Lagi Jadi Fokus Dirut Transjakarta, Kenapa Mode Share Transportasi Umum di Jakarta Baru 22 Persen?

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 05 November 2025 | 18:39 WIB
Lagi Jadi Fokus Dirut Transjakarta, Kenapa Mode Share Transportasi Umum di Jakarta Baru 22 Persen?
Ilustrasi Bus Transjakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Fokus utama perusahaan saat ini penyelesaian pengadaan bus listrik yang sedang berlangsung hingga akhir 2025.
  • Tj melakukan evaluasi terhadap kebutuhan rute dan efisiensi anggaran sebelum mempertimbangkan penambahan armada baru.
  • Welfizon juga menyoroti adanya kesenjangan antara ketersediaan infrastruktur dan tingkat penggunaan transportasi publik di Jakarta.

Suara.com - Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan pihaknya belum memiliki rencana menambah jumlah armada baru pada 2026, meskipun tren jumlah penumpang terus menunjukkan kenaikan.

Ia menegaskan, fokus utama perusahaan saat ini masih tertuju pada penyelesaian pengadaan bus listrik yang sedang berlangsung hingga akhir 2025.

Menurut Welfizon, rencana pengadaan 200 unit bus listrik tahun ini sudah menjadi prioritas utama. Setelah seluruh unit beroperasi, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kebutuhan rute dan efisiensi anggaran sebelum mempertimbangkan penambahan armada baru.

"Kita akan menyelesaikan penambahan bus tahun ini. Sebenarnya itu adalah proses peremajaan yang bus listrik. Kemudian rute kita sedang evaluasi, karena tentu kita juga harus in line dengan proses anggaran yang ada di dewan," kata Welfizon kepada wartawan, Rabu (5/11/2025).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, jumlah penumpang Transjakarta pada September 2025 tercatat naik 2,86 persen dibanding Agustus 2025 dan melonjak 12,48 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Meski begitu, Welfizon menilai penambahan bus bukan solusi tunggal dalam menghadapi peningkatan jumlah pengguna.

Ia menjelaskan, Transjakarta kini memilih untuk mengoptimalkan rute yang sudah ada agar lebih efisien serta memperkuat integrasi dengan moda transportasi publik lain di Jakarta.

“Fokus kami ke depan adalah mencoba mengintensifkan rute-rute yang sudah kita bangun,” ujarnya.

Welfizon juga menyoroti adanya kesenjangan antara ketersediaan infrastruktur dan tingkat penggunaan transportasi publik di Jakarta.

Berdasarkan data, sekitar 91,8 persen infrastruktur transportasi umum telah tersedia, yang berarti sembilan dari sepuluh warga seharusnya dapat menjangkau layanan transportasi publik dalam waktu 5–10 menit.

baca juga

Namun, tingkat penggunaan atau mode share transportasi umum di Jakarta baru mencapai sekitar 22 persen.

“Data ini sebenarnya yang dua tahun terakhir kami coba fokus. Caranya bagaimana nih biar 22 persen ini bisa naik, sehingga infrastruktur itu bisa optimal,” ucap dia.

Untuk mendorong peralihan masyarakat ke transportasi umum, Transjakarta kini mengubah pendekatan komunikasi publiknya. Welfizon menyebut, paradigma lama yang menganggap layanan publik hanya bersifat reaktif terhadap keluhan pelanggan harus diubah menjadi lebih aktif dan agresif dalam kampanye pemasaran.

"Selama ini kan orang selalu bicaranya kalau yang bisa agresif campaign itu adalah swasta. Perusahaan ojol campaign-nya masif. Tapi kalau layanan publik ya jawabin komplain aja, kan seolah-olah paradigmanya begitu. Ini yang kita ubah. Jadi kita mulai lebih agresif, mendorong marketing campaign, menguatkan brand dengan lebih kuat," jelasnya.

Berdasarkan data BPS, jumlah penumpang Transjakarta pada September 2025 mencapai 36.437.848 orang. Angka itu meningkat dari Agustus 2025 yang mencatat 35.425.055 penumpang. Secara tahunan, jumlah penumpang Transjakarta juga naik 12,48 persen dibandingkan September 2024 yang mencapai 32.394.170 penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka Pas Weekend! 3 Perpustakaan Gratis ini Ada di Dekat Halte Transjakarta

Buka Pas Weekend! 3 Perpustakaan Gratis ini Ada di Dekat Halte Transjakarta

Your Say | Rabu, 05 November 2025 | 15:31 WIB

Subsidi Menyusut, Biaya Naik: Ini Alasan Transjakarta Wacanakan Tarif Baru

Subsidi Menyusut, Biaya Naik: Ini Alasan Transjakarta Wacanakan Tarif Baru

News | Rabu, 05 November 2025 | 10:48 WIB

Targetkan 400 Juta Penumpang Tahun 2025, Dirut Transjakarta: Bismillah Doain

Targetkan 400 Juta Penumpang Tahun 2025, Dirut Transjakarta: Bismillah Doain

News | Rabu, 05 November 2025 | 00:35 WIB

Subsidi Transportasi Dipangkas, Tarif Transjakarta Naik pada 2026?

Subsidi Transportasi Dipangkas, Tarif Transjakarta Naik pada 2026?

News | Selasa, 04 November 2025 | 18:37 WIB

Terkini

65 Lapak PKL Jalan Nyi Raja Permas Dibongkar

65 Lapak PKL Jalan Nyi Raja Permas Dibongkar

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:41 WIB

Saham Rp1 Berlaku, Siapa yang Untung dan Buntung di Hari Pertama?

Saham Rp1 Berlaku, Siapa yang Untung dan Buntung di Hari Pertama?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:37 WIB

PJS Soroti Kata 'Mampu' dalam RUU Ketenagakerjaan: Bisa Bikin Disabilitas Tersingkir

PJS Soroti Kata 'Mampu' dalam RUU Ketenagakerjaan: Bisa Bikin Disabilitas Tersingkir

News | Senin, 28 September 2026 | 17:34 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Pria Tidak Lengket Cepat Meresap

3 Rekomendasi Moisturizer Pria Tidak Lengket Cepat Meresap

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 17:33 WIB

Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi

Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB

Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Banten | Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB

BRI Tebar Promo Ramen Girl Rp35 Ribu

BRI Tebar Promo Ramen Girl Rp35 Ribu

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:30 WIB

Pestapora dan The Weeknd Gerakkan Ekonomi Jakarta Ratusan Miliar

Pestapora dan The Weeknd Gerakkan Ekonomi Jakarta Ratusan Miliar

Video | Senin, 28 September 2026 | 17:30 WIB

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:25 WIB

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

News | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

×