Sambangi Balai Kota, Gus Ipul 'Tagih' Pramono Sekolah Rakyat Permanen: Kami Harap Dukungan Lahan

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 17:57 WIB
Sambangi Balai Kota, Gus Ipul 'Tagih' Pramono Sekolah Rakyat Permanen: Kami Harap Dukungan Lahan
Mensos Saifullah Yusuf dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Kedatangan Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, untuk meminta komitmen Pemprov DKI membuat Sekolah Rakyat permanen, Jumat (24/10/2025). [Suara.com/Fakhri]
  • Gus Ipul meminta Pemprov Jakarta menyediakan lahan bagi pembangunan Sekolah Rakyat permanen.
  • Pramono Anung siap mendukung dan akan menginventarisasi lahan untuk program pendidikan rakyat.
  • Pemerintah pusat menargetkan tiap provinsi memiliki satu Sekolah Rakyat permanen sebelum 2027.

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

Ia mengemukakan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Kota Jakarta, Jumat (24/10/2025). Masih menurutnya bahwa permintaan tersebut disampaikan untuk mendukung program strategis pemerintah pusat

Gus Ipul menilai, Pemprov Jakarta selama ini sudah memberikan dukungan positif terhadap berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

"Kami harapkan Pak Gubernur memberikan dukungan lahan untuk sekolah permanen atau gedung permanen Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul di Balai Kota Jakarta.

Meski begitu, ia berharap sinergi tersebut bisa terus diperkuat di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, terutama dalam perluasan akses pendidikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Menurut Gus Ipul, saat ini sudah ada tiga Sekolah Rakyat di wilayah Jakarta, masing-masing berlokasi di Pondok Indah, Bambu Apus, dan Pasar Rebo.

Namun, seluruh sekolah tersebut masih menggunakan gedung sementara yang merupakan aset milik Kementerian Sosial (Kemensos).

"Ada tiga yang DKI ini atau yang Daerah Khusus Jakarta ini. Satu Pondok Indah, yang kedua Bambu Apus, dan yang ketiga di Pasar Rebo," ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan, Kemensos telah meminta secara langsung agar Pemprov Jakarta dapat membantu menyediakan lahan yang sesuai.

Setelah itu, pembangunan gedung sekolah akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"InsyaAllah kalau cocok tanahnya, dibangun oleh PU dengan menggunakan dana APBN sebagai bagian dari program strategisnya Bapak Presiden," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyambut baik permintaan tersebut.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Jakarta siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam menyediakan lahan bagi pembangunan Sekolah Rakyat.

"Tetapi, sepenuhnya yang akan membangun adalah APBN, pemerintah pusat. Kalau itu bisa dilakukan, maka ini adalah bentuk sinergi yang baik sekali," ujar Pramono.

Pramono juga menyampaikan bahwa Pemprov Jakarta akan segera melakukan inventarisasi lahan-lahan potensial yang bisa digunakan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program pendidikan inklusif yang menjadi prioritas nasional di era pemerintahan Prabowo-Gibran.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif strategis pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di wilayah perkotaan padat penduduk.

Pemerintah menargetkan setiap provinsi memiliki minimal satu sekolah rakyat permanen sebelum tahun 2027, sebagai bagian dari agenda pemerataan pendidikan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Rakyat Libatkan TNI-Polri: Solusi Disiplin atau Justru... ? Ini Kata Mensos!

Sekolah Rakyat Libatkan TNI-Polri: Solusi Disiplin atau Justru... ? Ini Kata Mensos!

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:05 WIB

Sekolah Rakyat di Situbondo Tetap Jalan 2026, Bupati Tegaskan Tidak Sepi Peminat

Sekolah Rakyat di Situbondo Tetap Jalan 2026, Bupati Tegaskan Tidak Sepi Peminat

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 23:00 WIB

7 Fakta Sekolah Garuda: dari Kurikulum, Biaya hingga Bedanya dengan Sekolah Rakyat

7 Fakta Sekolah Garuda: dari Kurikulum, Biaya hingga Bedanya dengan Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 17:22 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB