Jangan Zalim! Jaksa dan Polisi Disentil Prabowo, Ingatkan Kasus Anak SD Ditangkap karena Curi Ayam

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 20 Oktober 2025 | 14:12 WIB
Jangan Zalim! Jaksa dan Polisi Disentil Prabowo, Ingatkan Kasus Anak SD Ditangkap karena Curi Ayam
Presiden Prabowo Subianto teagskan kepada aparat penegak hukum untuk selalu menegakan keadilan dan berpihak kepada yang lemah. Hal tersebut disampaikan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (20/10/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU]
  • Presiden Prabowo peringatkan aparat: jangan 'tumpul ke atas, tajam ke bawah'.

  • Ia soroti kasus aneh seperti anak SD pencuri ayam.

  • Aparat harus punya hati, bela rakyat kecil, bukan menzalimi.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan aparat penegak hukum untuk memiliki hati dalam menegakan keadilan agar tidak tumpul ke atas, tapi tajam ke bawah dalam praktiknya.

Pernyataan keras tersebut disampaikan Prabowo, seraya teringat sejumlah kasus yang tidak masuk akal sampai menyeret rakyat ke ranah hukum.

"Saya ingat beberapa saat yang lalu. Saya ingat benar, ada anak SD, anak di bawah umur ditangkap karena mencuri ayam. Saya ingat benar itu. Ini tidak masuk di akal," kata Prabowo saat menyaksikan penyerahaan uang pengganti kerugian negara di Kejagung, Jakarta, Senin (20/10/2025).

"Hakim, jaksa ada apa ngejar, iya kan? Anda pasti ingat peristiwa itu," sambung Prabowo bertanya kepada hakim dan jaksa.

Kasus lain yang membuat Prabowo bertanya-tanya kepada para penegak hukum, yakni ibu yang disangkakan mencuri pohon.

"Ada lagi ibu-ibu ditangkap mencuri pohon. Mungkin ingat juga peristiwa itu, ya," kata Prabowo.

Tak hanya itu, Prabowo juga mempertanyakan alasan aparat penegak hukum terus mengusut kasus-kasus seperti tersebut.

Ia mengingatkan seharusnya aparat penegak hukum memiliki hati dan tidak zalim kepada rakyat kecil.

"Ada apa? Penegak hukum harus punya hati, hanya punya hati. Jangan istilahnya apa? Tumpul ke atas, tajam ke bawah. Itu zalim, itu angkara murka, jahat. Orang kecil, orang lemah harus dibela, harus dibantu," kata Prabowo

Sebaliknya, menurut Prabowo, seharusnya aparat penegak hukum menggunakan hati dan sisi kemanusiaan untuk membantu rakyat kecil.

"Kalau perlu si hakim, si jaksa atau si polisi pakai uangnya sendiri ganti ayamnya, anaknya dibantu," kata Prabowo.

Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya melakukan hal serupa dengan memberikan bantuan berupa beasiswa.

"Anak itu, saya ingat, saya panggil ke Hambalang, saya kasih beasiswa. Hal-hal semacam ini, saya percaya sudah tidak terjadi lagi, saya berharap," kata Prabowo.

Prabowo menekankan agar aparat penegak hukum jangan mengulangi hal serupa. Ia beujar melalui teknologi, rakyat bisa menyampaikan laporan langsung kepad presiden.

"Tapi ingat, rakyat kita ini sekarang pandai dan sekarang ada teknologi. Kalau ada apa-apa, mereka punya gadget. Yang repot, laporannya selalu ke langsung ke presiden, itu yang capek. 'Pak Prabowo, begini,' waduh. Saya harus bereaksi karena itu rakyat kita, rakyat saya, saya harus membela mereka. Saudara-saudara harus bantu saya menegakkan kebenaran, membela, membela yang lemah," tutur Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejagung dan Polisi Kena Ulti Presiden Prabowo: Jangan Kriminalisasi Sesuatu yang Tidak Ada

Kejagung dan Polisi Kena Ulti Presiden Prabowo: Jangan Kriminalisasi Sesuatu yang Tidak Ada

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 13:31 WIB

Disaksikan Prabowo, Kejagung Pamer Uang Sitaan Rp 13 Triliun Kasus CPO

Disaksikan Prabowo, Kejagung Pamer Uang Sitaan Rp 13 Triliun Kasus CPO

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 12:48 WIB

Saksikan Penyerahan Rp13,2 Trilun, Prabowo dan Jaksa Agung Bincang di Hadapan Tumpukan Uang 2 Meter

Saksikan Penyerahan Rp13,2 Trilun, Prabowo dan Jaksa Agung Bincang di Hadapan Tumpukan Uang 2 Meter

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB