Prabowo-Gibran

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:20 WIB

Survei Index Politica: Dapat Nilai 'A', Publik Puas dengan Kinerja Setahun Presiden Prabowo

Survei Index Politica: Dapat Nilai 'A', Publik Puas dengan Kinerja Setahun Presiden Prabowo

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 19:50 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB