PAM Jaya Matikan Sementara IPA Pulogadung, Gangguan Layanan Bisa Terasa Sampai 48 Jam

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 30 Oktober 2025 | 12:36 WIB
PAM Jaya Matikan Sementara IPA Pulogadung, Gangguan Layanan Bisa Terasa Sampai 48 Jam
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudini. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
baca 10 detik
  • Penghentian dilakukan karena adanya pekerjaan peremajaan sistem kelistrikan oleh PLN di sekitar lokasi instalasi tersebut.
  • Wilayah yang terdampak mencakup sebagian area di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
  • PAM JAYA akan memastikan pekerjaan tersebut dikelola secara terukur dan terkoordinasi agar pelayanan tetap berjalan optimal.

Suara.com - PAM Jaya mengumumkan akan menghentikan sementara produksi air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pulogadung, Jakarta Timur.

Penghentian dilakukan karena adanya pekerjaan peremajaan sistem kelistrikan oleh PLN di sekitar lokasi instalasi tersebut.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menjelaskan, pekerjaan kelistrikan itu berdampak pada operasional IPA Pulogadung yang memiliki kapasitas produksi mencapai 4.500 liter per detik.

“Peremajaan itu bisa penggantian, bisa kemudian melakukan pembersihan dan kemudian memastikan jaringan listriknya itu baik,” ujar Arief dalam keterangannya, Kamis (30/10/2025).

Menurut Arief, proses peremajaan akan berlangsung selama empat jam, mulai Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 22.00 WIB hingga Sabtu, 1 November 2025 pukul 02.00 WIB.

Setelah pekerjaan selesai, IPA Pulogadung akan kembali beroperasi secara bertahap sekitar satu jam kemudian.

Namun, ia mengingatkan proses pemulihan suplai air ke pelanggan membutuhkan waktu lebih lama hingga 48 jam.

Hal ini bergantung jarak dari IPA ke rumah pelanggan karena pengisian pipa air membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

“Biasanya gini, kalau air sudah dimatikan gitu ya, untuk mengisi lagi itu perlu waktu karena itu panjang pipanya lumayan, lumayan panjang, sehingga recovery terakhir itu bisa di mungkin kurang lebih di 48 jam,” bebernya.

baca juga

Selama masa pemulihan tersebut, sebanyak 311.528 pelanggan PAM JAYA di 53 kelurahan akan terdampak gangguan pasokan air.

Wilayah yang terdampak mencakup sebagian area di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Daerah yang masuk dalam daftar terdampak di antaranya Kelurahan Gunung Sahari Utara, Pasar Baru, Kemayoran, Johar Baru, Cempaka Putih, Rawasari, Senen, dan Jatinegara.

Di kawasan timur, wilayah seperti Pisangan Timur, Rawamangun, Pulo Gadung, Cakung Barat, hingga Penggilingan juga dipastikan mengalami gangguan sementara.

Sementara itu, pelanggan di Jakarta Utara seperti Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, Pegangsaan Dua, Rorotan, Koja, Sungai Bambu, dan Tanjung Priok turut terkena dampak penghentian produksi air.

PAM Jaya [Website PAM Jaya]
PAM Jaya [Website PAM Jaya]

“Pelanggan dihimbau untuk menampung air sebelum pekerjaan dimulai sebagai langkah antisipasi selama pasokan terganggu,” ungkap Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Air Mati Akhir Pekan: Ini Daftar Wilayah Jakarta yang Akan Terdampak Gangguan Suplai PAM Jaya!

Air Mati Akhir Pekan: Ini Daftar Wilayah Jakarta yang Akan Terdampak Gangguan Suplai PAM Jaya!

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 06:55 WIB

Menguak Potensi Krisis Air Bersih di Balik Kecanggihan AI

Menguak Potensi Krisis Air Bersih di Balik Kecanggihan AI

Tekno | Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:27 WIB

Anggaran Riset Dosen Naik Rp3 Triliun! Tapi Ada 'Titipan' Prabowo, Apa Itu?

Anggaran Riset Dosen Naik Rp3 Triliun! Tapi Ada 'Titipan' Prabowo, Apa Itu?

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:36 WIB

Panasonic Water Purification System: Solusi Air Bersih Buat Keluarga Kekinian

Panasonic Water Purification System: Solusi Air Bersih Buat Keluarga Kekinian

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Alarm Jakarta Tenggelam: Muhammadiyah Desak PAM Jaya Jadi 'PT' untuk Hentikan Sedot Air Tanah

Alarm Jakarta Tenggelam: Muhammadiyah Desak PAM Jaya Jadi 'PT' untuk Hentikan Sedot Air Tanah

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 11:49 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB