15 Golongan Warga Jakarta Masih Nikmati Transportasi Gratis, Daerah Penyangga Harap Sabar!

Vania Rossa | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:19 WIB
15 Golongan Warga Jakarta Masih Nikmati Transportasi Gratis, Daerah Penyangga Harap Sabar!
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. (ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)
  • Pemprov Jakarta memastikan 15 golongan warga Jakarta tetap menikmati fasilitas transportasi gratis meski tarif Transjakarta naik.

  • Gubernur Pramono Anung menyebut belum bisa memperluas subsidi ke warga daerah penyangga karena keterbatasan anggaran dan pemangkasan dana transfer pusat sebesar Rp16 triliun.

  • Rencana perluasan subsidi akan dipertimbangkan jangka panjang setelah penerapan sistem ERP, agar warga Jabodetabek juga bisa menikmati fasilitas gratis.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah menggratiskan 15 golongan warga untuk naik transportasi umum yang dikelola BUMD Jakarta, seperti Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta. Namun, 15 golongan yang diberikan subsidi gratis naik transportasi umum itu hanya warga Jakarta.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku memiliki keinginan untuk memperluas jangkauan 15 golongan warga yang digratiskan naik transportasi umum. Artinya, bukan hanya 15 golongan warga Jakarta yang digratiskan, melainkan juga dari warga daerah penyangga Jakarta. Namun, keinginan itu disebut belum dapat terlaksana dalam waktu dekat.

"Tadi saya juga menyampaikan, Jakarta terus terang belum bisa memberikan subsidi untuk 15 golongan di luar warga Jakarta," kata dia usai menggelar rapat dengan sejumlah kepala daerah penyangga Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Ia memastikan, warga Jakarta yang termasuk dalam 15 golongan itu bakal tetap digratiskan naik transportasi umum meski tarif Transjakarta akan naik. Namun, 15 golongan warga dari luar Jakarta belum bisa digratiskan.

Pramono mengatakan, saat ini keuangan Jakarta belum mampu untuk memberikan subsidi transportasi gratis bagi 15 golongan warga dari luar ibu kota. Apalagi, pemerintah pusat akan memangkas dana transfer ke daerah (TKD), termasuk dana bagi hasil (DBH), pada tahun anggaran 2026 yang jumlahnya mencapai sekitar Rp16 triliun.

"Jadi untuk yang warga Jakarta tetap kami akan memberikan subsidi, pembebasan, tetapi bagi warga di luar Jakarta tentunya kami belum bisa untuk memberikan subsidi. Apalagi DBH-nya baru dipotong," ujar Pramono.

Diketahui, Pramono sempat membahas kemungkinan untuk menggratiskan 15 golongan warga naik transportasi umum bukan hanya merupakan warga Jakarta. Menurut dia, 15 golongan warga daerah penyangga yang beraktivitas di Jakarta juga sangat mungkin untuk digratiskan menggunakan transportasi umum di Jakarta.

"Ini jangka panjang ya, kalau ERP bisa dijalankan maka subsidi sepenuhnya uang dari ERP itu akan digunakan untuk seluruh 15 golongan yang ada di Jabodetabek. Jadi orang masuk ke Jakarta gratis 15 golongan itu. Tetapi ini sedang kami matangkan nanti pada saatnya saya akan berdiskusi dengan Pemerintah Banten, Pemerintah Jawa Barat dan juga Pemerintah Pusat," kata Pramono usai bertemu Gubernur Banten Andra Soni di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/4/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Buruk Warga Bodetabek! Subsidi Transportasi Gratis Jakarta Cuma Buat KTP DKI

Kabar Buruk Warga Bodetabek! Subsidi Transportasi Gratis Jakarta Cuma Buat KTP DKI

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:36 WIB

Tarif Transjakarta Bakal Naik? Pemprov DKI Ungkap Fakta di Balik Murahnya Ongkos

Tarif Transjakarta Bakal Naik? Pemprov DKI Ungkap Fakta di Balik Murahnya Ongkos

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:57 WIB

Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp5.000? Ini Kata Dishub DKI!

Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp5.000? Ini Kata Dishub DKI!

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:43 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB