Heboh Gudang Ompreng MBG di Jakut Palsukan Label Halal, APMAKI: Pelaku Harus Ditindak Tegas!

Agung Sandy Lesmana

Senin, 03 November 2025 | 15:29 WIB
Heboh Gudang Ompreng MBG di Jakut Palsukan Label Halal, APMAKI: Pelaku Harus Ditindak Tegas!
Heboh Gudang Ompreng MBG di Jakut Palsukan Label Halal, APMAKI: Pelaku Harus Ditindak Tegas! (Foto dok. polisi)
baca 10 detik
  • Kepolisan kini didesak untuk mengusut tuntas termasuk menindak pelaku kasus ompreng palsu MBG di kawasan Jakarta Utara. 
  • Terungkapnya kasus ini, diduga para pelaku memalsukan logo halal dalam pembuatan ompreng MBG.
  • Kasus ini juga dianggap merugikan produsen dalam negeri karena diduga ompreng palsu itu dibuat di China. 

Suara.com - Kepolisian kini didesak untuk mengusut tuntas kasus ompreng palsu makan bergizi gratis (MBG) yang ditemukan di sebuah gudang kawasan Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. Penyelidikan kasus ompreng palsu MBG itu juga harus dilakukan secara terbuka ke publik.

Desakan itu disampaikan Asosiasi Pengusaha Wadah Makan Indonesia atau APMAKI. Sekjen APMAKI, Ardy Susanto juga meminta agar pelaku-pelaku yang terlibat dalam kasus ompreng palsu MBG itu ditindak secara tegas.

"Kami mengapresiasi sekaligus mendorong pihak kepolisian untuk mengusut tuntas ompreng palsu tersebut, perlu ditangani secara serius, transparan, akuntabel serta para pelaku yang diduga terlibat, harus ditindak tegas," ujarnya ditulis pada Senin (3/11/2025).

Menurutnya, mencuatnya kasus ompreng MBG palsu itu bisa merusak program MBG yang sedang digeber oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya ada dugaan jika pembuatan ompreng MBG itu memalsukan logo halal.

Dia juga mempertanyakan soal standar keamanan dan kesehatan setelah terbongkarnya kasus pemalsuan ompreng MBG itu. Terlebih, terungkap jika ribuan ompreng tersebut diduga diimpor dari China. Setelahnya, label ribuan ompreng MBG itu disulap dari 'Made in China' menjadi 'Made in Indonesia.'

"Karena itu, kami mendorong pihak kepolisian perlu bersinergi dengan pihak Badan Pangan Nasional (BGN), MUI, Badan Standardisasi Nasional (BSN), dan Bea Cukai untuk mengusut tuntas dugaan pemalsuan ompreng ini. Selain untuk meminta pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang diduga terlibat, juga untuk mencegah terjadi peristiwa serupa yang bisa mengganggu program MBG," ujarnya.

Lebih lanjut, dia pun menyesalkan adanya praktik nakal terkait pemalsuan ompreng MBG tersebut. Sebab, kata dia kasus ini bisa merugikan para produsen ompreng di dalam negeri.

"APMAKI sendiri sudah berkomitmen dari awal untuk menyediakan ompreng atau food tray dan perlengkapan makan lain yang aman untuk kesehatan sesuai dengan standar Nasional Indonesia (SNI) dan bersertifikasi halal guna memastikan kelancaran program MBG di seluruh Indonesia," ujar dia.

Agar kasus ini tak lagi terulang, APMAKI mengaku siap membantu pemerintah untuk mendistribusikan produk ompreng berkualitas tinggi, termasuk menjamin standar kehalalan keamanannya berdasarkan rekomendasi MUI, SNI dan kebutuhan BGN.

baca juga

"Kami memiliki kemampuan produksi ompreng 10 juta set per bulan dan siap meningkatkan kapasitas produksi untuk memastikan distribusi ompreng yang sesuai standar halal dan SNI apabila dibutuhkan oleh pemerintah dan BGN," ujarnya.

Geledah Gudang Ompreng Palsu MBG

Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Jakarta Utara menggeledah sebuah ruko terkait dugaan penjualan ompreng atau food tray palsu yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penggeledahan itu dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara menyusul adanya aduan masyarakat dan sorotan publik mengenai asal-usul serta standar produk tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, telah membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Kasus ini kekinian menurutnya tengah dalam penyelidikan.

"Masih kita dalami info tersebut mendasari adanya aduan," kata Onkoseno saat dikonfirmasi, Sabtu (1/11/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama Gugat Kejagung Berakhir, Aset Berharga Sandra Dewi Hasil Korupsi Harvey Moeis Segera Dilelang

Drama Gugat Kejagung Berakhir, Aset Berharga Sandra Dewi Hasil Korupsi Harvey Moeis Segera Dilelang

News | Senin, 03 November 2025 | 15:03 WIB

Heboh Cuitan Susi Pudjiastuti Tantang Prabowo Panggil Bandar Judol, Nama Budi Arie Disebut-sebut

Heboh Cuitan Susi Pudjiastuti Tantang Prabowo Panggil Bandar Judol, Nama Budi Arie Disebut-sebut

News | Senin, 03 November 2025 | 10:38 WIB

Wapres Gibran Undi Doorprize di Acara Mancing, Ray Rangkuti Ketawa Ngakak: Aku Gak Bisa Lagi Ngomong

Wapres Gibran Undi Doorprize di Acara Mancing, Ray Rangkuti Ketawa Ngakak: Aku Gak Bisa Lagi Ngomong

News | Sabtu, 01 November 2025 | 12:52 WIB

Proyek Whoosh Diacak-acak, Pakar Ungkap Hubungan Prabowo-Jokowi: Sudah Retak tapi Belum Terbelah

Proyek Whoosh Diacak-acak, Pakar Ungkap Hubungan Prabowo-Jokowi: Sudah Retak tapi Belum Terbelah

News | Sabtu, 01 November 2025 | 11:36 WIB

Terkini

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:01 WIB

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

CREA: Kematian akibat Polusi Udara Melonjak 42 Persen, Asap Karhutla Makin Mematikan

CREA: Kematian akibat Polusi Udara Melonjak 42 Persen, Asap Karhutla Makin Mematikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

EHEF 2026 Resmi Digelar di UGM, Hadirkan 90 Kampus Eropa dan 1.000 Beasiswa

EHEF 2026 Resmi Digelar di UGM, Hadirkan 90 Kampus Eropa dan 1.000 Beasiswa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:54 WIB

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:53 WIB

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:50 WIB

×