Cak Imin Peringatkan: Kamboja Bukan Negara Aman untuk Pekerja Migran Indonesia

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 27 Oktober 2025 | 16:31 WIB
Cak Imin Peringatkan: Kamboja Bukan Negara Aman untuk Pekerja Migran Indonesia
Menko PM A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin). (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Menko PMK Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Kamboja bukan negara aman bagi pekerja migran Indonesia karena belum memiliki sistem perlindungan resmi.
  • Ia meminta masyarakat berhati-hati terhadap tawaran kerja ke negara tersebut dan selalu berangkat melalui jalur resmi BP2MI.
  • Pemerintah memastikan tetap memberikan perlindungan bagi WNI yang sudah terlanjur bekerja di Kamboja melalui koordinasi lintas kementerian dan KBRI Phnom Penh.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan bahwa Kamboja bukan negara aman untuk bekerja bagi WNI. Ia meminta masyarakat tidak mudah tergiur tawaran kerja di negara tersebut karena belum adanya sistem perlindungan yang memadai bagi pekerja migran.

Pernyataan itu sekaligus menanggapi kasus adanya puluhan WNI yang kabur dari perusahaan penipuan di Kamboja. 

"Kita terus mengampanyekan dan sosialisasikan bahwa Kamboja bukan tempat aman untuk pekerja migran kita," kata Cak Imin kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) telah berulang kali mengeluarkan peringatan agar calon pekerja tidak menjadikan Kamboja sebagai tujuan kerja. 

Negara tersebut hingga kini belum memiliki skema kerja sama resmi yang menjamin keselamatan dan hak-hak pekerja migran asal Indonesia.

Cak Imin menambahkan, bagi WNI yang sudah terlanjur bekerja di Kamboja, pemerintah memastikan tetap ada upaya perlindungan yang dilakukan lintas sektor, termasuk melalui koordinasi intensif antara BP2MI, Kementerian Luar Negeri, dan KBRI Phnom Penh.

"Kalau sudah terlanjur di sana maka harus ada upaya-upaya sistematis perlindungan yang dilakukan oleh P2MI dan seluruh lintas sektor. yang sedang bekerja di Kamboja untuk benar-benar terus berkoordinasi dengan KBRI," pesannya.

Ia memastikan, pemerintah Indonesia melalui KBRI Kamboja selalu membuka akses komunikasi dan layanan bagi pekerja yang menghadapi masalah di negara tersebut.

"Saya sendiri pernah lakukan cek ke sana, setiap saat membuka diri untuk terus menjadi bagian dari solusi yang dihadapi warga kita," pungkas Cak Imin.

baca juga

Ia mengimbau masyarakat agar selalu memastikan keberangkatan kerja dilakukan melalui jalur resmi dan terverifikasi oleh BP2MI, guna mencegah praktik perdagangan orang yang kerap menyasar calon pekerja migran di Asia Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

500 Ribu Lulusan SMK Siap Go Global: Cak Imin Targetkan Tenaga Terampil Tembus Pasar Dunia

500 Ribu Lulusan SMK Siap Go Global: Cak Imin Targetkan Tenaga Terampil Tembus Pasar Dunia

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 19:27 WIB

Menko Cak Imin Minta Siswa SMK Disiapkan Kerja di Luar Negeri: Peluangnya Bagus

Menko Cak Imin Minta Siswa SMK Disiapkan Kerja di Luar Negeri: Peluangnya Bagus

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 17:29 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bangun Ekosistem Terpadu untuk Pekerja Migran Indonesia

Menteri Mukhtarudin: Bangun Ekosistem Terpadu untuk Pekerja Migran Indonesia

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:02 WIB

Terkini

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Malang | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:53 WIB

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:50 WIB

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Lampung | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:45 WIB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:43 WIB

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:42 WIB

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:37 WIB

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:36 WIB

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

×