Mau Kirim 500 Ribu Pekerja ke Luar Negeri, Pemerintah Siapkan Anggaran hingga Rp25 T, Buat Apa Saja?

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 18 November 2025 | 11:28 WIB
Mau Kirim 500 Ribu Pekerja ke Luar Negeri, Pemerintah Siapkan Anggaran hingga Rp25 T, Buat Apa Saja?
Menko PM A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin). (Suara.com/Lilis Varwati)
  • Secara khusus program tersebut memang baru akan dilaksanakan pada 2026.
  • Ratusan pekerja itu saat ini masih diberikan pelatihan keahlian dan bahasa.
  • Sementara pemberangkatan 500 pekerja migran itu masih menggunakan anggaran Kementerian P2MI tahun 2025.

Suara.com - Pemerintah akan gelontorkan anggaran hingga puluhan triliun rupiah untuk program SMK Go Global, termasuk mengirim ratusan ribu pekerja migran Indonesia ke berbagai negara.

Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyampaikan, pemerintah menargetkan kirim 500 ribu lulusan SMK dan SMA ke luar negeri pada 2026.

"Presiden sudah memerintahkan untuk menyiapkan anggaran untuk itu di 2026. Untuk tahun 2026, ya Rp15 sampai Rp25 T," ujar Cak Imin usai rapat tingkat menteri di Kantor Kemenko PM di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Secara khusus program tersebut memang baru akan dilaksanakan pada 2026.

Namun, Cak Imin menuturkan kalau persiapannya telah dimulai sejak tahun ini dengan lakukan pilot project mengirim sekitar 500 pekerja migran. Kebanyakan dari mereka diberangkatkan ke Eropa, Slovakia, Turki, dan Jepang.

Cak Imin menambahkan, ratusan pekerja itu saat ini masih diberikan pelatihan keahlian dan bahasa. Mereka ditrncanakan berangkat pada Desember 2025.

"Yang sudah mulai itu yang sudah pelatihan. Sudah akan kita siapkan berangkat akhir tahun yang pelatihan," ujarnya.

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menambahkan, pemberangkatan 500 pekerja migran itu masih menggunakan anggaran Kementerian P2MI tahun 2025.

Nantinya, anggaran tambahan sampai Rp25 miliar itu baru akan digunakan tahun depan saat program SMK Go Global mulai berjalan.

Dia menerangkan, anggaran tersebut dipergunakan untuk mengurus dokumen hingga biaya pelatihan bagi para calon pekerja migran yang jumlahnya ditarget sampai 500 ribu pada 2026.

"Kita siapkan mulai dari pelatihan butuh dana berapa, penempatannya butuh dana berapa. Karena penempatannya ada dokumen, ada paspor, ini negara dulu yang handle," terangnya.

Mukhtarudin menekankan bahwa pemerintah tengah berupaya meningkatkan kualitas pekerja migran. Dari sebelumnya identik menjadi asisten rumah tangga, diharapkan lebih banyak yang bekerja sebagai tenaga profesional dengan keahlian khusus.

"Jadi mengisi juga high skill yang ada di luar negeri. Walaupun sekarang udah banyak juga yang sudah banyak, bahkan ada yang jadi pramugari itu juga pekerja migran yang berada di Qatar Air. Jadi sebenarnya luas," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Bakal Hati-hati Kelola Utang Indonesia yang Tembus Rp 7.092 Triliun

BI Bakal Hati-hati Kelola Utang Indonesia yang Tembus Rp 7.092 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 09:25 WIB

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Turun Tembus Rp 7.092 Triliun

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Turun Tembus Rp 7.092 Triliun

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 12:00 WIB

Program SMK Go Global Dimulai Akhir Tahun, Pemerintah Kirim Lulusan SMA/SMK Kerja ke Luar Negeri

Program SMK Go Global Dimulai Akhir Tahun, Pemerintah Kirim Lulusan SMA/SMK Kerja ke Luar Negeri

News | Rabu, 12 November 2025 | 17:26 WIB

Jelajahi Keindahan Pasar Tradisional Qatar, Souq Waqif

Jelajahi Keindahan Pasar Tradisional Qatar, Souq Waqif

Foto | Sabtu, 08 November 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:46 WIB

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:19 WIB