- Presiden Prabowo Subianto menggelar syukuran ulang tahun ke-74.
- Perayaan sederhana ini dihadiri oleh keluarga dan lingkaran inti.
- Momen hangat Prabowo bersama putranya menjadi sorotan utama.
Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto merayakan hari ulang tahunnya secara sederhana di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025). Acara itu dihadiri oleh lingkaran dekatnya seperti Titiek Soeharto, Raffi Ahmad, hingga Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Berbeda dari bayangan perayaan megah, syukuran ulang tahun orang nomor satu di Indonesia ini digelar secara sederhana dan penuh kekeluargaan.
Momen spesial ini pertama kali terungkap ke publik melalui unggahan Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Dasco, di akun Instagram pribadinya.
Dalam serangkaian enam foto yang dibagikan, terlihat jelas nuansa keakraban yang terjalin.
Foto-foto awal menunjukkan Presiden Prabowo, bersama para tamu, tengah menundukkan kepala, memanjatkan doa bersama dengan khusyuk sebagai tanda syukur atas usia baru yang dicapai.
Atmosfer perayaan yang jauh dari kesan formal ini ditegaskan oleh daftar tamu yang hadir.
Mereka adalah sosok-sosok yang telah lama berada di pusaran perjalanan politik dan pribadi Prabowo Subianto.
![Perayaan ulang tahun ke-74 Presiden RI Prabowo Subianto dirayakan sederhana di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025). [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2025/10/17/86324-perayaan-hut-ke-74-presiden-prabowo-subianto.jpg)
Dihadiri Lingkaran Inti, dari Kabinet hingga Keluarga
Kehadiran Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menunjukkan soliditas kepemimpinan nasional.
Selain itu, jajaran elite politik dan pemerintahan yang merupakan orang kepercayaan Presiden turut hadir memberikan ucapan selamat secara langsung.
Di antara mereka tampak Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta sejumlah menteri kabinet seperti Menteri Investasi Rosan Roeslani dan Menkomdigi Meutya Hafid.
Dari sisi keamanan dan intelijen, hadir Kepala BIN Jenderal TNI (Purn.) Herindra.
Tak ketinggalan, para pejabat kunci Istana seperti Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Teddy Indra Wijaya juga berada di lokasi.
Kehadiran Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, turut menambah warna dalam acara syukuran tersebut.
Namun, yang paling mencuri perhatian publik adalah kehadiran keluarga inti. Putra semata wayang Prabowo, Ragowo Hediprasetyo atau yang akrab disapa Didit, terlihat mendampingi sang ayah.
Momen paling hangat terekam saat Didit memberikan potongan tumpeng pertama kepada Prabowo, sebuah simbol bakti dan doa dari seorang anak kepada orang tuanya.
Kehadiran Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, dalam satu bingkai acara yang sama juga menjadi sorotan yang sarat akan makna kebersamaan.
![Perayaan ulang tahun ke-74 Presiden RI Prabowo Subianto dirayakan sederhana di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025). [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2025/10/17/75318-perayaan-hut-ke-74-presiden-prabowo-subianto-di-istana.jpg)
Doa dan Kesederhanaan sebagai Pesan Utama
Para sahabat yang hadir tak lupa memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi Presiden Prabowo.
Dasco, dalam keterangan unggahannya, mengungkapkan rasa bangganya bisa terus mendampingi perjuangan sang presiden.
"Menghadiri syukuran ulang tahun Presiden Prabowo ke-74 tahun. Dengan penuh rasa bangga dan suka cita, kami selalu bersamamu dalam berjuang mewujudkan Indonesia adil, makmur ke depan," kata Dasco.
Pesan mengenai kesederhanaan acara ini juga dikonfirmasi langsung oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. Saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Muzani menjelaskan bahwa tidak ada perayaan besar-besaran.
Fokus utamanya adalah rasa syukur atas kesehatan dan kekuatan yang masih dimiliki Presiden Prabowo.
"Ya tadi kami bertemu dengan Bapak Presiden, kami menyampaikan ucapan selamat ulang tahun dan menyampaikan rasa bahagia dan syukur kami semua atas keberkahan ulang tahun beliau, yang sampai sekarang beliau tetap sehat, kuat dan kita semua berdoa beliau panjang umur dalam usia yang ke-74 ini," kata Muzani.
Ia menegaskan bahwa esensi dari pertemuan hari ini adalah kebersamaan yang intim.
"Tidak ada selebrasi, tapi lebih merupakan kekeluargaan, kesederhanaan," sambungnya.