Siswa Terduga Kasus Bom Rakitan di SMAN 72 Korban Bullying, Begini Kata Pengamat Teroris

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 08 November 2025 | 17:41 WIB
Siswa Terduga Kasus Bom Rakitan di SMAN 72 Korban Bullying, Begini Kata Pengamat Teroris
Siswa Terduga Kasus Bom Rakitan di SMAN 72 Korban Bullying, Begini Kata Pengamat Teroris
baca 10 detik
  • Teror bom rakitan yang mengguncang SMAN 72 Jakarta menjadi sorotan publik
  • Pakar teroris global pun menyoroti aksi terduga pelaku yang tak lain adalah siswa dari sekolah itu
  • Menurut Hamidin, kemungkinan aksi siswa itu karena ledakan simbolik dari luka sosial. 

Suara.com - Ledakan bom rakitan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025) yang menyebabkan puluhan siswa luka-luka kini menjadi sorotan banyak pihak. Insiden ledakan yang terjadi saat pelaksanaan salat Jumat di lingkungan SMAN 72 diduga dilakukan salah satu siswa di sekolah itu.

Aksi terduga pelaku bom rakitan yang masih berusia belia itu pun menjadi sorotan Pengamat Terorisme Global, Hamidin. Menurutnya, tragedi ini bisa jadi bukan jaringan teroris tersruktur, tetapi karena masalah sosial di lingkungan sekolah.

Terlebih, mencuat dugaan aksi teror dari remaja terduga pelaku ini karena korban kerap mengalami perundungan alias bullying oleh teman-temannya.

“Bila dugaan itu benar, ledakan ini lebih dari insiden kriminal; ia adalah tindakan regresif-balasan, manifestasi luka psikologis yang lama terpendam dan akhirnya meledak dalam bentuk kekerasan fisik,” ujarnya lewat keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (8/11/2025).

Mantan Deputi Kerjasama Internasional BNPT RI ini pun mengaku aksi bullying di kalangan anak-anak bisa memicu ledakan amarah hingga korbannya bisa melakukan tindakan ekstrem.

"Ledakan di SMA 72, dengan demikian, bisa dipahami sebagai buah dari luka sosial yang membusuk tanpa penanganan," ujarnya.

Lebihk lanjut, dia menyerukan jika anti-bullying tidak sekadar slogan, melainkan harus menjadi budaya yang menumbuhkan empati. Menurutnya, insiden bahwa Ledakan di SMA 72 menjadi peringatan moral kolektif: ekstremisme dapat tumbuh dari kesepian, kekecewaan, dan rasa terasing.

“Anak-anak yang terluka di hati bisa menjadi bom waktu jika tidak ada yang mendengar dan menuntun mereka ke jalan yang benar. Senjata terkuat melawan kekerasan adalah perhatian, kasih, dan kemampuan mendengar,” ujarnya.

Terduga Pelaku Pendiam dan Diduga Korban Bully

baca juga

Fakta baru terungkap jika terduga pelaku kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta dilakukan seorang siswa. Siswa terduga pelaku peledakan itu dikenal pendiam. Pernyataan itu disampaikan saksi mata bernama Maman.

"Iya, (pelaku) siswa SMAN 72," kata Maman di lokasi kejadian, Jumat (7/11/2025).

Maman mengaku tidak mengenal siswa tersebut secara pribadi, tetapi ia sering melihatnya jajan di kantin. Berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan sekolah, terduga pelaku merupakan siswa kelas 12.

"Saya tidak kenal, cuma tahu dia suka jajan. Orangnya pendiam," jelasnya.

Selain itu, saksi lain bernama Sela juga menyebut jika terduga pelaku adalah siswa yang sering menerima perundungan alias bullying dari siswa lainnya.

“Saya menduga siswa ini ingin balas dendam dan bunuh diri. Tadi saya lihat ada tiga jenis bom dan hanya dua yang meledak,” kata Sela.

Meski demikian, belum diketahui motif dari kasus ledakan di SMAN 72 karena masih diselidiki oleh kepolisian. Bahkan, tim Gegana Polri sempat dikerahkan untuk mengungkap asal-muasal ledakan tersebut. 

Dari insiden ledakan yang diduga terjadi sebanyak dua kali itu, total korban mencapai puluhab orang. Ledakan itu terjadi saat pelaksaaan Salat Jumat di masjid SMAN 72 Jakarta. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Temukan Serbuk Diduga Bahan Peledak di SMAN 72, Catatan Pelaku Turut Disita

Polisi Temukan Serbuk Diduga Bahan Peledak di SMAN 72, Catatan Pelaku Turut Disita

News | Sabtu, 08 November 2025 | 15:35 WIB

Ledakan SMAN 72: Jejak TikTok Terduga Pelaku 8 Jam Sebelum Kejadian Ungkap Hal Mengejutkan!

Ledakan SMAN 72: Jejak TikTok Terduga Pelaku 8 Jam Sebelum Kejadian Ungkap Hal Mengejutkan!

News | Sabtu, 08 November 2025 | 15:13 WIB

Polisi Dalami Motif Ledakan SMAN 72, Dugaan Bullying hingga Paham Ekstrem Diselidiki

Polisi Dalami Motif Ledakan SMAN 72, Dugaan Bullying hingga Paham Ekstrem Diselidiki

News | Sabtu, 08 November 2025 | 15:12 WIB

Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Adalah Siswa Sendiri, Kapolri Ungkap Kondisinya

Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Adalah Siswa Sendiri, Kapolri Ungkap Kondisinya

News | Sabtu, 08 November 2025 | 14:49 WIB

Terkini

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:43 WIB

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:39 WIB

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB