Harapan Masyarakat Prasejahtera Kini Menyala, PLN dan Pemkab Bantul Hadirkan Akses Listrik

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 20 Oktober 2025 | 11:45 WIB
Harapan Masyarakat Prasejahtera Kini Menyala, PLN dan Pemkab Bantul Hadirkan Akses Listrik
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa walaupun pasokan dan infrastruktur listrik telah tersedia, terdapat keterbatasan kemampuan ekonomi bagi masyarakat prasejahtera untuk melakukan penyambungan. Melalui program ini, PLN hadir menjembatani jarak antara ketersediaan dan kemampuan agar seluruh masyarakat dapat menikmati listrik (Dok: PLN)

Suara.com - Masyarakat prasejahtera di Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul kini bisa menikmati terang di rumahnya sendiri setelah sekian lama hidup dalam kegelapan. Melalui program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”, PLN bersama Pemerintah Kabupaten Bantul menyalurkan bantuan penyambungan gratis listrik bagi masyarakat prasejahtera.

Salah satu penerima manfaat, Partinah (72) masih mengingat betul bagaimana malam-malam di rumahnya dulu hanya diterangi cahaya kecil dari lampu pelita. Ia menuturkan, selama bertahun-tahun keluarganya hidup dalam gelap karena belum memiliki sambungan listrik.

"Ketika malam hari (sebelum ada listrik), kami hanya menggunakan lampu pelita. Tidak ada listrik jadi di rumah gelap," ujar Partinah.

Bagi Partinah, hadirnya listrik tak hanya membawa terang, tetapi juga rasa aman dan kenyamanan baru di rumahnya. Kini ia bisa beraktivitas dan beristirahat tanpa khawatir kegelapan menyelimuti.

"Terima kasih banyak sudah dibantu pasang listrik oleh Pemerintah, PLN. Semoga berkah dunia akhirat," ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Cerita serupa datang dari Sri Sarwati (52), masyarakat lain yang kini memiliki sambungan listrik sendiri. Sebelum bantuan datang, ia harus menumpang listrik dari rumah milik orang tuanya. Setiap kali ingin menyalakan banyak peralatan, kekhawatiran akan beban berlebih selalu menghantui.

"Sebelumnya, kalau mau pakai (listrik) yang banyak, nanti takut njegleg gitu," ujarnya.

Bagi Sarwati, sambungan baru ini membuat hidup jauh lebih mudah. Ia kini bisa menggunakan peralatan rumah tangga dengan leluasa, bahkan mendukung usaha angkringan yang dijalankannya di rumah.

"Terima kasih sudah meringankan biaya pemasangan listrik. Semoga menjadi amal baik untuk Pemerintah dan PLN," ungkapnya.

Program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” digelar dalam menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 dan menjadi wujud kepedulian PLN terhadap masyarakat prasejahtera di berbagai daerah. Bantul menjadi lokasi pembuka rangkaian program yang akan menyasar lebih dari 8.000 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia ini.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menilai hadirnya listrik menjadi bentuk nyata perhatian PLN terhadap masyarakat yang selama ini belum menikmati akses energi. Ia menyebut, kehadiran listrik membawa dampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat.

“Telah dipasang listrik gratis untuk rumah-rumah masyarakat (prasejahtera), di antaranya rumah Ibu Partinah. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul menyampaikan terima kasih kepada PLN yang melaksanakan kegiatan ini,” ujar Abdul Halim.

Lebih jauh, Abdul Halim menjelaskan bahwa keberadaan listrik juga mendorong produktivitas di sektor pertanian. Melalui elektrifikasi, petani dapat menghemat biaya operasional dan meningkatkan efisiensi produksi.

“Alhamdulillah (PLN) Unit Layanan Kabupaten Bantul melakukan elektrifikasi di lahan pertanian, sehingga biaya pertanian, biaya produksi bisa diturunkan,” tambahnya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa bantuan sambungan listrik ini merupakan bagian dari upaya PLN mewujudkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Targetkan Zero Case Kontaminasi Pangan, 30 Ribu Penjamah Makanan Dibekali Pelatihan Serentak!

BGN Targetkan Zero Case Kontaminasi Pangan, 30 Ribu Penjamah Makanan Dibekali Pelatihan Serentak!

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 11:33 WIB

Sambut HLN Ke-80, PLN Berbagi Terang Untuk Masyarakat di Berbagai Daerah

Sambut HLN Ke-80, PLN Berbagi Terang Untuk Masyarakat di Berbagai Daerah

News | Minggu, 19 Oktober 2025 | 21:52 WIB

Merdeka dari Kegelapan, Cerita Warga Musi Banyuasin Akhirnya Nikmati Terang Lewat BPBL

Merdeka dari Kegelapan, Cerita Warga Musi Banyuasin Akhirnya Nikmati Terang Lewat BPBL

Bisnis | Minggu, 19 Oktober 2025 | 16:33 WIB

Pasokan Listrik 80 MVA dari PLN Perkuat Operasional Pabrik Baja di Banten

Pasokan Listrik 80 MVA dari PLN Perkuat Operasional Pabrik Baja di Banten

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 12:49 WIB

Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang pada 2025, Negara Hadir untuk Pastikan Keadilan Energi

Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang pada 2025, Negara Hadir untuk Pastikan Keadilan Energi

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 17:46 WIB

PLN Siap Jadi Motor Dekarbonisasi, Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Posisi RI di Paris Agreement

PLN Siap Jadi Motor Dekarbonisasi, Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Posisi RI di Paris Agreement

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:46 WIB

Terkini

Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!

Kado HUT Jakarta: Jembatan Cincin Mulai Dibangun, Tiang Monorel Mangkrak Resmi Hilang!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20 WIB

Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:00 WIB

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB