DPR Bela Keputusan PSSI Pecat Kluivert: Ini Soal Harga Diri Bangsa!

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 08:21 WIB
DPR Bela Keputusan PSSI Pecat Kluivert: Ini Soal Harga Diri Bangsa!
Anggota Komisi X DPR RI fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad. (tangkapan layar/Bagaskara)
baca 10 detik
    • Pemecatan Patrick Kluivert dari kursi pelatih Timnas Indonesia dianggap wajar oleh DPR karena performa tim tidak menunjukkan peningkatan signifikan.
    • Habib Syarief Muhammad menekankan keputusan ini didorong aspirasi kuat masyarakat serta kebutuhan menjaga harga diri bangsa.
    • Meskipun Kluivert memiliki kedekatan dengan pemain, keterbatasan waktu latihan dan hasil yang belum sesuai target menjadi faktor utama keputusan penggantian.

Suara.com - Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad, menyatakan bahwa pemecatan Patrick Kluivert dari kursi kepelatihan Tim Nasional Indonesia pasca-kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 merupakan sebuah kewajaran dan respons terhadap keinginan mayoritas masyarakat.

Menurut Habib, performa Timnas di bawah asuhan Kluivert tidak menunjukkan peningkatan signifikan.

"Sebuah kewajaran apabila Patrick diharapkan dari kebanyakan masyarakat untuk diganti. Karena kita melihat grafiknya tidak ada penaikan, bukan hanya di acara final, waktu lawan China, waktu lawan itu, beberapa kali sama sekali tidak menunjukkan grafik yang naik," ujar Habib di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (17/10/2025).

Ia membandingkan dengan era pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong, yang dinilainya berhasil menunjukkan grafik kemajuan yang jelas.

Meski mengakui bahwa Kluivert memiliki kedekatan (chemistry) yang lebih baik dengan para pemain, ia menyoroti beberapa kelemahan Kluivert sebagai pelatih. 

"Nampaknya kalau menurut saya, beliau belum memiliki yang pertama, model memberi motivasi kepada pemain yang bagus. Kemudian yang kedua, dia gagal menghadirkan sebuah pola permainan bagaimana melawan kesebelasan-kesebelasan Asia," jelasnya.

Namun, ia juga memberikan catatan bahwa Kluivert tidak sepenuhnya patut disalahkan, mengingat waktu yang sangat terbatas untuk berkumpul dan berlatih bersama para pemain. 

"Waktu untuk berkumpul, waktu untuk latihan bersama antara Kluivert dengan para pemain itu sangat ini sekali," imbuhnya.

Terlepas dari faktor-faktor tersebut, Syarief menegaskan bahwa keputusan untuk mengganti Kluivert didasari oleh aspirasi kuat masyarakat. 

baca juga

"Saya walaupun bagaimana tidak bisa melawan arus bagaimana besarnya keinginan masyarakat untuk mengganti Kluivert. Karena ini bukan-bukan persoalan pribadinya, tetapi ini menyangkut persoalan harga diri bangsa," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa dukungan dan modal yang besar telah dikeluarkan, namun hasilnya tidak sesuai dengan program yang diharapkan. 

"Modal sudah banyak dikeluarkan, tetapi tidak sesuai hasilnya dengan apa yang diprogramkan. Kita Komisi 10 sudah sangat mendukung, tetapi tentu saja kita sangat kecewa dengan hasil ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilabeli Pelatih Terbaik, Kluivert Bahkan Dipecat Lebih Cepat daripada Simon McMenemy!

Dilabeli Pelatih Terbaik, Kluivert Bahkan Dipecat Lebih Cepat daripada Simon McMenemy!

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 08:09 WIB

Pemecatan Patrick Kluivert dan Sikap Tak Adil PSSI yang Semakin Terlihat Nyata

Pemecatan Patrick Kluivert dan Sikap Tak Adil PSSI yang Semakin Terlihat Nyata

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 07:50 WIB

Dulu Terlilit Utang Judi, Kini Patrick Kluivert Bisa Dapat Pesangon Rp33,8 Miliar dari PSSI

Dulu Terlilit Utang Judi, Kini Patrick Kluivert Bisa Dapat Pesangon Rp33,8 Miliar dari PSSI

Bola | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 07:28 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×