Viral Hewan Ragunan Kurus Diduga Dana Jatah Makan Ditilep, Publik Tuntut Audit

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 16 November 2025 | 20:02 WIB
Viral Hewan Ragunan Kurus Diduga Dana Jatah Makan Ditilep, Publik Tuntut Audit
Viral hewan di Ragunan disebut kurus, publik tuntut pengusutan [Ist]
  • Unggahan di media sosial X pada Jumat (17/5) menuding penelantaran satwa di Taman Margasatwa Ragunan.
  • Tudingan tersebut berawal dari foto seekor singa tampak kurus dan isu bahwa pegawai Ragunan menjual jatah daging.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merespons pada Sabtu (18/5).

Suara.com - Media sosial X (sebelumnya Twitter) dihebohkan dengan unggahan yang menuding adanya penelantaran satwa di Taman Margasatwa Ragunan (TMR).

Foto seekor singa yang tampak kurus kering menjadi viral, memicu amarah dan spekulasi netizen mengenai dugaan korupsi anggaran pakan hewan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menanggapi tudingan tersebut.

Keramaian ini bermula dari unggahan akun X @ba*****um_ pada Jumat (17/5) yang menampilkan foto seekor singa yang nampak kurus dan berjalan berputar-putar. Pengguna tersebut menyoroti kondisi fisik hewan terkait.

"Lu pada tau ga kalo makanan hewan di ragunan di korup???????????????? Astaghfirullah dzalim banget." tulis akun tersebut.

Dalam unggahannya, ia melampirkan jempretan layar dari media sosial Thread yang menyinggung adanya pegawai sengaja membawa pulang pakan hewan.

"Hewan-hewan di kebun binatang makanannya dikorupsi. Ada yang katanya keluarganya kerja di sana, bawa daging sapi 10 kg dan ayam 10 ekor, terus dijualin lagi. Bayangkan, ada berapa pegawai dan berapa banyak makanan yang diambil," tulis p****mat.

Dari pengakuan akun bernama andini.mel**, ia mengaku memiliki tante ipar dengan suami pegawai Ragunan. "Gue punya suami, terus tantenya nikah sama pekerja ragunan. Gongnya, tiap hari tuh laki bawa daging sapi bisa 10 kg, dan ayam 10 ekor tiap malem. Bawanya sekitar jam 9 -10 an terus dijualin lagi,"

Unggahan itu dengan cepat menyebar dan mendapatkan amplifikasi dari berbagai akun besar lainnya, salah satunya @umenumen.

"Permisi pak/bu @DKIJakarta @dinaslhdki Mohon diusut isu berikut. Terima kasih.," tulis akun @umenumen yang menuntut agar pemerintah peka.

Ribuan netizen lainnya turut berkomentar, menyuarakan keprihatinan serupa dan mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan investigasi. Banyak yang langsung menyimpulkan bahwa telah terjadi praktik korupsi yang menyebabkan pakan satwa tidak terpenuhi dengan baik.

Jawaban Pemprov DKI Jakarta

Tidak butuh waktu lama, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui akun resmi X @DKIJakarta merespons tudingan yang viral tersebut pada Sabtu (18/5).

"Saat ini informasi yang diberikan masih berupa dugaan dan belum disertai bukti pendukung yang jelas. Untuk menghindari kesalahpahaman maupun potensi fitnah, kami perlu memastikan bahwa setiap laporan didukung oleh data atau fakta yang dapat diverifikasi.," jelas Pemprov DKI dalam unggahannya.

Lebih lanjut, pihak Pemprov juga meminta bukti valid terkait tudingan ini.

"Mohon agar Anda dapat melengkapi laporan dengan: Bukti yang relevan (foto, dokumen, rekaman, atau informasi konkret lainnya) : Terima kasih atas pengertiannya dan kerja sama Anda," tulis Pemprov.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Pakan Satwa Ragunan Dibawa Pulang Petugas, Pramono Membantah: Harimaunya Tak Keluarin Nanti

Heboh Pakan Satwa Ragunan Dibawa Pulang Petugas, Pramono Membantah: Harimaunya Tak Keluarin Nanti

News | Minggu, 16 November 2025 | 16:15 WIB

Bukan Cuma Kucing atau Panda, Ini 10 Hewan Paling Gemas di Dunia yang Jarang Kamu Tahu

Bukan Cuma Kucing atau Panda, Ini 10 Hewan Paling Gemas di Dunia yang Jarang Kamu Tahu

Your Say | Minggu, 16 November 2025 | 13:06 WIB

Bawaslu Ungkap Upaya Digitalisasi Pengawasan Pemilu di Tengah Keterbatasan Anggaran

Bawaslu Ungkap Upaya Digitalisasi Pengawasan Pemilu di Tengah Keterbatasan Anggaran

News | Sabtu, 15 November 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB