Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Gaet Investasi Rp62 Triliun dari Korea di Cilegon

Jum'at, 07 November 2025 | 08:37 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Gaet Investasi Rp62 Triliun dari Korea di Cilegon
Presiden RI Prabowo Subianto tampak didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat peresmian LCI di Cilegon (Dok: ESDM)

Suara.com - Di tengah suasana hangat peresmian pabrik petrokimia Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Kamis (6/11/2025), Presiden Prabowo Subianto melontarkan guyonan yang membuat para tamu asal Korea Selatan tersenyum lebar.

“Jadi orang Korea ini bangsa yang tangguh. Kalau negosiasi sama orang Korea itu tidak gampang. Jadi boleh juga kalau orang Korea kita kirim orang Papua,” kata Prabowo sambil menatap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Ucapan ringan itu menggambarkan kisah di balik proyek senilai USD3,9 miliar atau sekitar Rp62,4 triliun tersebut. Sebab, di balik berdirinya pabrik megah itu, ada proses negosiasi panjang yang dipimpin langsung oleh Bahlil Lahadalia, tokoh yang dikenal tegas dan berani mengambil keputusan cepat di meja runding.

Presiden RI Prabowo Subianto setelah meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia, salah satu proyek petrokimia terbesar di Asia Tenggara (Dok: ESDM)
Presiden RI Prabowo Subianto setelah meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia, salah satu proyek petrokimia terbesar di Asia Tenggara (Dok: ESDM)

Pabrik Lotte Chemical Indonesia ini menjadi salah satu proyek petrokimia terbesar di Asia Tenggara. Fasilitas tersebut akan mengolah naphtha menjadi bahan baku plastik, kabel, dan komponen otomotif, yang selama ini masih banyak diimpor dari luar negeri.

“Dengan pabrik ini, kita tidak lagi mengimpor secara besar-besaran. Sekitar 70 persen bisa kita substitusi, dan 30 persen sisanya akan kita ekspor,” ujar Bahlil.

Pemerintah menilai kehadiran LCI menjadi bukti nyata keberhasilan program hilirisasi industri yang selama ini digencarkan. Tujuannya, menekan impor dan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri agar industri nasional makin berdaya saing.

Namun di balik kemegahan itu, perjalanan menuju kesepakatan investasi berlangsung tidak mudah. Negosiasi dengan investor Korea mencakup banyak aspek: jaminan pasokan energi, infrastruktur pendukung, hingga kepastian regulasi. Bahlil membawa pendekatan lugas tanpa basa-basi, namun tetap membangun kepercayaan dengan mitra asing.

Kini hasil kerja keras itu tampak nyata. Pabrik seluas 100 hektare di kawasan industri Cilegon itu berdiri megah, siap mengolah bahan baku yang dulu harus diimpor, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Peresmian LCI bukan sekadar seremoni. Proyek ini menjadi simbol kerja sama ekonomi yang kuat antara Indonesia dan Korea Selatan. Dan di balik semua itu, Bahlil Lahadalia menunjukkan bahwa diplomasi ekonomi bukan hanya tentang angka investasi, tapi tentang membangun kepercayaan yang bertahan lama.***

Baca Juga: Setahun Berjalan, Hilirisasi Kementerian ESDM Dorong Terciptanya 276 Ribu Lapangan Kerja Baru

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI