"Jangan Berlindung di Balik Privasi!" Keluarga Arya Daru Tuntut Polisi Terbuka Soal 2 Saksi Kunci

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:13 WIB
"Jangan Berlindung di Balik Privasi!" Keluarga Arya Daru Tuntut Polisi Terbuka Soal 2 Saksi Kunci
Keluarga almarhum diplomat Arya Daru Pangayunan saat di Polda Metro Jaya. Kini pihak keluarga melalui kuasa hukum meminta agar kasus kematian Arya Daru dibuka seterang-terangnya. [Suara.com/Yasir]
  • Keluarga diplomat minta polisi buka penyelidikan secara transparan.

  • Mereka desak polisi jangan berlindung di balik alasan privasi.

  • Dua saksi kunci terakhir diminta untuk didalami keterangannya.

Suara.com - Keluarga diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, melancarkan 'serangan balik' terhadap kepolisian.

Mereka secara terbuka menuntut agar penyelidikan dibuka seterang-terangnya dan mendesak penyidik agar tidak lagi berlindung di balik alasan privasi.

Tuntutan tersebut disampaikan melalui kuasa hukum keluarga, Dwi Librianto.

Tak hanya itu, ia juga menantang polisi untuk tidak menutupi informasi apa pun yang mungkin menjadi kunci dari kasus ini.

"Jadi jangan ditutup dengan alasan privasi. Buka aja, nggak apa-apa. Kalau disitu mungkin ada jalan masuk dari situ. Kalau memang benar disitu ya buka aja," ujar Dwi kepada wartawan, Jumat (24/10/2025).

Misteri Dua Saksi Kunci

Fokus utama dari desakan ini adalah dua orang saksi kunci, yakni rekan kerja Arya di Kemlu yang berinisial Vara dan Dion.

Dwi mengemukakan bahwa keduanya diketahui sebagai orang terakhir yang bersama korban di Mal Grand Indonesia sesaat sebelum ia ditemukan tewas.

Menurut Dwi, meskipun ada rekaman CCTV yang menunjukkan kebersamaan mereka, keluarga merasa belum ada pendalaman yang serius terhadap hubungan dan aktivitas ketiganya sebelum tragedi.

"Sebenarnya tinggal pendalaman daripada saksi-saksi dan bukti-bukti yang ada. Misalnya, contoh, kenapa nggak didalami saksi-saksi yang terakhir ketemu? Vira dan Dion, kenapa nggak didalami?" katanya.

Langkah polisi yang dinilai tidak mendalami keterangan saksi kunci inilah yang memicu kecurigaan dan desakan dari pihak keluarga agar penyelidikan dilakukan secara lebih transparan dan mendalam, tanpa terhalang oleh dalih etika atau privasi.

Sebelumnya, pada Kamis (23/10/2025), Keluarga Arya Daru bersama kuasa hukumnya mendatangi Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, mereka mendesak Bareskrim Polri menepati janjinya untuk mengambil alih kasus kematian Arya Daru.

Kuasa hukum keluarga Arya Daru, Virza Benzani Tanjung secara tegas mengungkap, keluarga hingga kekinian juga masih meyakini kalau Arya Daru tewas dibunuh.

“Kami minta proses penyelidikan dilanjutkan. Karena apa? Kami melihat ini bukan merupakan perkara bunuh diri, tapi tindak pidana pembunuhan,” tegas Virza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yakin Dibunuh, Keluarga Diplomat Arya Daru Tagih Janji Bareskrim untuk Ambil Alih Kasus

Yakin Dibunuh, Keluarga Diplomat Arya Daru Tagih Janji Bareskrim untuk Ambil Alih Kasus

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:25 WIB

Ancam Boikot Pertemuan Polda, Keluarga Arya Daru Pilih Ngadu ke Bareskrim Minta Gelar Perkara Khusus

Ancam Boikot Pertemuan Polda, Keluarga Arya Daru Pilih Ngadu ke Bareskrim Minta Gelar Perkara Khusus

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:46 WIB

Babak Baru Kasus Arya Daru: Polisi Siap 'Buka Kartu', Keluarga Bawa Data Tandingan Pekan Depan

Babak Baru Kasus Arya Daru: Polisi Siap 'Buka Kartu', Keluarga Bawa Data Tandingan Pekan Depan

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:12 WIB

Terkini

Helikopter Apache Jatuh, AS Menggila! Iran Dibombardir di Selat Hormuz

Helikopter Apache Jatuh, AS Menggila! Iran Dibombardir di Selat Hormuz

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:03 WIB

Pasokan Minyak Dunia Terguncang Parah Akibat Serangan AS ke Dekat Selat Hormuz

Pasokan Minyak Dunia Terguncang Parah Akibat Serangan AS ke Dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:29 WIB

Panas! Babak Baru Perselisihan Donald Trump vs Benjamin Netanyahu

Panas! Babak Baru Perselisihan Donald Trump vs Benjamin Netanyahu

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:06 WIB

Jamin Proses Pelaksanaan SPMB Lancar Sampai Tahap Akhir, Gubernur Jabar Sempurnakan Pelaksanaannya

Jamin Proses Pelaksanaan SPMB Lancar Sampai Tahap Akhir, Gubernur Jabar Sempurnakan Pelaksanaannya

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:45 WIB

Terjerat Judi Online, Anak-Anak Disebut Sampai Mencuri dan Berutang Pinjol

Terjerat Judi Online, Anak-Anak Disebut Sampai Mencuri dan Berutang Pinjol

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:42 WIB

Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret

Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:33 WIB

Perang Meluas! Iran Bombardir Bahrain, Kuwait, dan Yordania, Sasar Pangkalan AS

Perang Meluas! Iran Bombardir Bahrain, Kuwait, dan Yordania, Sasar Pangkalan AS

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:14 WIB

Ada 24 Nama Diduga Terkait Korupsi MBG, Mayoritas dari Kalangan Legislatif

Ada 24 Nama Diduga Terkait Korupsi MBG, Mayoritas dari Kalangan Legislatif

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:10 WIB

Judi Online pada Anak Bukan Kenakalan, Melainkan Eksploitasi Digital

Judi Online pada Anak Bukan Kenakalan, Melainkan Eksploitasi Digital

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:58 WIB

Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!

Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:54 WIB