Ada Siswa Dibully hingga Meninggal, Kepala Sekolah SMPN 19 Tangsel Didesak Mengundurkan Diri

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Senin, 17 November 2025 | 11:42 WIB
Ada Siswa Dibully hingga Meninggal, Kepala Sekolah SMPN 19 Tangsel Didesak Mengundurkan Diri
Ilustrasi bullying. (pexels.com/Mikhail Nilov)
baca 10 detik
  • Kepala sekolah menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas keamanan peserta didik di lingkungan pendidikan.
  • JPPI mengatakan sekolah seharusnya menjadi ruang aman, ramah, dan mendidik bagi semua anak.
  • JPPI menyampaikan lima poin seruan penting untuk mencegah tragedi serupa kembali terjadi.

Suara.com - Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai, kepala sekolah SMPN 19 Tangetang Selatan harus mengundurkan diri akibat adanya kasus bullying antas siswa yang menyebabkan satu anak meningal.

Koordinatir Nasional JPPI, Ubaid Matarji, mengatakan, kepala sekolah menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas keamanan peserta didik di lingkungan pendidikan.

“Jika ada anak yang menjadi korban kekerasan sampai kehilangan nyawa, itu bukan sekadar kelalaian. Itu kegagalan kepemimpinan. Kepala sekolah harus punya sense of crisis dan mengambil tanggung jawab moral, termasuk mengundurkan diri,” ujar Ubaid dalam keterangannya, Senin (17/11/2025).

Menurut JPPI, sekolah seharusnya menjadi ruang aman, ramah, dan mendidik bagi semua anak.

Namun kekerasan yang terus berulang justru menunjukkan adanya masalah serius dalam manajemen sekolah, lemahnya pengawasan pemerintah, serta tidak maksimalnya implementasi regulasi perlindungan anak yang sebenarnya sudah tersedia.

JPPI menyampaikan lima poin seruan penting untuk mencegah tragedi serupa kembali terjadi.

Pertama, evaluasi total terhadap Satgas kekerasan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Kedua, evaluasi menyeluruh terhadap Tim Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan (TPPK) di sekolah.

Ketiga, kepala sekolah diminta mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban atas gagalnya perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

baca juga

Keempat, penerapan sistem pengawasan, pelaporan, dan perlindungan korban yang lebih kuat. Kelima, penguatan edukasi mengenai bentuk-bentuk kekerasan serta langkah pencegahan dan penanggulangannya.

“Hari ini anak-anak kita tidak aman di sekolah. Jika negara tidak segera bertindak, maka tragedi akan terus berulang. Anak-anak harus diselamatkan sekarang juga,” kritiknya.

Sebelumnya, dikabarkan seorang siswa kelas 1 SMP Negeri 19 Tangerang Selatan berinisial MH (13) dilaporkan meninggal dunia, diduga menjadi korban perundungan brutal oleh teman sekelasnya.

Ilustrasi bullying. (Pixabay)@Tumisu)
Ilustrasi bullying. (Pixabay)@Tumisu)

Kasus tragis ini pertama kali mencuat ke publik melalui unggahan Rizky Fauzi, kakak kandung korban, di media sosial. Dalam laporannya yang ditujukan kepada akun @tangsel_update, Rizky membeberkan kronologi pilu yang menimpa adiknya.

Insiden kekerasan diduga terjadi pada Senin, 20 Oktober 2025, di dalam ruang kelas. MH diduga dipukul menggunakan kursi besi oleh temannya hingga mengalami cedera serius di bagian kepala. Sejak kejadian itu, korban terus-menerus mengeluhkan sakit kepala hebat yang membuat kondisi fisiknya kian hari kian menurun drastis.

Keterangan dari pihak keluarga bahwa pelaku sempatmenyatakan kesediaan menanggung seluruh biaya pengobatan. Namun, janji tersebut tidak ditepati di tengah jalan.

Selain itu, pihak sekolah juga dituding tidak mengambil peran aktif dalam lakukan mediasi atau penyelesaian kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Siswa SMPN 19 Tangsel Tewas Diduga Dibully, Mendikdasmen: Saya Akan Dalami Kasus Ini!

Geger Siswa SMPN 19 Tangsel Tewas Diduga Dibully, Mendikdasmen: Saya Akan Dalami Kasus Ini!

News | Minggu, 16 November 2025 | 21:40 WIB

Sepekan Lebih Kritis, Siswa SMP Korban Bullying di Tangsel Meninggal Usai Dipukul Kursi

Sepekan Lebih Kritis, Siswa SMP Korban Bullying di Tangsel Meninggal Usai Dipukul Kursi

News | Minggu, 16 November 2025 | 17:25 WIB

Membekali Murid Menjadi Saksi Aktif untuk Mencegah Perundungan di Sekolah

Membekali Murid Menjadi Saksi Aktif untuk Mencegah Perundungan di Sekolah

Your Say | Jum'at, 14 November 2025 | 11:20 WIB

Terkini

Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan

Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

Bikin Malu, Viral WNI Dituduh Kasih Makan Plastik ke Rusa di Nara Park Jepang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:52 WIB

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat

Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Batam | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Pecahan Proyektil Pertahanan Udara Arab Saudi Membakar Pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh

Pecahan Proyektil Pertahanan Udara Arab Saudi Membakar Pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:39 WIB

×