Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 02 Februari 2026 | 19:49 WIB
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra
Perempuan pelaku UMKM terdampak banjir di Sumatra dan Aceh. (dok. Amartha)
  • Banjir bandang di Sumatra dan Aceh merusak ekonomi keluarga, khususnya perempuan pelaku usaha mikro yang kehilangan tempat tinggal dan penghasilan.
  • Amartha.org menyalurkan bantuan logistik kepada 32.000 warga serta fokus pemulihan psikososial dan kesehatan bagi penyintas perempuan.
  • Total dana lebih dari Rp2,5 miliar disalurkan untuk bantuan darurat dan program pemulihan ekonomi, termasuk revitalisasi irigasi.

Suara.com - Banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh tak hanya merusak rumah warga, tetapi juga memukul roda ekonomi keluarga. Di banyak titik terdampak, perempuan pelaku usaha mikro atau UMKM menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya, kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber penghasilan dalam waktu bersamaan.

Situasi ini menjadi fokus pendampingan banyak pemeritah dan banyak. Amartha.org, misalnya, melalui inisiatif sosialnya, tak hanya menyalurkan bantuan darurat, tetapi juga mulai masuk ke fase pemulihan dengan menitikberatkan dukungan bagi perempuan pengusaha kecil agar bisa kembali bangkit.

Ketua Amartha.org, Aria Widyanto, mengatakan sejak awal bencana pihaknya berkoordinasi dengan tim lapangan, terutama di wilayah tempat banyak nasabah perempuan Amartha tinggal. Menurutnya, ketika perempuan pelaku usaha terdampak, proses pemulihan ekonomi keluarga ikut terhambat.

“Perempuan sering kali menjadi penopang ekonomi rumah tangga. Saat usaha mereka berhenti karena bencana, dampaknya terasa ke seluruh keluarga,” ujarnya.

Pada tahap tanggap darurat, bantuan logistik disalurkan kepada lebih dari 32.000 warga terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan tersebut mencakup air bersih, dapur umum, perlengkapan kebersihan, hingga peralatan sekolah untuk anak-anak.

Namun, tantangan tak berhenti pada kebutuhan fisik. Banyak penyintas perempuan juga menghadapi tekanan psikologis setelah kehilangan rumah, aset, dan rasa aman. Kondisi ini dinilai bisa memperlambat pemulihan ekonomi keluarga jika tidak ditangani.

Karena itu, program pendampingan diperluas dengan layanan pemeriksaan kesehatan serta dukungan psikososial bagi perempuan dan anak-anak. Pendekatan ini bertujuan membantu penyintas mengelola trauma, membangun kembali kepercayaan diri, dan perlahan kembali menjalankan aktivitas produktif.

Ana Noftika, warga Kabupaten Agam, Sumatra Barat, merasakan langsung dampak banjir tersebut. Rumah sekaligus tempat usahanya hanyut diterjang air. Ia mengaku sempat diliputi kecemasan soal masa depan keluarganya.

“Banjir kemarin menghabiskan rumah sekaligus tempat usaha saya. Kami sekeluarga sangat cemas, tapi berusaha saling menguatkan supaya bisa bangkit lagi,” tuturnya.

Selain pendampingan individu, upaya pemulihan juga menyasar aspek penunjang mata pencaharian, seperti dukungan revitalisasi saluran irigasi pertanian di sejumlah wilayah terdampak. Harapannya, ketika aktivitas ekonomi lokal mulai bergerak kembali, perempuan pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk memulai lagi usahanya.

Dana untuk berbagai program tersebut dihimpun dari donasi publik serta kolaborasi dengan sejumlah lembaga kemanusiaan. Total dana yang telah disalurkan disebut mencapai lebih dari Rp2,5 miliar, dengan pelibatan organisasi lokal untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.

Ke depan, pendampingan terhadap perempuan pengusaha mikro ini dinilai menjadi kunci agar pemulihan pascabencana tidak hanya berhenti pada bantuan darurat, tetapi benar-benar membantu keluarga terdampak kembali berdiri secara ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi

Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi

Bisnis | Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:38 WIB

"Belajar di Lantai, Tapi Mimpi Harus Setinggi Langit" Kisah Ibu Inspiratif PNM

"Belajar di Lantai, Tapi Mimpi Harus Setinggi Langit" Kisah Ibu Inspiratif PNM

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:00 WIB

Purbaya Ungkap Nasib Lahan 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Setelah Diakuisisi Danantara

Purbaya Ungkap Nasib Lahan 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Setelah Diakuisisi Danantara

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:52 WIB

Terkini

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:53 WIB

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:47 WIB

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:34 WIB

Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas

Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:30 WIB

Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan

Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:22 WIB

Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon

Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:12 WIB

Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat

Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat

News | Jum'at, 03 April 2026 | 10:55 WIB

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 10:06 WIB

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:22 WIB

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:10 WIB