Menko Cak Imin Beri Sinyal Minta Anggaran Pemberdayaan Masyarakat Naik Jadi Rp 1.000 Triliun

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:09 WIB
Menko Cak Imin Beri Sinyal Minta Anggaran Pemberdayaan Masyarakat Naik Jadi Rp 1.000 Triliun
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin). (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Menko PM Muhaimin Iskandar mengusulkan kenaikan anggaran pemberdayaan masyarakat menjadi Rp1.000 triliun guna memperkuat upaya pengentasan kemiskinan.
  • Ia menekankan bahwa fokus utama bukan lagi pada bantuan sosial semata, tetapi pada pemberdayaan yang berkelanjutan.
  • Sejumlah capaian telah diraih, termasuk layanan BPJS gratis bagi 96 juta orang dan tambahan Rp20 triliun untuk memperluas akses kesehatan masyarakat miskin.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memberi sinyal meminta agar anggaran pemberdayaan masyarakat tahun 2026 ditingkatkan hingga Rp1.000 triliun. 

Ia menilai, tambahan anggaran diperlukan untuk memperluas program perlindungan sosial sekaligus memperkuat upaya pemutusan mata rantai kemiskinan di Indonesia.

“Dengan keterbatasan anggaran kita terus memutus mata rantai kemiskinan yang ada. Hari ini (anggaran) Rp508 triliun. Idealnya, dengan efisiensi dan mengubah orientasi serta menggeser bansos-bansos yang tidak tepat sasaran, tahun kedua ini Rp1.000 triliun akan menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat,” ujar Cak Imin dalam acara Satu Tahun Kinerja Kemenko PM di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Menurutnya, peningkatan anggaran tersebut bukan semata untuk memperbanyak bantuan sosial, melainkan untuk memperkuat paradigma baru dalam penanganan kemiskinan berbasis pemberdayaan. 

Ia menyebut, dalam satu tahun terakhir, berbagai hambatan telah berhasil diurai dan pendekatan pemberdayaan mulai menjadi cara kerja utama pemerintah.

Dia memaparkan, sejumlah capaian telah diraih sepanjang tahun pertama program pemberdayaan berjalan.

Sekitar 8,4 juta keluarga miskin dan rentan telah menerima perlindungan sosial langsung, sementara 1,3 juta keluarga miskin mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa.

Selain itu, lebih dari 96 juta masyarakat telah merasakan layanan berobat gratis melalui BPJS Kesehatan yang sepenuhnya ditanggung negara.

"Bahkan sudah tidak ada lagi alasan orang miskin tidak boleh berobat, orang miskin tidak boleh sakit. Hari ini semua boleh berobat dan boleh sehat karena 96 juta sudah ditanggung oleh negara," tegas Cak Imin.

baca juga

Cak Imin juga mengungkapkan bahwa Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, telah menerima tambahan anggaran sebesar Rp20 triliun untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Soroti Gurita Bisnis Indomaret dan Alfamart: Membunuh Ekonomi Rakyat di Desa

Cak Imin Soroti Gurita Bisnis Indomaret dan Alfamart: Membunuh Ekonomi Rakyat di Desa

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:51 WIB

100 Ribu WNI Terjebak di Kamboja, Cak Imin: Jangan ke Sana Lagi!

100 Ribu WNI Terjebak di Kamboja, Cak Imin: Jangan ke Sana Lagi!

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 17:38 WIB

Cak Imin Peringatkan: Kamboja Bukan Negara Aman untuk Pekerja Migran Indonesia

Cak Imin Peringatkan: Kamboja Bukan Negara Aman untuk Pekerja Migran Indonesia

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 16:31 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×