Hasto PDIP Beri 'Wejangan' ke Anak Muda di Makassar: Jangan Mudah Dikooptasi

Bangun Santoso

Senin, 24 November 2025 | 21:05 WIB
Hasto PDIP Beri 'Wejangan' ke Anak Muda di Makassar: Jangan Mudah Dikooptasi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat mengikuti Ngopi Kebangsaan bersama Pemuda Sulawesi Selatan, di salah satu kafe di Makassar, Senin (24/11/2025). (Ist)
baca 10 detik
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto beri motivasi pemuda Sulsel di Makassar pada Senin (24/11/2025) mengenai masa depan.
  • Hasto menekankan pentingnya idealisme, kreativitas, dan penguatan ide sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
  • Pemuda dinasihati agar merdeka secara ideologi, menguasai ilmu, dan memimpin dengan berdiskusi kritis terhadap realitas.

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menitipkan sejumlah saran hingga memberikan motivasi kepada anak muda Sulawesi Selatan dalam menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

Menurutnya, dengan idealisme dan kreativitas yang dipertajam bisa menjawab tantangan masa depan.

Hal itu dikatakannya saat mengikuti Ngopi Kebangsaan bersama Pemuda Sulawesi Selatan, di salah satu kafe di Makassar, Senin (24/11/2025).

Peserta dialog dari kalangan mahasiswa, aktivis dan praktisi hukum. Agenda ini digagas Ketua ormas kepemudaan PDIP Taruna Merah Putih Sulsel, Erika Tansil.

Dalam dialog, Hasto hadir bersama sejumlah politisi muda PDIP termasuk Guntur Romli. Sebelum dialog, Hasto membuka Konferensi Daerah (Konferda) dan Konfercab serentak PDIP Sulawesi Selatan.

Dialog yang berlangsung 2 jam itupun tak terasa dengan berbagai pertanyaan kritis. Hasto menyebut dirinya antusias mendengarkan keluhan dan curhat para orang muda.

Atas keluhan dan curhat itu, Hasto mengingatkan Indonesia ini dibangun dari pemikiran para anak muda pada eranya.

Hasto menceritakan bagaimana di usia muda dengan keterbatasan, para Pendiri Bangsa saat itu tekun membaca dan memikirkan nasib bangsa. Seharusnya itulah yang menjadi benchmark untuk kita di saat ini.

"Bung Hatta belajar di surau dengan keterbatasan buku tapi bisa berpikir visioner. Bung Karno belajar ketika teman-temannya bermain bola mencari jawaban atas nasib bangsa," kata Hasto.

baca juga

Menurutnya, kondisi saat ini jauh lebih mudah. Misalnya, saat ini ada university of internet yang seharusnya membuat anak muda di era sekarang berprestasi lebih baik dari para Pendiri Bangsa.

"Anak muda bebas memilih idenya dan imajinasinya terhadap masa depan. Dengan ide anda punya arah masa depan. Jadi perkuat ide anda," kata Hasto.

Atas berbagai pertanyaan yang diajukan kepadanya, Hasto mengatakan maka mari melihat akar persoalan.

"Saya saat mahasiswa, membaca buku teori kritis, itu tidak bisa. Untuk demo apalagi, susah. Pasti akan berhadapan dengan aparat dengan tekanan yang luar biasa. Maka berbahagialah anda bebas mendapatkan informasi dari manapun saat ini," ujarnya.

Hasto pun memaparkan nasihat kepada anak muda yang hadir dalam dialog dan antusias bertanya dan menyampaikan kritik.

"Anak muda untuk tidak mudah dikooptasi, maka hadirlah menjadi jiwa yang merdeka dan kokoh dalam ideologi untuk membangun karakter dan punya nilai. Kuasa ilmu pengetahuan bidang apapun itu. Kalau bisa jadi seseorang yang memiliki spesialis sehingga punya diferensiasi. Lalu jangan lupa membangun spirit di dalam diri. Termasuk memberi target pada diri sendiri yang akan memicu malu kalau tidak berhasil memenuhi target tersebut. Anda harus mandiri. Jangan berpikir dana dulu, tapi punya ide dulu dan bagaimana arah menuju ide tersebut," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut 58 Persen Pemilih Muda, PDIP Canangkan Peta Jalan Regenerasi Kepemimpinan

Sambut 58 Persen Pemilih Muda, PDIP Canangkan Peta Jalan Regenerasi Kepemimpinan

News | Senin, 24 November 2025 | 18:05 WIB

Ambisi Alex Tanque Pertahankan Performa Hattrick Saat Tantang Persis Solo

Ambisi Alex Tanque Pertahankan Performa Hattrick Saat Tantang Persis Solo

Bola | Senin, 24 November 2025 | 19:11 WIB

PDIP Lawan Politik Uang, Hasto Kristiyanto: Gerakkan Anak Muda dan Bangun Visi Samudra

PDIP Lawan Politik Uang, Hasto Kristiyanto: Gerakkan Anak Muda dan Bangun Visi Samudra

News | Senin, 24 November 2025 | 17:00 WIB

Sekjen PDIP Hasto Lari Pagi di Pekanbaru, Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Semangati Anak Muda

Sekjen PDIP Hasto Lari Pagi di Pekanbaru, Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Semangati Anak Muda

News | Minggu, 23 November 2025 | 17:35 WIB

Dari Kaset Langka Hingga Kolaborasi Mengejutkan: Momen Paling 'Memorable' di Soundrenaline Makassar

Dari Kaset Langka Hingga Kolaborasi Mengejutkan: Momen Paling 'Memorable' di Soundrenaline Makassar

Entertainment | Minggu, 23 November 2025 | 10:44 WIB

Kader Muda PDIP Ditantang Teladani Pahlawan: Berjuang Tanpa Tanya Jabatan

Kader Muda PDIP Ditantang Teladani Pahlawan: Berjuang Tanpa Tanya Jabatan

News | Sabtu, 22 November 2025 | 21:35 WIB

80% Minyak Dunia Lewat Sini: PDIP Minta Riau Jadikan Selat Malaka Pusat Pembangunan

80% Minyak Dunia Lewat Sini: PDIP Minta Riau Jadikan Selat Malaka Pusat Pembangunan

News | Sabtu, 22 November 2025 | 13:05 WIB

Terkini

Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa

Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:05 WIB

5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton

5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza

Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria

Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 07:05 WIB

IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026

IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026

Surakarta | Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa

Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono

Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:20 WIB

×