Sosok Teuku Faisal Fathani: Penemu Alat Pendeteksi Longsor yang Kini Pimpin BMKG

Bangun Santoso

Senin, 03 November 2025 | 12:54 WIB
Sosok Teuku Faisal Fathani: Penemu Alat Pendeteksi Longsor yang Kini Pimpin BMKG
Prof Teuku Faisal Fathani resmi dilantik oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebagai Kepala BMKG yang baru. (Dok. Kemenhub)
  • Profesor Teuku Faisal Fathani, penemu sistem peringatan dini longsor GAMA-EWS, resmi dilantik menjadi Kepala BMKG yang baru
  • Pelantikan ini diharapkan dapat mempercepat transformasi BMKG menjadi lembaga yang lebih berbasis data, teknologi, dan kolaboratif untuk meningkatkan pelayanan publik
  • Teuku Faisal adalah Guru Besar UGM dengan rekam jejak internasional, puluhan penghargaan, dan inovasi teknologi mitigasi bencana yang telah diimplementasikan secara global

Suara.com - Tongkat komando Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi beralih ke tangan seorang inovator ulung, Profesor Teuku Faisal Fathani. Alumni SMA Taruna Nusantara ini dikenal luas sebagai penemu sistem peringatan dini bencana sedimen yang karyanya telah diakui dunia.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Prof Faisal sebagai Kepala BMKG yang baru, menggantikan Dwikorita Karnawati, dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi di kantor Kementerian Perhubungan pada Senin (3/11/2025).

Menhub Dudy Purwagandhi menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru ini. Menurutnya, BMKG memegang peranan krusial dalam menjamin keselamatan dan keamanan publik, khususnya di sektor transportasi yang sangat bergantung pada akurasi informasi cuaca dan iklim.

Pelantikan ini diharapkan menjadi akselerator transformasi BMKG menjadi lembaga yang lebih modern dan kolaboratif.

“Semoga momentum ini menjadikan BMKG semakin solid, profesional, dan berintegritas untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima,” ujarnya.

Lahir di Banda Aceh pada 26 Mei 1975, Teuku Faisal adalah seorang Guru Besar Teknik Sipil dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang meraih gelar profesor pada tahun 2017. Rekam jejak akademisnya begitu cemerlang, dengan gelar PhD di bidang geoteknik dari Tokyo University of Agriculture and Technology serta pengalaman post-doctoral di Public Policy Center, The University of Iowa.

Namun, yang paling menonjol dari sosoknya adalah inovasi teknologi mitigasi bencana. Terinspirasi dari peralatan deteksi gempa asal Jepang saat penanggulangan longsor di Indonesia pada 1999, Faisal menciptakan alat pendeteksi longsor yang diberi nama GAMA-EWS.

Sistem canggih ini terdiri dari berbagai sensor seperti penakar hujan, ekstensiometer, tiltmeter, dan pemantau fluktuasi muka air tanah. Temuannya ini tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi telah diimplementasikan secara luas di 32 provinsi di Indonesia dan bahkan di beberapa negara lain.

Inovasi ini telah mendapatkan lima hak paten, serta diadopsi menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar internasional (ISO).

Dedikasinya pada ilmu pengetahuan dan kemanusiaan diganjar dengan berbagai penghargaan prestisius. Ia pernah dinobatkan sebagai Dosen Berprestasi Tingkat Nasional pada tahun 2013 oleh Kemendikbud. Presiden RI juga menganugerahinya Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X dan XX Tahun.

Sebelum memimpin BMKG, Prof Faisal telah malang melintang di berbagai posisi strategis, baik di dalam maupun luar negeri. Ia pernah menjabat sebagai Plt Direktur di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta memegang jabatan penting di UNESCO dan berbagai konsorsium internasional yang berfokus pada pengurangan risiko bencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BMKG Diganti: Profesor UGM Teuku Faisal Gantikan Dwikorita, Menhub Peringatkan Hal Ini

Kepala BMKG Diganti: Profesor UGM Teuku Faisal Gantikan Dwikorita, Menhub Peringatkan Hal Ini

News | Senin, 03 November 2025 | 12:47 WIB

Hari Terakhir Modifikasi Cuaca, BMKG Klaim Curah Hujan Turun 43 Persen

Hari Terakhir Modifikasi Cuaca, BMKG Klaim Curah Hujan Turun 43 Persen

News | Senin, 03 November 2025 | 10:35 WIB

Cuaca Jakarta Hari Ini Menurut BMKG: Waspada Hujan Sepanjang Hari Hingga Malam

Cuaca Jakarta Hari Ini Menurut BMKG: Waspada Hujan Sepanjang Hari Hingga Malam

News | Senin, 03 November 2025 | 06:29 WIB

BMKG: Puncak Musim Hujan Dimulai November, Berlangsung Lebih Lama hingga Februari 2026

BMKG: Puncak Musim Hujan Dimulai November, Berlangsung Lebih Lama hingga Februari 2026

News | Minggu, 02 November 2025 | 16:40 WIB

Jakarta Masuk Puncak Musim Hujan, BMKG Siapkan Modifikasi Cuaca

Jakarta Masuk Puncak Musim Hujan, BMKG Siapkan Modifikasi Cuaca

News | Minggu, 02 November 2025 | 11:37 WIB

Prediksi Cuaca Hari Ini 2 November 2025: Waspada Hujan Petir di Sejumlah Kota

Prediksi Cuaca Hari Ini 2 November 2025: Waspada Hujan Petir di Sejumlah Kota

News | Minggu, 02 November 2025 | 10:54 WIB

Prediksi Cuaca Hari Ini 1 November 2025: Waspada Hujan Lebat di Awal Bulan

Prediksi Cuaca Hari Ini 1 November 2025: Waspada Hujan Lebat di Awal Bulan

News | Sabtu, 01 November 2025 | 11:11 WIB

Terkini

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB