Ribuan Iklan Rokok 'Serbu' YouTube dan Anak-anak Jadi Target Utama, Aturan Pemerintah Loyo?

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:29 WIB
Ribuan Iklan Rokok 'Serbu' YouTube dan Anak-anak Jadi Target Utama, Aturan Pemerintah Loyo?
Iustrasi warga menolak iklan rokok. (Ist)
  • Hasil pemantauan menunjukkan ribuan konten promosi produk tembakau beredar bebas.
  • Tim pemantau menggunakan berbagai kata kunci termasuk istilah lokal seperti glinting atau sebat.
  • Wida mengatakan konten-konten ini seringkali dikemas seolah tidak berbahaya.

Suara.com - Iklan rokok baik konvensional maupun elektronik masih marak beredar di platform digital, terutama YouTube. Padahal, sudah ada aturan pemerintah yang melarang iklan tersebut.

Wida Arioka dari SAFEnet mengungkapkan hasil pemantauan menunjukkan ribuan konten promosi produk tembakau beredar bebas dan bahkan dapat diakses anak-anak tanpa pembatasan usia.

“Kita bisa lihat bahwa sekarang iklan rokok atau produk tembakau lainnya diiklankan sebagai sebuah gaya hidup, tanpa menginformasikan konsekuensi dari penggunaan rokok itu,” ujarnya dalam acara SAFEnet, Selasa (28/10/2025).

Padahal, lanjutnya, sejak tahun 2000 sudah ada aturan dalam PP Nomor 38 Tahun 2000 yang membatasi penayangan iklan rokok untuk melindungi anak-anak dari paparan promosi tembakau.

Peraturan terbaru bahkan semakin tegas melalui PP Nomor 28 Tahun 2024, yang melarang total promosi produk tembakau dan rokok elektronik di media sosial termasuk YouTube.

Namun, pertanyaannya, apakah ada pengawasan nyata terhadap implementasi aturan tersebut?

Pemantauan dilakukan karena YouTube disebut sebagai platform yang paling banyak menayangkan iklan produk tembakau.

“Remaja menemukan iklan produk tembakau itu lebih banyak di YouTube. Seperti kita tahu, anak-anak pertama kali terpapar internet juga lewat YouTube,” jelasnya.

Untuk menelusuri konten tersebut, tim pemantau menggunakan berbagai kata kunci termasuk istilah lokal seperti glinting atau sebat, yang sering kali tidak terdeteksi oleh sistem YouTube.

Pemantauan ini dilakukan menggunakan database Canary, sistem pemantauan yang disediakan oleh Vital Strategies, dari Agustus hingga Desember 2023 dan Maret hingga Agustus 2024.

Dari periode tersebut, ditemukan 2.328 iklan produk tembakau di YouTube, dengan mayoritas muncul dalam video berdurasi panjang, namun mulai banyak juga di format YouTube Short yang lebih sering ditonton anak muda.

“Beberapa kreator bahkan menaruh ulasan produk rokok di akhir video game,” ujar Wida.

Konten-konten ini seringkali dikemas seolah tidak berbahaya, bahkan mengajak penonton yang belum merokok untuk mencoba: “Kalau kamu belum memakai rokok, coba ini,” katanya menirukan salah satu konten.

Lebih mengejutkan lagi, sebagian konten memberikan tautan langsung ke marketplace seperti Tokopedia, tempat produk tersebut bisa dibeli.

Bahkan ada kreator yang secara terang-terangan membuka jasa ulasan berbayar untuk produk rokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rokok Ilegal Ancam APBN, Ekonom Ingatkan Pengawasan Ketat di Tengah Jeda Kenaikan Cukai

Rokok Ilegal Ancam APBN, Ekonom Ingatkan Pengawasan Ketat di Tengah Jeda Kenaikan Cukai

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:34 WIB

YouTube Tambah Fitur Shorts Timer, Biar Gak Kecanduan Scroll Terus

YouTube Tambah Fitur Shorts Timer, Biar Gak Kecanduan Scroll Terus

Tekno | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 21:15 WIB

Wacana Kebijakan Kemasan Rokok Polos Dinilai Bisa Ganggu Rantai Pasok IHT

Wacana Kebijakan Kemasan Rokok Polos Dinilai Bisa Ganggu Rantai Pasok IHT

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:40 WIB

Lamban Lindungi Rakyat dari Rokok dan Gula, 32 Organisasi Desak Pemerintah Tegakkan PP Kesehatan

Lamban Lindungi Rakyat dari Rokok dan Gula, 32 Organisasi Desak Pemerintah Tegakkan PP Kesehatan

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:35 WIB

Berapa Penghasilan Youtube Dedi Mulyadi? Bak Bumi Langit Dibanding Gajinya Sebagai Gubernur Jabar

Berapa Penghasilan Youtube Dedi Mulyadi? Bak Bumi Langit Dibanding Gajinya Sebagai Gubernur Jabar

Lifestyle | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:27 WIB

Terkini

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:21 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:01 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

News | Senin, 27 April 2026 | 23:52 WIB

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2026 | 23:33 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:45 WIB

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB

KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur

KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB

Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki

Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki

News | Senin, 27 April 2026 | 22:24 WIB