Strategi Pemuda Mengubah Indonesia, Masuk Partai atau Pendidikan?

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:08 WIB
Strategi Pemuda Mengubah Indonesia, Masuk Partai atau Pendidikan?
Feri Irwandi hingga Ari Keriting diskusi soal peran pemuda dalam membawa perubahan di Indonesia. (YouTube Mahfud MD Official)
  • Ferry mengungkapkan percakapannya dengan Ari Keriting tentang ide untuk 500 anak muda masuk ke partai politik.
  • Pandangan skeptis muncul dari Mahfud, yang menyatakan orang masuk ke dalam sistem politik seringkali "menjadi koruptor baru".
  • Ferry sendiri mengakui bahwa dulu ia memiliki mimpi serupa untuk membuat partai politik baru.

Suara.com - Sebuah diskusi panas mengenai peran pemuda dalam membawa perubahan di Indonesia kembali mengemuka.

Dalam diskusi di kanal YouTube Mahfud MD Official, mantan Menteri Polhukam Mahfud MD mengundang anak-anak muda untuk mendiskusikan perubahan untuk Indonesia.

Ferry Irwandi, salah satu pembicaranya, mengungkapkan percakapannya dengan Ari Keriting tentang ide untuk 500 anak muda masuk ke partai politik.

"Bang Ari itu pernah nelepon gua, enggak apa-apa ya cerita Bang Ari itu pernah nelepon gua tiba-tiba enggak tahu beliau lagi sober atau tidak itu ya, gimana kita kalau 500 orang masuk satu partai politik katanya,” ucap Ferry, dikutip Selasa (21/10/2025).

Ide ini muncul dari rasa frustrasi terhadap situasi politik yang "kedap banget" dari luar. Namun, pandangan skeptis muncul dari Mahfud, yang menyatakan bahwa orang yang masuk ke dalam sistem politik seringkali "menjadi koruptor baru".

Ferry sendiri mengakui bahwa dulu ia memiliki mimpi serupa untuk membuat partai politik baru, namun kini ia menyadari adanya keterbatasan pribadi dan realitas yang berbeda.

Ia kini lebih condong pada perubahan dari luar.

"Mungkin bukan partai politik jalan terbaik yang bisa saya ambil sekarang," ucap Ferry.

Sebaliknya, ia melihat potensi besar pada generasi Z yang memiliki kapasitas luar biasa.

"Kita ini bukan anak muda lagi, Bang Ari,” katanya.

Ia memilih untuk fokus pada pendidikan, ia percaya bahwa pendidikan bisa membuat terdidiknya demokrasi yang ada di Indonesia.

"Semakin banyak yang terdidik semakin mudah demokrasi kita,” ujarnya.

Ini menimbulkan pertanyaan besar, apakah pemuda harus merangkul sistem atau mencari jalan disrupsi dari luar?

Reporter: Safelia Putri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Heran Disuruh KPK Lapor Dugaan Korupsi Whoosh: Aneh, Panggil Saja Saya

Mahfud MD Heran Disuruh KPK Lapor Dugaan Korupsi Whoosh: Aneh, Panggil Saja Saya

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 11:09 WIB

Prabowo Ingin Uang Sitaan Rp 13 Triliun Buat LPDP, Wamendikti Saintek Siap Gerak Cepat!

Prabowo Ingin Uang Sitaan Rp 13 Triliun Buat LPDP, Wamendikti Saintek Siap Gerak Cepat!

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 21:31 WIB

Prabowo Alihkan Dana Korupsi Rp 13,2 T untuk Beasiswa LPDP dan 'Berburu' Anak Jenius

Prabowo Alihkan Dana Korupsi Rp 13,2 T untuk Beasiswa LPDP dan 'Berburu' Anak Jenius

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 20:06 WIB

Mahfud MD Pertanyakan Kejanggalan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh

Mahfud MD Pertanyakan Kejanggalan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh

Video | Selasa, 21 Oktober 2025 | 06:00 WIB

Terkini

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:40 WIB

Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:32 WIB

Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:18 WIB

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:08 WIB

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:48 WIB

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:34 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:30 WIB

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:11 WIB

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:58 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB