Ikut Terluka hingga Tulis Pesan 'DIE', Pelaku Bom SMAN 72 Jakarta Sengaja Ledakkan Kepala Sendiri?

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Selasa, 11 November 2025 | 21:29 WIB
Ikut Terluka hingga Tulis Pesan 'DIE', Pelaku Bom SMAN 72 Jakarta Sengaja Ledakkan Kepala Sendiri?
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri beserta jajaran dan Ketua KPAI memberikan keterangan saat konferensi pers penanganan kasus ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Terduga pelaku F jalani operasi usai bom rakitan meledak di dekat kepalanya sendiri.
  • Polisi temukan tujuh bom buatan tangan, dua di antaranya diledakkan di area masjid.
  • Densus 88 dalami motif dan pengaruh digital setelah F pelajari perakitan bom dari internet.

Suara.com - Fakta baru terungkap di balik kasus ledakan bom di SMAN 72 Jakarta.

Berdasarkan hasil penyelidikan terbaru, F, pelaku yang berstatus Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH), diduga sengaja meledakkan bom rakitan di dekat kepalanya sendiri.

Akibatnya, ABH tersebut alami luka serius dan membuatnya harus menjalani operasi di rumah sakit.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa F mengalami luka berat saat meledakkan bom sumbu rakitan di area bank sampah sekolah.

Ledakan itu terjadi setelah yang bersangkutan terlebih dahulu meledakkan dua bom remote di area masjid sekolah.

"Jadi ledakan kedua, di lokasi pada saat yang bersangkutan ditemukan luka, ini menggunakan sumbu. Sehingga mengakibatkan luka di bagian kepala yang bersangkutan," ungkap Iman saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Foto yang sempat beredar memperlihatkan F tergeletak berlumuran darah dalam kondisi tak berdaya.

Di dekat tubuhnya ditemukan senjata mainan laras panjang dan pistol, serta selembar kertas bertuliskan 'DIE' yang diduga dibuat oleh F menggunakan darahnya sendiri.

Penyidik menduga F memiliki niat untuk meledakkan bom tersebut di dekat kepalanya, namun motif pasti di balik tindakan ekstrem ini masih dalam proses pendalaman.

baca juga

"Terkait motif atau maksud yang bersangkutan meledakkan itu di bagian kepalanya kami masih melakukan pendalaman, karena kami saat ini sedang mengedepankan pemulihan baik itu kesehatan maupun psikologis yang bersangkutan," jelas Iman.

F kini dilaporkan menjalani perawatan intensif dan operasi akibat luka di bagian kepala, sementara tim penyidik juga melakukan asesmen psikologis guna memastikan kondisi kejiwaan dan kemungkinan latar belakang motif dari aksinya.

Rakit Tujuh Bom

Insiden tersebut terjadi saat Salat Jumat digelar di Masjid SMAN 72 Jakarta.

Sejumlah 96 orang terdiri atas siswa dan guru mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Tim Densus 88 Antiteror Polri menemukan total tujuh bom rakitan di lokasi.

Dua di antaranya telah diledakkan di area masjid, satu bom ditemukan di area baca, dan empat lainnya di sekitar bank sampah, tempat F ditemukan terluka parah.

“Dirakit sendiri, dan pelaku mengakses melalui internet cara-cara merakit bom,” beber AKBP Mayndra Eka Wardhana, Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri.

Brimob berjaga di depan SMAN 72, Jakarta sekolah yang tempat ledakan bom rakitan terjadi pada Jumat (7/11/2025). Diduga kuat bom rakitan itu dibuat dan diledakan oleh F, seorang siswa di sekolah negeri tersebut. [Antara]
Brimob berjaga di depan SMAN 72, Jakarta sekolah yang tempat ledakan bom rakitan terjadi pada Jumat (7/11/2025). [Antara]

Penyidik menduga F telah mempersiapkan seluruh perangkat bom secara mandiri dengan bahan sederhana hasil pembelajaran dari internet.

Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain, namun aparat tetap mendalami kemungkinan adanya jejaring atau pengaruh digital ekstremisme yang memotivasi aksi tersebut.

Kasus ini menimbulkan perhatian publik karena menunjukkan tingkat kerentanan anak terhadap konten kekerasan digital, sekaligus mendorong pemerintah memperkuat literasi keamanan digital di kalangan pelajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Tak Punya Tempat Curhat', Polisi Beberkan Latar Belakang Psikologis Pelaku Bom SMA 72 Jakarta

'Tak Punya Tempat Curhat', Polisi Beberkan Latar Belakang Psikologis Pelaku Bom SMA 72 Jakarta

News | Selasa, 11 November 2025 | 20:44 WIB

Kasus Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Satu Siswa Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Satu Siswa Ditetapkan Jadi Tersangka

Foto | Selasa, 11 November 2025 | 19:48 WIB

Detik-detik Mencekam Ledakan Bom di SMA 72 Jakarta Terungkap, Pelaku Terlihat Tenang Saat Eksekusi

Detik-detik Mencekam Ledakan Bom di SMA 72 Jakarta Terungkap, Pelaku Terlihat Tenang Saat Eksekusi

News | Selasa, 11 November 2025 | 19:37 WIB

Terkini

Pramono Anung Beberkan Proyek Strategis DKI, dari RS Internasional hingga Perpanjangan LRT Jakarta

Pramono Anung Beberkan Proyek Strategis DKI, dari RS Internasional hingga Perpanjangan LRT Jakarta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:34 WIB

Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo

Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:29 WIB

Ketua BPK Serahkan Hasil Pemeriksaan LKPP 2025 ke DPR, Bapanas Jadi Satu-satunya Raih WDP

Ketua BPK Serahkan Hasil Pemeriksaan LKPP 2025 ke DPR, Bapanas Jadi Satu-satunya Raih WDP

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:14 WIB

DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2026-2030

DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2026-2030

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:00 WIB

Reaksi Roy Suryo Saat Bidkum Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban Permohonan

Reaksi Roy Suryo Saat Bidkum Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban Permohonan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:39 WIB

Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Hari Ini: 293 Anggota Hadir, Ini Agendanya

Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Hari Ini: 293 Anggota Hadir, Ini Agendanya

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:19 WIB

Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK

Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:11 WIB

Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman

Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:07 WIB

IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani

IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:02 WIB

Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:00 WIB

×