Inflasi Jakarta Lebih Tinggi dari Nasional? Gubernur DKI Klaim Ekonomi Tetap Terkendali

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 04 November 2025 | 16:21 WIB
Inflasi Jakarta Lebih Tinggi dari Nasional? Gubernur DKI Klaim Ekonomi Tetap Terkendali
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Inflasi bulanan Jakarta lebih tinggi dari nasional, namun gubernur sebut ekonomi tetap terkendali.

  • Kenaikan harga emas perhiasan, cabai merah, dan beras menjadi pendorong utama laju inflasi bulanan.

  • Secara tahunan, inflasi Jakarta (2,69%) tercatat masih lebih rendah dibandingkan angka inflasi nasional (2,86%).

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengklaim bahwa kondisi ekonomi Ibu Kota tetap terkendali, meskipun inflasi bulanan Jakarta pada Oktober 2025 tercatat sedikit lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Pernyataan ini disampaikan Pramono menanggapi laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat inflasi Jakarta mencapai 0,31 persen secara bulanan (month-to-month), sementara inflasi nasional berada di angka 0,28 persen.

"Baik inflasi maupun pertumbuhan ekonomi kita masih terkendali," kata Pramono saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025).

Pramono menjelaskan, angka inflasi bulanan yang sedikit lebih tinggi tidak serta-merta mengindikasikan pelemahan ekonomi. Ia menyoroti bahwa inflasi tahunan (year-on-year atau y-o-y) Jakarta justru relatif lebih rendah dibandingkan angka nasional.

"Inflasi tahunan Jakarta secara konsisten berada di bawah nasional, jadi kondisinya masih sangat baik dan terkendali," ujarnya.

Berdasarkan data BPS DKI Jakarta, inflasi tahunan Ibu Kota pada Oktober 2025 tercatat sebesar 2,69 persen, lebih rendah dari inflasi nasional yang mencapai 2,86 persen.

Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin, menjelaskan bahwa inflasi bulanan dipicu oleh lonjakan harga pada sejumlah komoditas.

"Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada Oktober 2025 antara lain emas perhiasan, cabai merah, tarif angkutan udara, biaya perguruan tinggi, dan beras," ungkap Nurul dalam keterangannya, Senin (3/11).

Meski begitu, laju inflasi berhasil diredam oleh penurunan harga pada komoditas lain, seperti tomat, tarif tol, udang basah, alpukat, dan pepaya.

baca juga

Secara umum, Indeks Harga Konsumen (IHK) DKI Jakarta pada Oktober 2025 tercatat sebesar 107,82, naik dari 105,00 pada Oktober 2024.

Sementara itu, lonjakan harga tahunan tertinggi dialami kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencapai 10,42 persen, diikuti kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,72 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi YoY Oktober 2,86 Persen, Mendagri: Masih Aman & Menyenangkan Produsen maupun Konsumen

Inflasi YoY Oktober 2,86 Persen, Mendagri: Masih Aman & Menyenangkan Produsen maupun Konsumen

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 16:10 WIB

Jadi Piutang, WIKA Masih Tunggu Pembayaran Klaim Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Rp 5,01 T

Jadi Piutang, WIKA Masih Tunggu Pembayaran Klaim Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Rp 5,01 T

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 15:42 WIB

Negara Tanggung Jawab Siap Lunasi Utang Kereta Cepat Jakarta Bandung Rp 119,35 Triliun

Negara Tanggung Jawab Siap Lunasi Utang Kereta Cepat Jakarta Bandung Rp 119,35 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 November 2025 | 15:25 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×