Said Didu Bongkar 'Kebohongan' Jokowi Soal Freeport-Blok Rokan: Tak Pernah Negara Ambil Freeport!

Bangun Santoso

Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:00 WIB
Said Didu Bongkar 'Kebohongan' Jokowi Soal Freeport-Blok Rokan: Tak Pernah Negara Ambil Freeport!
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu di podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
baca 10 detik
  • Said Didu menuduh Presiden Jokowi berbohong kepada publik dengan mengklaim telah mengambil alih Freeport
  • Terkait Blok Rokan, Said Didu menyatakan kembalinya aset tersebut ke Indonesia adalah proses otomatis karena kontraknya habis, bukan prestasi pemerintah Jokowi
  • Ia juga mengklaim bahwa Pertamina "dipaksa" membeli hak kelola Blok Rokan melalui proses lelang dengan harga yang mahal

Suara.com - Panggung politik nasional kembali memanas setelah mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, secara terbuka melancarkan serangan tajam yang ditujukan langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Melalui pernyataan kerasnya, Said Didu bertekad untuk membongkar apa yang ia sebut sebagai "kebohongan" pemerintah terkait dua aset strategis negara, PT Freeport Indonesia dan Blok Rokan.

Pernyataannya yang provokatif ini pertama kali dilontarkan melalui akun media sosial X miliknya, yang dengan cepat menarik perhatian publik.

“Saatnya semua kebohongan Jokowi kita bongkar,” tulis Said Didu dalam unggahannya di X, Rabu (22/10/2025).

Tidak berhenti di situ, Said Didu mengelaborasi tudingannya dalam sebuah siniar di kanal YouTube Keadilan TV. Ia secara spesifik membantah narasi yang selama ini digaungkan oleh pemerintah, bahwa negara di bawah kepemimpinan Jokowi telah berhasil mengambil alih tambang emas terbesar di Papua itu.

“Dia selalu mengatakan, dia berhasil mengambil Freeport. Tidak pernah negara mengambil Freeport,” tegas Said Didu.

Menurutnya, fakta yang terjadi bukanlah pengambilalihan oleh negara, melainkan sebuah aksi korporasi murni yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia menjelaskan bahwa BUMN yang ditugaskan saat itu hanya membeli sebagian saham milik mitra Freeport, bukan merebut kendali penuh dari tangan asing secara cuma-cuma.

“BUMN membeli saham Rio Tinto yang ada di Freeport,” jelasnya.

Said Didu menilai, narasi pengambilalihan ini sengaja dibangun untuk memoles citra Presiden Jokowi agar terlihat hebat di mata publik.

baca juga

“Itulah hebatnya Jokowi berbohong,” sambung pria asal Pinrang, Sulawesi Selatan tersebut.

Kritik tajamnya tidak berhenti pada Freeport. Said Didu juga menyoroti klaim pemerintah terkait Blok Rokan, wilayah kerja minyak dan gas (migas) raksasa di Riau. Sama seperti Freeport, ia membantah keras narasi bahwa negara berhasil merebut kembali Blok Rokan berkat upaya Jokowi.

“Dia selalu menyatakan bahwa dia berhasil mengambil Blok Rokan. Tidak pernah negara mengambil blok Rokan,” ucapnya.

Said Didu memaparkan bahwa kembalinya Blok Rokan ke pangkuan Indonesia adalah sebuah keniscayaan hukum yang tidak bisa dihindari. Hal itu terjadi karena kontrak pengelolaan dengan operator sebelumnya, Chevron, memang telah berakhir.

“Blok Rokan itu habis masa kontraknya, sesuai Undang-Undang,” ujarnya.

Saking yakinnya bahwa proses itu berjalan otomatis, ia melontarkan kalimat satire yang sangat menohok. Menurutnya, siapa pun presidennya, Blok Rokan pasti akan kembali ke Indonesia sesuai amanat regulasi.

“Dan monyet pun presidennya kembali. Jangankan Joko Widodo, monyet pun,” ucapnya.

Ia menambahkan, proses transisi pengelolaan ke Pertamina pun tidak berjalan mulus. Said Didu mengklaim BUMN perminyakan itu "dipaksa" untuk mengikuti lelang dengan harga yang tidak murah.

“Nah. Dan saat itu sama sekali bukan negara mengambil. Itu Pertamina dipaksa membeli lewat lelang,” imbuhnya.

“Lewat lelang dengan harga yang mahal. Nah, terus dikatakan negara mengambil. Tidak," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kader PSI Berharap Bapak J Adalah Jokowi, Tapi Menkum Bocorkan Inisial JE

Kader PSI Berharap Bapak J Adalah Jokowi, Tapi Menkum Bocorkan Inisial JE

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:19 WIB

Menkum Spill Tipis-tipis Nama Ketua Dewan Pembina PSI: Habis Huruf J Huruf E

Menkum Spill Tipis-tipis Nama Ketua Dewan Pembina PSI: Habis Huruf J Huruf E

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:46 WIB

Ingat Lagi Momen Jokowi Dikomplain Tak Bisa Jaga Raisa sebagai Aset Negara

Ingat Lagi Momen Jokowi Dikomplain Tak Bisa Jaga Raisa sebagai Aset Negara

Entertainment | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:54 WIB

Said Didu Kuliti Borok Proyek Whoosh, Sarankan KPK Panggil Rini Soemarno hingga Budi Karya

Said Didu Kuliti Borok Proyek Whoosh, Sarankan KPK Panggil Rini Soemarno hingga Budi Karya

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:00 WIB

Eks Ketua KIP Jakarta Ungkap Borok Lama Ijazah Jokowi: Timses PDIP Ternyata Ragu Sejak Awal

Eks Ketua KIP Jakarta Ungkap Borok Lama Ijazah Jokowi: Timses PDIP Ternyata Ragu Sejak Awal

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 14:43 WIB

Geger Ijazah Jokowi: ANRI Tak Simpan Salinan Primer, Gugatan di KIP Ungkap Fakta Baru Mengejutkan

Geger Ijazah Jokowi: ANRI Tak Simpan Salinan Primer, Gugatan di KIP Ungkap Fakta Baru Mengejutkan

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:07 WIB

Sanae Takaichi Jadi PM Jepang Wanita Pertama: Disebut Mirip Jokowi, Slogan 'Kerja Kerja Kerja'

Sanae Takaichi Jadi PM Jepang Wanita Pertama: Disebut Mirip Jokowi, Slogan 'Kerja Kerja Kerja'

Tekno | Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:53 WIB

Terkini

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:36 WIB

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:31 WIB

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 10:29 WIB

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:28 WIB

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:26 WIB

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:25 WIB

Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa

Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 10:24 WIB

Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma

Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:18 WIB

×