Ulah Camat di Karawang Diduga Tipu Warga Rp1,2 Miliar Modus Jual Rumah, Bupati Aep Syaepuloh Murka

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 16 November 2025 | 12:05 WIB
Ulah Camat di Karawang Diduga Tipu Warga Rp1,2 Miliar Modus Jual Rumah, Bupati Aep Syaepuloh Murka
Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat menerima laporan warga terkait penipuan yang dilakukan oleh seorang camat berinisial CT di Karawang. (ANTARA/Ali Khumaini)
  • Bupati Karawang Aep Syaepuloh berjanji akan menindaklanjuti dan memberikan sanksi tegas kepada camat berinisial CT jika terbukti bersalah dalam kasus dugaan penipuan Rp1,2 miliar
  • Penipuan dilakukan dengan modus penjualan unit rumah fiktif di sebuah perumahan, memakan 32 korban dengan janji palsu pembangunan cepat
  • Para korban secara aktif melaporkan kasus ini langsung ke bupati dengan membawa bukti-bukti kuat, menuntut pertanggungjawaban dan pengembalian dana mereka

Suara.com - Publik Karawang dihebohkan dengan dugaan skandal penipuan bernilai miliaran rupiah yang menyeret seorang pejabat camat. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, memastikan tidak akan tinggal diam dan siap mengambil tindakan tegas menyusul laporan puluhan warga yang menjadi korban.

Total kerugian yang ditimbulkan dari aksi oknum camat berinisial CT ini ditaksir mencapai Rp1,2 miliar, dengan 32 warga tercatat sebagai korban. Menanggapi laporan yang masuk langsung ke mejanya, Bupati Aep Syaepuloh menunjukkan sikap tanpa kompromi.

"Tentu saja (ditindaklanjuti). Kami tidak akan tinggal diam atas laporan warga itu," kata Bupati Aep di Karawang, Sabtu (15/11/2025).

Ia menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap camat yang baru menjabat sejak Juli 2025 itu akan segera dilakukan. Aep menjamin penyelesaian kasus akan berjalan sesuai aturan yang berlaku dan sanksi berat menanti jika terbukti bersalah.

“Kami akan selesaikan kasus ini sesuai aturan. Kalau nanti terbukti terjadi penipuan, saya pastikan akan ada sanksi tegas," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Modus yang digunakan CT terbilang rapi. Ia menawarkan unit rumah di komplek perumahan kepada para korban dengan iming-iming proses yang cepat.

Namun, setelah uang pemesanan disetorkan, proyek perumahan yang dijanjikan ternyata fiktif dan tidak pernah terealisasi.

Kasus ini mencuat ke permukaan setelah dua perwakilan korban nekat mendatangi Kantor Bupati Karawang.

Mereka datang bukan dengan tangan kosong, melainkan membawa setumpuk dokumen, termasuk salinan bukti transfer dan pembayaran yang telah mereka serahkan langsung kepada CT.

Salah seorang korban, Nadillah, berbagi kisah pilunya. Ia mengaku telah menyetor uang sebesar Rp58 juta untuk mendapatkan satu unit rumah di Perumahan Rizqia Residence. Namun, rumah yang dinanti tak kunjung ada wujudnya.

Merasa ada yang tidak beres, Nadillah sempat meminta pembatalan dan pengembalian dana. CT bahkan menandatangani surat pernyataan pembatalan di atas materai, berjanji akan mengembalikan seluruh uang Nadillah.

Namun, janji tersebut tinggal janji. Selama bertahun-tahun, uangnya tidak pernah kembali.

Kisah Nadillah hanyalah satu dari 32 cerita serupa. Jika diakumulasikan, total dana warga yang telah masuk ke kantong CT untuk membeli mimpi memiliki rumah mencapai angka fantastis, yakni Rp1.231.000.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbekal Airsoft Gun dan KTA Palsu, Polisi Gadungan Tipu Driver Ojol dan Bawa Kabur Motor

Berbekal Airsoft Gun dan KTA Palsu, Polisi Gadungan Tipu Driver Ojol dan Bawa Kabur Motor

News | Kamis, 13 November 2025 | 15:06 WIB

Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Karawang: Dari Gedung Menjulang hingga Generasi Global

Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Karawang: Dari Gedung Menjulang hingga Generasi Global

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 22:50 WIB

Dokumen Internal Bocorkan Meta Raup Untung Besar dari Iklan Penipuan

Dokumen Internal Bocorkan Meta Raup Untung Besar dari Iklan Penipuan

Tekno | Rabu, 12 November 2025 | 07:06 WIB

Ancaman Deepfake Buat Perbankan Tekor Rp2,5 Triliun

Ancaman Deepfake Buat Perbankan Tekor Rp2,5 Triliun

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 08:21 WIB

65 Persen Warga RI Terima Upaya Penipuan Tiap Minggu

65 Persen Warga RI Terima Upaya Penipuan Tiap Minggu

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 06:56 WIB

100.565 Rekening Telah Diblokir Terkait Penipuan, Total Kerugian Masyarakat Capai Rp 7,5 Triliun

100.565 Rekening Telah Diblokir Terkait Penipuan, Total Kerugian Masyarakat Capai Rp 7,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 15:25 WIB

Bukan Penipuan! Ternyata Ini Motif Pria Tabrakan Diri ke Mobil di Tanah Abang

Bukan Penipuan! Ternyata Ini Motif Pria Tabrakan Diri ke Mobil di Tanah Abang

News | Rabu, 05 November 2025 | 16:02 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB