Viral Karyawan SPPG MBG Jadi Korban Pelecehan, Terduga Pelaku Keluarga Anggota TNI?

M Nurhadi

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 09:52 WIB
Viral Karyawan SPPG MBG Jadi Korban Pelecehan, Terduga Pelaku Keluarga Anggota TNI?
Pelecehan karyawati SPPG MBG [Ist]
baca 10 detik
  • Pegawai perempuan di SPPG Jatiasih, Bekasi, laporkan atasan K.

  • Korban alami penganiayaan dan pelecehan berkedok permintaan maaf.

  • Polisi selidiki; publik desak keadilan dan usut tuntas.

Suara.com - Media sosial kembali diramaikan dengan pengakuan memilukan dari seorang pegawai perempuan berinisial RD yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatiasih, Bekasi Selatan.

RD mengaku menjadi korban pelecehan dan penganiayaan yang dilakukan oleh atasannya sendiri, yang diidentifikasi berinisial K.

Kasus ini mencuat ke publik setelah rekaman pengakuan RD, yang berisi suara bergetar dan lirih, diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo pada Rabu (22/10/2025).

Dalam rekaman tersebut, RD menuturkan ia menjadi sasaran kemarahan, makian, hingga kekerasan fisik dari pimpinan yang seharusnya melindungi bawahannya.

“Saya dimaki-maki hanya karena minta dokumen kerja. Padahal saya nggak salah,” ungkap RD.

Laporan resmi mengenai dugaan tindak pidana ini telah masuk ke ranah hukum dan kini tengah didalami oleh Polres Metro Bekasi Kota.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengonfirmasi penerimaan laporan tersebut (LP/B/2652/X/2025/SPKT.Sat Reskrim/Restro Bks Kota/Polda Metro Jaya).

Meskipun polisi berjanji menindak sesuai prosedur, publik melalui media sosial mendesak agar penegakan hukum berjalan cepat dan transparan.

Kepala SPPG Jatiasih Muhammad Kevin Pradana viral karena dugaan pelecehan dan penganiayaan [Ist]
Kepala SPPG Jatiasih Muhammad Kevin Pradana viral karena dugaan pelecehan dan penganiayaan [Ist]

Pelecehan Berkedok Permintaan Maaf

baca juga

RD mengungkapkan bahwa lingkungan kerjanya dipenuhi tekanan dan intimidasi. Atasannya disebut meledak-ledak karena hal-hal sepele dan tidak segan melakukan kekerasan fisik.

RD menceritakan siklus kekerasan yang terjadi: amuk, kekerasan, lalu diikuti permintaan maaf yang berujung pelecehan. Pola manipulatif sang atasan adalah berpura-pura lembut setelah marah dengan dalih "menenangkan" korban.

“Awalnya cuma cekcok, lalu dia minta maaf dengan cara genggam keras pergelangan tangan saya. Sakit banget. Pernah juga dia halangi jalan saya, tangannya kena bibir saya sampai perih,” jelas RD.

Puncak dari pelecehan emosional ini adalah pengakuan RD yang diminta untuk melepas identitas religiusnya. “Dia pernah nelpon, bilang ‘Senin nggak usah pakai kerudung, dong’. Saya langsung matiin teleponnya,” ujarnya, menunjukkan betapa korban merasa direndahkan.

Sebagai contoh, dalam video yang viral, pelaku nampak memojokkan karyawan perempuan dengan gestur tidak senonoh. Publik menilai, pelaku sengaja 'menodongkan' bagian vitalnya.

Video lainnya menunjukkan terduga pelaku tidak menyesal dan justru menantang balik korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potret Janja Da Silva, Ibu Negara Brazil Cek Ombak Program MBG di Jakarta

Potret Janja Da Silva, Ibu Negara Brazil Cek Ombak Program MBG di Jakarta

Foto | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:11 WIB

BGN Proses Internal Kepala SPPG di Bekasi yang Lecehkan dan Aniaya Staf, Segera Dinonaktifkan

BGN Proses Internal Kepala SPPG di Bekasi yang Lecehkan dan Aniaya Staf, Segera Dinonaktifkan

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 13:48 WIB

Evaluasi Setahun Prabowo-Gibran: Program MBG Paling Populer dari Sisi Negatif

Evaluasi Setahun Prabowo-Gibran: Program MBG Paling Populer dari Sisi Negatif

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 13:10 WIB

Terkini

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

News | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 17:26 WIB

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

×