Prabowo Soroti Siswa Nulis Kecil demi Hemat Kertas, Minta Ada Buku Gratis dan Pelajaran Menulis!

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Senin, 20 Oktober 2025 | 21:16 WIB
Prabowo Soroti Siswa Nulis Kecil demi Hemat Kertas, Minta Ada Buku Gratis dan Pelajaran Menulis!
Prabowo Subianto. (Dok. KSP)
  • Presiden Prabowo Subianto meminta Mendikdasmen Abdul Mu'ti meninjau kembali pelajaran menulis tangan di sekolah agar siswa terbiasa menulis dengan baik dan jelas.
  • Ia menekankan pentingnya menulis dengan huruf besar supaya tulisan mudah dibaca dan mencegah anak-anak cepat mengalami gangguan penglihatan.
  • Prabowo juga meminta Menteri Keuangan menyiapkan anggaran pembagian buku tulis gratis karena banyak siswa menulis kecil untuk menghemat kertas.
 
 

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, meninjau kembali untuk memberikan pelajaran menulis untuk siswa di sekolah.

Prabowo ingin siswa-siswi memiliki kemampuan menulis yang baik. Menurutnya, siswa di sekolah tidak perlu menulis kecil-kecil, melainkan harus besar.

"Saya minta ditinjau kembali Mendikdasmen. Saya kira perlu kembali ada pelajaran menulis, menulis dengan baik, menulis halus, tapi sebetulnya tulisannya harus besar," kata Prabowo dalam arahannya di Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025)

Tujuan dari menulis tulisan tangan lebih besar adalah agar tulisan para siswa dapat mudah dibaca, terutama oleh mereka sendiri.

"Yang besar-besar tulisannya, anak-anak harus dididik nulis besar, saya khawatir kalau dia nulisnya sangat kecil, ujungnya dia harus pakai kacamata semua. Ini masalah kecil, tapi mendasar dan saya tergerak," ujar Prabowo.

Sementara itu, kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Prabowo meminta ada anggaran untuk memberikan buku tulis secara gratis untuk siswa-siswi sekolah.

"Menteri keuangan, kalau perlu menteri keuangan kalau perlu kita bagi buku-buku sekolah," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, belakangan ada alasan mengapa siswa menulis kecil-kecil, yakni karena untuk mengirit halaman di buku tulis.

"Saya juga perhatikan waktu saya keliling, saya cek anak-anak kita mungkin karena kurang biaya dia menghemat kertas, dia menulis tulisannya sangat kecil," ujar Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Prabowo: Kita Akan Punya Mobil Buatan Indonesia 3 Tahun Lagi

Presiden Prabowo: Kita Akan Punya Mobil Buatan Indonesia 3 Tahun Lagi

Otomotif | Senin, 20 Oktober 2025 | 20:41 WIB

IHSG Tembus Rekor 8.000, Presiden Prabowo: Ini di Luar Dugaan

IHSG Tembus Rekor 8.000, Presiden Prabowo: Ini di Luar Dugaan

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 20:34 WIB

Prabowo Alihkan Dana Korupsi Rp 13,2 T untuk Beasiswa LPDP dan 'Berburu' Anak Jenius

Prabowo Alihkan Dana Korupsi Rp 13,2 T untuk Beasiswa LPDP dan 'Berburu' Anak Jenius

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 20:06 WIB

Terkini

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:51 WIB

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:09 WIB

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:05 WIB

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:06 WIB

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB