Rektor Sudirman Said: Pemimpin Sejati Juga Pendidik, Bangsa Butuh Teladan Bukan Kekuasaan

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 12 November 2025 | 11:18 WIB
Rektor Sudirman Said: Pemimpin Sejati Juga Pendidik, Bangsa Butuh Teladan Bukan Kekuasaan
Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said. (Antara)
baca 10 detik
  • Pemimpin sejati harus berperan sebagai pendidik yang mampu memberikan teladan bagi masyarakat.

  • Banyak pendiri bangsa Indonesia yang memiliki latar belakang sebagai seorang guru atau pendidik.

  • Indonesia butuh pemimpin berkarakter guru yang sabar dan menumbuhkan potensi sumber daya manusia.

Suara.com - Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menegaskan bahwa pemimpin sejati tidak hanya berfungsi sebagai pengambil keputusan, tetapi juga harus berperan sebagai pendidik yang mampu menumbuhkan potensi masyarakat melalui keteladanan.

“Pendidik adalah pemimpin, dan alangkah hebatnya bila para pemimpin Indonesia juga berperilaku sebagai pendidik,” kata Sudirman Said dalam forum EDUPSY Series 1.0 di Universitas Harkat Negeri, Rabu (12/11/2025).

Menurutnya, kepemimpinan sejati tidak bertumpu pada kekuasaan, melainkan pada kepercayaan dan pengaruh yang lahir dari teladan.

“Pemimpin sejati diikuti bukan karena posisi, tetapi karena teladan dan inspirasi,” ujarnya.

Sudirman mengingatkan bahwa banyak pendiri bangsa Indonesia yang memiliki latar belakang sebagai seorang guru atau pendidik, mulai dari Ki Hajar Dewantara, KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asy’ari, Tan Malaka, R.A. Kartini, hingga Jenderal Soedirman.

“Indonesia lahir dari ruang pendidikan yang membentuk kesadaran kolektif. Para pendiri Republik tidak hanya memimpin di depan, tapi juga membimbing di tengah dan mendorong dari belakang,” ungkapnya.

Mengutip riset James Kouzes dan Barry Posner, Sudirman menyebut kepemimpinan bukanlah bakat bawaan, melainkan kemampuan yang bisa diasah. Ia menyoroti lima praktik kepemimpinan efektif: memberi teladan, menginspirasi visi bersama, berani keluar dari zona nyaman, memberdayakan orang lain, dan menyemangati hati mereka yang dipimpin.

Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai kepemimpinan intrinsik yang bersandar pada integritas dan tanggung jawab. Ia mencontohkan Jenderal Soedirman, yang diangkat menjadi panglima tertinggi pada usia 29 tahun karena keteladanannya, bukan karena pangkatnya.

“Kekuatan sejati seorang pemimpin terletak pada kepribadiannya, bukan pangkatnya,” kata Sudirman.

baca juga

Bagi Sudirman, perguruan tinggi harus melahirkan pemimpin yang berempati dan bertanggung jawab sosial, bukan sekadar tenaga kerja.

“Bangsa ini butuh lebih banyak pemimpin berkarakter guru: sabar, reflektif, dan percaya bahwa perubahan sejati ditempuh melalui proses menumbuhkan manusia, bukan menundukkan manusia,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Sindir Pemimpin Fasis dan Zalim Lewat Tokoh Wayang Prabu Boko, Siapa Dimaksud?

PDIP Sindir Pemimpin Fasis dan Zalim Lewat Tokoh Wayang Prabu Boko, Siapa Dimaksud?

News | Sabtu, 08 November 2025 | 12:12 WIB

Prabowo Siap Beri 1,4 Juta Hektare Hutan ke Masyarakat Adat, Menhut Raja Juli Ungkap Alasannya!

Prabowo Siap Beri 1,4 Juta Hektare Hutan ke Masyarakat Adat, Menhut Raja Juli Ungkap Alasannya!

News | Sabtu, 08 November 2025 | 09:29 WIB

Cristina Macina, Pemimpin Perempuan yang Dorong Masa Depan Pangan Berkelanjutan di Indonesia

Cristina Macina, Pemimpin Perempuan yang Dorong Masa Depan Pangan Berkelanjutan di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 06 November 2025 | 21:50 WIB

Terkini

20 Ribu Perempuan Alami Kelainan Payudara, Hanya 6.000 Berobat: Deteksi Dini Penting!

20 Ribu Perempuan Alami Kelainan Payudara, Hanya 6.000 Berobat: Deteksi Dini Penting!

Health | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:31 WIB

161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya

161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar

Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan

Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi

Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Siswa Sekolah Rakyat di Pati Dikeroyok 14 Teman hingga Gigi Copot, Korban Ngaku Diminta Bungkam

Siswa Sekolah Rakyat di Pati Dikeroyok 14 Teman hingga Gigi Copot, Korban Ngaku Diminta Bungkam

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:15 WIB

UMKM Lokal Antusias Sambut Hadirnya Grand Prix of Indonesia 2026

UMKM Lokal Antusias Sambut Hadirnya Grand Prix of Indonesia 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan

Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara

Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:08 WIB

382 Kios Pasar Andir Garut Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

382 Kios Pasar Andir Garut Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:08 WIB

×