Di Tengah Konsolidasi, Said Iqbal Ingatkan Pemerintah Tidak Menguji Nyali Kaum Buruh!

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:20 WIB
Di Tengah Konsolidasi, Said Iqbal Ingatkan Pemerintah Tidak Menguji Nyali Kaum Buruh!
Ribuan buruh melakukan konsolidasi aksi di JCC, Jakarta, Kamis (30/10/2025). (Suara.com/Faqih Fathurrahman)
  • Ribuan buruh dari KSPI dan Partai Buruh menggelar konsolidasi aksi di JCC, Jakarta, dengan membawa sejumlah tuntutan seperti kenaikan upah dan penghentian sistem outsourcing.
  • Presiden Partai Buruh Said Iqbal menegaskan agar pemerintah tidak menguji kesabaran rakyat miskin dan kaum pekerja.
  • Ia memperingatkan bahwa jika harga diri buruh terus diinjak, perlawanan bisa datang “bagai air bah yang tak terbendung.”
 
 

Suara.com - Ribuan buruh yang tergabung dalam KSPI dan Partai Buruh melakukan konsolidasi aksi di JCC, Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Pantauan Suara.com, kaum buruh menyuarakan sejumlah tuntutan yang terlihat dari spanduk yang terpasang, diantaranya stop pemberhentian hubungan kerja (PHK).

Kemudian, mereka juga meminta untuk menghapus sistem outsourcing dan menolak upah murah.

Mereka juga meminta kenaikan upah tahun 2026 sebesar 8,5 sampai 10,5 persen, kemudian mencabut Peraturan Pemerintah (PP) nomor 35 Tahun 2021 terkait Alih Daya.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal, juga menyinggung soal kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro dengan rakyat.

Ia mengingatkan jika pemerintah jangan sekali-kali menyinggung reaksi rakyat, karena bisa terjadi peristiwa 28 Agustus lalu.

“Jangan uji nyali kaum buruh. Orang miskin itu, dia sebenarnya terbiasa miskin, ketika harga diri dan kehormatannya tergantung, kamu lihat di tanggal 28 (Agustus),” kata Said Iqbal, Kamis.

Karena, lanjut Said, rakyat miskin punya logikanya sendiri. Mereka sudah terbiasa dihina. Terbiasa diinjak-injak, terbiasa kehormatannya digadai.

“Tapi sekali mereka bergerak, bagaikan air bah yang tidak bisa dilawan. Jadi jangan tantang nyali orang miskin. Jangan tantang nyali orang-orang buruh yang sedang berjuang,” jelasnya.

Saat pidato Said sedang meledak-ledak, salah satu buruh, memberikan tanggapan jika kondisi Indonesia bisa saja seperti Nepal.

“Nepal-kan,” kata buruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Konsolidasi Aksi Hari Ini, 5 Juta Buruh Siap Mogok Nasional Bila Tuntutan Tak Didengar

Gelar Konsolidasi Aksi Hari Ini, 5 Juta Buruh Siap Mogok Nasional Bila Tuntutan Tak Didengar

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:35 WIB

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:49 WIB

Ungkit Kasus Dokumen Palsu hingga ART Disiksa Majikan, PDIP Usul Satgas Perlindungan Buruh Migran

Ungkit Kasus Dokumen Palsu hingga ART Disiksa Majikan, PDIP Usul Satgas Perlindungan Buruh Migran

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 14:00 WIB

Terkini

AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!

AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 06:56 WIB

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB