Pemerintah Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Lapas, Ribuan Petugas Dimutasi ke Nusakambangan

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 20 Oktober 2025 | 21:28 WIB
Pemerintah Tindak Tegas Jaringan Narkoba di Lapas, Ribuan Petugas Dimutasi ke Nusakambangan
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra. [Suara.com/Novian]
  • Yusril Ihza Mahendra memastikan telah ada penindakan tegas terhadap semua pihak yang terlibat dalam peredaran narkoba di Lapas dan Rutan.
  • Petugas yang terlibat kasus peradaran narkoba di Lapas dan Rutan telah dijatuhi sanksi pemberhentian hingga penurunan pangkat.
  • Yusril mengakui bahwa narkotika merupakan permasalahan paling serius di lapas.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, memastikan telah ada penindakan tegas terhadap semua pihak yang terlibat dalam peredaran narkoba di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan), baik narapidana maupun petugas.

"Ya, sudah ditindak itu," ujar Yusril di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/10/2025).

Yusril merinci, sanksi bagi petugas yang terlibat mencakup pemberhentian hingga penurunan pangkat. Lebih dari seribu petugas yang terindikasi kurang disiplin juga telah dimutasi ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, untuk menjalani pendidikan dan penguatan disiplin.

"Petugas yang terlibat ditindak, ada yang diberhentikan, ada yang diturunkan pangkatnya. Dan yang kurang disiplin, lebih dari seribu orang, sekarang dibawa ke Nusakambangan untuk dididik memperkuat disiplin mereka sebagai petugas pemasyarakatan," jelas Yusril.

Mengenai detail sanksi yang dijatuhkan, Yusril menyatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

"Ada yang diberhentikan juga. Detailnya nanti ditanyakan Pak Agus," tambahnya.

Yusril mengakui bahwa narkotika merupakan permasalahan paling serius di lapas.

"Masalah yang paling serius di LP itu kan masalah narkotika ya, itu memang masalah yang berat," katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya revisi Undang-Undang Narkotika untuk membedakan perlakuan antara pengedar dan pemakai. Harapannya, tidak semua pemakai harus dipenjara, sehingga dapat mengurangi jumlah narapidana.

Kasus Amar Zoni Ungkap Modus Peredaran Narkoba dari Rutan Salemba

Pernyataan Menteri Yusril ini mengemuka menyusul terbongkarnya kasus peredaran narkotika yang melibatkan pesinetron Amar Zoni (AZ). Amar Zoni kembali ditangkap, kali ini diduga mengedarkan sabu dan tembakau sintetis dari dalam Rutan Kelas I Salemba, Jakarta Pusat, tempat ia sedang menjalani hukuman atas kasus sebelumnya.

Kasie Pidum Kejari Jakarta Pusat, Fatah Chotib Uddin, menjelaskan bahwa Amar Zoni tidak beraksi sendirian. Ia dibantu oleh lima narapidana lainnya: A, AP, AM alias KA, ACM, dan MR.

"AZ yang adalah mantan artis/public figure diketahui terlibat peredaran narkotika dari dalam Rutan... berupa narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis," kata Fatah kepada wartawan, Kamis (9/10/2025).

Fatah memaparkan, modus operandi jaringan ini adalah memperoleh pasokan narkoba dari luar rutan melalui aplikasi pesan Zangi. Amar Zoni berperan sebagai penampung narkotika tersebut. Barang haram itu kemudian diserahkan secara berantai kepada tersangka lain (MR, AM, A, dan AP) untuk diedarkan di dalam rutan.

Kasus ini terungkap setelah petugas rutan mencurigai gerak-gerik para tersangka. Saat penggeledahan di kamar mereka, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu, tembakau sintetis, dan ekstasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Bongkar Pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan Tanpa Pemberitahuan, Dianggap Langgar SOP

Keluarga Bongkar Pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan Tanpa Pemberitahuan, Dianggap Langgar SOP

Entertainment | Minggu, 19 Oktober 2025 | 13:16 WIB

Bukan Main-Main! Ini 3 Alasan Nusakambangan, Penjara Ammar Zoni Dijuluki Alcatraz Versi Indonesia

Bukan Main-Main! Ini 3 Alasan Nusakambangan, Penjara Ammar Zoni Dijuluki Alcatraz Versi Indonesia

Entertainment | Minggu, 19 Oktober 2025 | 11:04 WIB

Apa Itu Lapas Super Maximum Security? Rumah Ammar Zoni di Nusakambangan

Apa Itu Lapas Super Maximum Security? Rumah Ammar Zoni di Nusakambangan

Lifestyle | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

News | Selasa, 28 April 2026 | 06:10 WIB

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:21 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:01 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

News | Senin, 27 April 2026 | 23:52 WIB

10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon

10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon

News | Senin, 27 April 2026 | 23:40 WIB

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2026 | 23:33 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:45 WIB

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB