Kemensos Coret 3,5 Juta Keluarga dari Daftar Penerima Bansos: Sudah Naik Kelas Sosial!

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 31 Oktober 2025 | 12:24 WIB
Kemensos Coret 3,5 Juta Keluarga dari Daftar Penerima Bansos: Sudah Naik Kelas Sosial!
Ilustrasi Bansos.
baca 10 detik
  • Kementerian Sosial mengungkapkan hasil pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menemukan lebih dari 3,5 juta keluarga penerima manfaat sudah tidak layak menerima bansos.
  • Temuan itu muncul setelah ground check terhadap lebih dari 14 juta keluarga penerima bantuan.
  • BPS akan meninjau ulang data tersebut agar penerima bantuan benar-benar berasal dari kelompok miskin ekstrem hingga rentan miskin.

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) lakukan pemutakhiran atau pembaruan data penerima bansos dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hasilnya, ditemukan ada lebih dari 3,5 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang dinilai tidak lagi layak mendapatkan bansos.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerangkan, pihaknya lakukan ground check atau turun langsung ke lapangan untuk lakukan pemutakhiran data tersebut.

"Ada 14 juta lebih yang telah dilakukan ground check, 10 juta lebih dinyatakan layak, dan 3.500.000 lebih KPM yang dinyatakan tidak layak. Data ini kemudian nanti akan kita serahkan ke BPS untuk dilakukan perankingan, kemudian juga tentu pasti diverifikasi dan divalidasi ulang," jelas Gus Ipul dalam keterangannya usai bertemu Kepala BPS di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Selanjutnya, Badan Pusat Statistik (BPS) yang akan mengolah data tersebut ke dalam DTSEN untuk menentukan ranking desil. Gus Ipul menerangkan bahwa penerima bansos dari pemerintah diprioritaskan KPM yang berada pada desil 1-3 atau kategori miskin ekstrem, miskin, dan rentan miskin.

Gus Ipul menerangkan kalau data 14 juta itu merupakan bagian dari 18 juta KPM baru yang menerima bantuan langsung tunai sementara (BLTS) bulan ini. Sementara 4 juta lainnya belum selesai proses ground check.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan, pihaknya masih akan memvalidasi ulang data 3,5 juta lebih KPM yang dianggap tidak layak dapat bansos. Dia menjelaskan kalau angka tersebut dikategorikan sebagai data inclusion error.

"Artinya orang-orang yang masuk di dalam 3,5 juta itu adalah yang sebenarnya memang tidak layak untuk menerima bantuan. Itu yang disebut dengan inclusion error. Ini nanti kami BPS akan menelaah lagi untuk kemudian digantikan dengan data-data yang exclusion error, yaitu yang memang dia sebenarnya layak menerima tetapi selama ini belum menerima," terangnya.

Masyarakat yang dianggap tidak layak dapat bansos, dikatakan Amalia, kalau penyebabnya bisa berbeda setiap keluarga. Hanya saja secara umum rata-rata karena KPM tersebut dianggap telah naik kelas sosialnya sehingga dinilai telah mandiri secara ekonomi.

"Artinya tidak layak itu mungkin saja kita harus lihat satu persatu case-nya, siapa tahu yang tadinya memang orangnya tidak sejahtera, dia sudah mendapatkan pekerjaan, sehingga dia sudah naik kelas.
Mungkin ada kasus-kasus yang lain harus kita lihat satu per satu, tidak bisa nanti kita simpulkan secara umum," jelasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Minta PPATK Awasi Rekening Penerima Bansos Agar Tak Dipakai Main Judol

Mensos Minta PPATK Awasi Rekening Penerima Bansos Agar Tak Dipakai Main Judol

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 09:10 WIB

Gus Ipul Tegaskan Stiker Miskin Inisiatif Daerah, Tapi Masalahnya Ada 2 Juta Data Salah Sasaran

Gus Ipul Tegaskan Stiker Miskin Inisiatif Daerah, Tapi Masalahnya Ada 2 Juta Data Salah Sasaran

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 02:00 WIB

Pantau Bansos PKH-BPNT 2025 Lewat SIKS-NG: Cek Status dan Pencairan Dana Kemensos

Pantau Bansos PKH-BPNT 2025 Lewat SIKS-NG: Cek Status dan Pencairan Dana Kemensos

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 10:48 WIB

Terkini

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

×