Ironi MBG, Program Andalan yang Tidak Puaskan Publik dalam Survei Kinerja Setahun Prabowo-Gibran

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 19:30 WIB
Ironi MBG, Program Andalan yang Tidak Puaskan Publik dalam Survei Kinerja Setahun Prabowo-Gibran
Ilustrasi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat. Program andalan [ANTARA/Abdan Syakura]
  • Program Makan Bergizi Gratis dapat skor terendah di survei.

  • Penyebabnya: kasus keracunan dan perbandingan dengan negara maju.

  • Meski begitu, program ini dasarnya dinilai tetap baik.

Suara.com - Program andalan Pemerintahan Prabowo-Gibran, makan bergizi gratis (MBG) mendapat skor kepuasan terrendah di mata public berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Riset Indostrategi.

Riset tersebut dilakukan terkait kepuasan publik terhadap kinerja satu tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Program Makan Bergizi Gratis mendapatkan skor sedang sebanyak 2,68," kata Direktur Riset IndoStrategi Ali Noer Zaman dalam paparan hasil risetnya di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025).

Menurutnya, skor rendah terhadap program unggulan Pemerintahan Prabowo tersebut tak terlepas dari pengaruh informasi soal kasus keracunan massal siswa akibat MBG di sejumlah daerah.

Sementara, publik juga kerap membandingkan pelaksanaan program tersebut dengan program serupa di negara-negara maju.

“Penilaian tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh masifnya pemberitaan keracunan makanan di beberapa sekolah, dan upaya membandingkan program MBG di Indonesia dengan program makan bergizi di negara-negara maju,” ungkapnya.

Ali menilai bahwa masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap hasil program MBG pada tahap awal. Meski begitu, ia menyampaikan bahwa MBG tetap dinilai sejumlah responden sebagai program yang baik.

“Program Makan Bergizi Gratis pada dasarnya merupakan program yang baik untuk meningkatkan kualitas gizi makanan bagi anak Indonesia dan sangat membantu keluarga miskin dan tidak mampu,” katanya.

Lebih lanjut, Ali menyinggung program serupa di sejumlah negara maju seperti Jepang dan Perancis.

Terlebih saat pandemi Covid 19 menerpa, pemerintah Perancis tidak menghentikan program makan bergizi gratis karena khawatir hal itu akan berdampak pada kualitas generasi muda.

Untuk itu, menurutnya, hal yang perlu diperhatikan pemerintah ke depan adalah perbaikan tata kelola program, termasuk pelibatan sekolah dan masyarakat dalam penyediaan makanan.

“Yang perlu diperbaiki adalah tata kelola, seperti melibatkan peran aktif sekolah dalam mempersiapkan makanan dan kontribusi masyarakat untuk mengurangi beban berat anggaran yang harus ditanggung oleh APBN,” katanya.

Sementara itu, dalam riset ini program Pemeriksaan Kesehatan Gratis mendapatkan skor tertinggi, yakni 3,42, disusul Sekolah Rakyat dengan skor 3,13 dan Sekolah Unggul Garuda dengan 3,00.

Aksi Suara Ibu Indonesia menggelar aksi unjuk rasa menolak program MBG. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Aksi Suara Ibu Indonesia menggelar aksi unjuk rasa menolak program MBG. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Berikut daftar penilaian program unggulan Prabowo-Gibran:

  1. Pemeriksaan Kesehatan Gratis: 3,42
  2. Sekolah Rakyat: 3,13
  3. Sekolah Unggul Garuda: 3,00
  4. Lumbung Pangan Nasional (Food Estate): 2,94
  5. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel): 2,77
  6. 3 Juta Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR): 2,69
  7. Makan Bergizi Gratis (MBG) 2,68

IndoStrategi diketahui melakukan riset pada periode awal September hingga 13 Oktober 2025 dengan menggunakan metode purposive sampling.

Total terdapat 424 responden dari 34 provinsi yang dipilih berdasarkan kriteria pendidikan minimal strata satu (S1) dan memiliki pekerjaan tetap seperti guru, dosen, aktivis, karyawan, hingga pengusaha.

Selain wawancara langsung, riset ini juga melibatkan analisis terhadap sumber berita daring dan luring, dokumen resmi pemerintah, serta pandangan para pengamat dan akademisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuki Setahun Prabowo-Gibran, Survei IndoStrategi Ungkap Kinerja 'Sedang' dengan Skor 3,07

Masuki Setahun Prabowo-Gibran, Survei IndoStrategi Ungkap Kinerja 'Sedang' dengan Skor 3,07

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 17:47 WIB

Kementerian ESDM Dapat Skor Kinerja Paling Rendah di 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kementerian ESDM Dapat Skor Kinerja Paling Rendah di 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 16:48 WIB

Survei Satu Tahun Prabowo-Gibran: Kemdikdasmen di Peringkat Teratas, Tapi Nilainya Tidak Istimewa

Survei Satu Tahun Prabowo-Gibran: Kemdikdasmen di Peringkat Teratas, Tapi Nilainya Tidak Istimewa

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 16:48 WIB

Terkini

Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?

Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:46 WIB

Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan

Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:32 WIB

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:25 WIB

Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan

Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:22 WIB

Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis

Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:11 WIB

'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs

'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:09 WIB

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:56 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB