Babak Baru Kasus Arya Daru: Polisi Siap 'Buka Kartu', Keluarga Bawa Data Tandingan Pekan Depan

Erick Tanjung | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:12 WIB
Babak Baru Kasus Arya Daru: Polisi Siap 'Buka Kartu', Keluarga Bawa Data Tandingan Pekan Depan
Polda Metro Jaya akan menggelar pertemuan khusus dengan keluarga almarhum diplomat Arya Daru Pangayunan pada Kamis (16/10) pekan depan. Hal ini disampaikan Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak di Jakarta, Jumat (10/10/2025). [Suara.com/Yasir]
  • Polda Metro Jaya akan menggelar pertemuan khusus dengan keluarga almarhum diplomat Arya Daru Pangayunan pada Kamis pekan depan. 
  • Polisi akan memaparkan seluruh hasil penyelidikan, sementara pihak keluarga akan membawa data-data terbaru.
  • Arya Daru ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di Menteng.

Suara.com - Polda Metro Jaya akan menggelar pertemuan khusus dengan keluarga almarhum diplomat Arya Daru Pangayunan pada Kamis (16/10/2025) pekan depan. Dalam pertemuan ini, polisi akan memaparkan seluruh hasil penyelidikan, sementara pihak keluarga akan membawa data-data terbaru.

Pertemuan ini menjadi babak baru dalam kasus yang masih menyisakan polemik, di mana polisi sebelumnya menyimpulkan kematian Arya sebagai bunuh diri, sementara keluarga meyakini sebaliknya.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menjelaskan bahwa penyelidik akan memaparkan seluruh temuan, mulai dari olah TKP awal hingga perkembangan terakhir.

"Nanti penyelidik dari Subdit Resmob akan memaparkan hasil penyelidikan mulai dari olah TKP sampai dengan hingga hari ini," jelas Reonald usai bertemu dengan kuasa hukum keluarga, Jumat (10/10/2025).

Kuasa hukum keluarga, Mira Widyanti, memastikan pihak keluarga akan hadir langsung. Ia menambahkan, mereka juga akan membawa beberapa informasi baru dan ahli untuk didiskusikan bersama.

"Jadi nanti apa yang kami punya akan kami berikan, dan apa yang penyelidik punya disampaikan, nanti kita diskusikan," ungkapnya.

Berawal dari Kesimpulan Bunuh Diri yang Ditolak Keluarga

Sebagai informasi, Arya Daru ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025. Setelah melakukan penyelidikan, polisi pada 29 Juli 2025 menyimpulkan bahwa Arya Daru meninggal "tanpa keterlibatan orang lain" atau bunuh diri.

Namun, kesimpulan ini ditolak mentah-mentah oleh pihak keluarga. Mereka meyakini Arya Daru tidak mungkin mengakhiri hidupnya sendiri dan melaporkan adanya sejumlah kejanggalan pasca-kematian, seperti kiriman pesan misterius dan makam yang bunganya diganti oleh orang tak dikenal. Hal ini mendorong keluarga untuk mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Menanggapi keraguan publik dan keluarga, Polda Metro Jaya sebelumnya menegaskan bahwa penyelidikan kasus ini belum ditutup. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi, menyatakan pihaknya masih membuka ruang bagi keluarga untuk menyampaikan bukti atau informasi baru.

"Penyelidikan terhadap peristiwa tersebut masih berlangsung. Silakan, Polda Metro Jaya masih terus membuka diri," kata Ade Ary pada Kamis (18/9/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkas Perkara Delpedro Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan, Pengacara Lawan Balik Lewat Praperadilan

Berkas Perkara Delpedro Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan, Pengacara Lawan Balik Lewat Praperadilan

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 16:13 WIB

Klaim Sudah Sesuai Prosedur, Polda Metro Santai Digugat Aktivis Delpedro Cs: Kami Siap Hadapi!

Klaim Sudah Sesuai Prosedur, Polda Metro Santai Digugat Aktivis Delpedro Cs: Kami Siap Hadapi!

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 16:53 WIB

Ledakan di Nucleus Farma Tangsel, Polisi: Bukan Bom, Penyebab Masih Diselidiki

Ledakan di Nucleus Farma Tangsel, Polisi: Bukan Bom, Penyebab Masih Diselidiki

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 16:25 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB