Skandal Terlupakan? Sepatu Kets asal Banten Terpapar Radioaktif Jauh Sebelum Kasus Udang Mencuat

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 10 November 2025 | 21:02 WIB
Skandal Terlupakan? Sepatu Kets asal Banten Terpapar Radioaktif Jauh Sebelum Kasus Udang Mencuat
Dirjen ILMATE Kemenperin, Setia Diarta memaparkan kasus radioaktif pada sepatu kets sebelum mencuat udang cikande di hadapan Anggota DPR, Senin (10/11/2025). [Tangkapan layar]
baca 10 detik
  • Kemenperin mengungkap sepatu kets Indonesia terkontaminasi radioaktif Cesium-137, terdeteksi oleh Bea Cukai Belanda.

  • Temuan pada sepatu asal Banten ini terjadi jauh sebelum kasus radiasi udang mencuat.

  • Investigasi menunjukkan tingkat cemaran radioaktif spesifik sebesar 1,6 Bq/gr pada sampel sepatu tersebut.

Suara.com - Jauh sebelum publik digemparkan oleh temuan radiasi pada produk udang dan cengkeh Indonesia, sebuah preseden berbahaya ternyata telah terjadi pada produk fesyen andalan ekspor, yakni sepatu kets.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akhirnya membuka fakta bahwa produk alas kaki buatan dalam negeri pernah terdeteksi terkontaminasi zat radioaktif berbahaya, Cesium-137, oleh otoritas Bea Cukai Belanda.

Fakta tersebut terungkap dalam sebuah pengakuan blak-blakan dari Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Senin (10/11/2025).

"Jauh sebelum udang, kita sebenarnya juga sudah menerima laporan dari Bea Cukai Belanda terhadap hasil temuan beberapa kotak Precise sepatu kets," kata Setia.

Setia memaparkan bahwa tingkat paparan radiasi pada sepatu kets tersebut mencapai level maksimal 110 NanoSv per jam.

Hasil penelusuran lebih lanjut mengarahkan sumber kontaminasi ke salah satu pusat industri di Provinsi Banten, area yang belakangan memang menjadi sorotan akibat isu serupa.

Data investigasi yang dipaparkan menunjukkan tingkat kontaminasi yang terukur secara spesifik dan tidak bisa dianggap remeh.

"Investigasi lebih lanjut terhadap sepatu kets ini menunjukkan adanya satu kotak sepatu yang memang berisi sepasang sepatu dengan aktivitas cemerannya sekitar 1,5KBq Cs-137 dan spesifiknya 1,6 Bq/gr Cs-137," katanya.

Pengungkapan kasus sepatu ini memberikan konteks baru bahwa masalah kontaminasi Cesium-137 di lingkungan industri, khususnya di Cikande, Serang, Banten, kemungkinan telah berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan publik.

baca juga

Kawasan industri tersebut kini telah ditetapkan sebagai zona khusus radiasi menyusul temuan kontaminasi yang terungkap melalui jalur ekspor komoditas udang ke Amerika Serikat.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah 22 pabrik yang tercemar zat radioaktif telah tuntas didekontaminasi, dan total 558,8 ton material terkontaminasi berhasil dipindahkan dari area tersebut.

"Untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat, kegiatan dekontaminasi di luar pabrik, terutama di zona merah, termasuk permukiman, lapak, dan lahan kosong, secara intensif terus dilakukan oleh Satgas," kata Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang juga Ketua Bidang Mitigasi dan Penanganan Kontaminasi Satgas Cs-137, Rasio Ridho Sani, Kamis (30/10/2025).

Rasio menjelaskan bahwa kegiatan mitigasi dan dekontaminasi secara intensif terus dilakukan. Sebanyak 22 pabrik yang terdeteksi paparan radiasi Cs-137 telah berhasil melalui proses dekontaminasi oleh Satgas.

Pabrik-pabrik yang telah selesai didekontaminasi oleh KBRN Gegana Polri dengan supervisi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (Bapeten) kini dapat segera kembali beroperasi.

Kontaminasi Cesium-137 di zona merah disebabkan oleh penggunaan limbah peleburan logam (*slag*) terkontaminasi radioaktif, yang digunakan masyarakat sebagai material urukan.

Dari 12 lokasi yang teridentifikasi di zona merah, lima lokasi telah berhasil didekontaminasi, sementara tujuh lokasi lainnya masih dalam proses dekontaminasi intensif.

Pembersihan dan pemindahan material uruk terkontaminasi Cesium-137 di zona merah dilakukan oleh tim dari Nubika Zeni TNI-AD dan KBRN Gegana Brimob Polri.

Menurut Rasio Ridho Sani, hingga saat ini material dekontaminasi yang berhasil dipindahkan, baik dari pabrik maupun dari zona merah, mencapai 275,87 meter kubik atau setara dengan 558,8 ton.

Untuk keamanan, proses dekontaminasi secara ketat mengikuti protokol keamanan radiasi yang dikendalikan oleh Petugas Proteksi Radiasi (PPR) dari BRIN dan Bapeten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemulihan Cikande: 558 Ton Material Radioaktif Berhasil Diangkut Satgas Cesium-137

Pemulihan Cikande: 558 Ton Material Radioaktif Berhasil Diangkut Satgas Cesium-137

News | Senin, 03 November 2025 | 17:40 WIB

91 Orang Kembali Dievakuasi dari Zona Merah Kontaminasi Cesium-137 Cikande

91 Orang Kembali Dievakuasi dari Zona Merah Kontaminasi Cesium-137 Cikande

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 08:32 WIB

Horor Cesium-137 Cikande: Radiasi 875.000 Kali Normal, Pemerintah Stop Impor Besi Tua

Horor Cesium-137 Cikande: Radiasi 875.000 Kali Normal, Pemerintah Stop Impor Besi Tua

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 13:52 WIB

Terkini

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

×